Protected by Copyscape

Tag Archives: office

Nyuri kreditnya orang

Didalam dunia internet copas mencopas itu biasa, walaupun banyak blog memberikan disclaimer tentang “boleh copas tapi harus menyertakan sumbernya” pada kenyataannya tetep aja masih banyak yang copas. Buat saya kalo digituin sebenarnya agak keki juga tapi mengingat saya juga suka copas gambar, jadi saya relain aja.

Suatu ketika saya pernah iseng ngecek tulisan saya yang berbau tips di website copy scape itu dan kelihatan ada anak muda ganteng dengan pose lagi petenteng (basa indonesianya apaan yah) menceritakan tips bagaimana cara kuat minum alkohol tanpa mabuk yang notabene copasan dari blog ini. Saya mah cuman geleng geleng keki aja, tapi dalam hati saya ketawa juga, ntar kalo beneran diajakin minum trus gak sesuai dengan teorinya, bukannya malah diketawain..haaa.

Tapi bukan itu yang saya mau sharing, kali ini masih berkisar tentang kehidupan yang “katanya”profesional tetapi ternyata hanya bikin malu dunia profesional aja. Sharing aja agar berhati hati buat rekan rekan atau rekan saudara, atau teman yang akan bekerja di luar negeri.

Di suatu perusahan ada seorang teman manager yang jaim banget, kelihatan pinter dan berpengalaman. Kalo ngomong gak lepas dari kata-kata seperti ini “sewaktu saya di sana…caranya begini..”, “sewaktu di perusahaan A,B,C, saya biasanya..begini..begina..beginul..begindang…hahaha” pernah denger yang kayak gitu?

Suatu waktu, ada proyek baru dari big boss yang harus dilakukan oleh kita para bawahannya, teman ini dapat bagian ini, saya bagian yang lain. Suatu ketika sang teman berkunjung ke kantor saya dan menanyakan soal pekerjaan itu, dia sempet ngelihat kerjaan dan proposal yang saya buat dilayar komputer dan memberikan pendapatnya.

Besoknya di inbox saya, saya melihat emailnya yang ditujukan kepada big boss kami dengan tak lupa cc ke saya lengkap dengan attachmentnya. Saya lumayan kaget juga sewaktu melihat proposalnya, lha kok proposal yang notabene persis punya saya disertakan juga dalam laporannya lengkap dengan namanya yang mengklaim sebagai “prepared by”.

Semua orang pasti keki dan sangat gondok kalo di kerjain seperti itu, apalagi kalo beda kebangsaan, wuiih mungkin itu emosi bisa sampai di ubun ubun. Makanya, saya cuman mau cerita aja, kalo bekerja di luar negeri kudu siap siap dengan hal hal semacam itu agar nggak kaget trus gak bisa nahan emosi trus patah semangat dan ujung ujungnya nanti stress ingin pulang ke tanah air. Mau diajak berantem itu orang juga nggak ngaruh, kadang kita sebagai bangsa Indonesia lumayan minoritas dan suka gak ada power untuk itu. Mau debat debatan dalam bahasa inggrispun bisa bisa anda yang kalah cepat..haaaa. Makanya kudu belajar ngelmu boyin disini.

Akhirnya dalam kasus ini, si teman yang akhirnya malu(gak tau beneran malu nggak dia) setelah mendapat telpon dari saya yang mengatakan begini “Oii bro! the one that you’ve just sent it, I’ve send it to him earlier yesterday. Anyway you’ve got to be fast a little bit lah, if you want to copy mine..heee” dan telponpun saya tutup tanpa peduli suara diseberang sana.

Udah selesai? belon. Langkah selanjutnya anda kudu datang ke boss dan jelaskan tentang apa yang terjadi, kadang sang boss juga nggak ngeh siapa yang nyuri duluan, apalagi kalo si boss berbeda kebangsaan dengan anda dan malah satu kampung (ras maksudnya) dengan teman anda ini. Gunakan communication skill anda agar gak terkesan ngadu kayak anak kecil.

Gimana kalo nggak berani untuk klarifikasi? ya udah terserah anda. Tanggung sendiri akibat selanjutnya.