Protected by Copyscape

Tag Archives: handphone

Dikasi malah dijual

Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh “busyet deh si anu, baru minggu kemarin gue kasi hp soalnya gue kasian ama tuh orang, pingin ngubungi dia tapi doi gak punya hp. Die minta gue beliin, ya udah karena kasian gue beliin, eh baru seminggu dibeliin udah dijual”.

“haa..elu sih gatel, kalo cewek aja gak punya hp lu beliin, gini deh jadinya” ujar saya menanggapi. “├╝dah brapa hp lu kasi? tanya saya

“dua, dan dua duanya dijual lagi…itu baru cewek yang gue taksir, belum anak buah gue, kelakuan sama aja nih.”keluhnya “kayaknya orang orang sini kelakuannya pada gini semua kali”. “Tapi gue kasian juga, soalnya itu hp dijual karena ibunya lagi sakit dan butuh biaya berobat”. tambahnya lagi.

Saya hanya tersenyum saja akhirnya mendengar keluhannya, hidup di negara miskin seperti kamboja dengan US dollar sebagai medium perdagangan membuat hidup para pekerja lokal level bawah atau dalam struktur organisasi disebut rank & file begitu sulit.

Akhirnya banyak orang yang terpaksa mengorbankan harga dirinya dengan bersedia di goda, dirayu atau malah terjebak dalam jurang prostitusi, baik yang terselubung maupun yang terang terangan. Hal itulah juga yang membuat banyak wanita pintar bagaimana menghandle pria atau lebih tepatnya mengerjai laki laki , ya seperti contoh teman saya ini yang mata keranjang.

Saya yakin itu adalah cara yang wanita itu pakai untuk mengerjai sang laki laki yang tidak disukainya tetapi dibutuhkan duitnya…heee. Selain itu banyak hal yang menarik untuk disimak bahwa gaji yang mereka terima ternyata lumayan susah untuk bertahan hidup di ibukota phnom penh ini, apalagi kenyataanya hasil jerih payah ini masih disunat oleh kebutuhan anggota keluarga.

Kalo di Indonesia kita begitu semangatnya memberantas korupsi, saya sangat setuju sekali, karena disini korupsi memang lumayan parah dan para pejabat disini tak segan segan menunjukkan hasil korupsinya di mata masyarakatnya dengan mobil yang super mewah dan rumah yang megah. Agak berbeda dengan kita yang menyembunyikan hasil korupsinya dan kelihatan tampil bersahaja didepan publik.

Ada yang punya pengalaman yang mirip mirip dengan teman saya ini?