Protected by Copyscape

Covid-19 dalam perspective probabilitas


Seperti yang sudah kita sering lihat angka penyebaran corona sementara ini menurut WHO mengambil angka 3,40% mortality rate jauh dari angka Mers atau Sars walaupun angka penyebaran nya jauh lebih cepat dari kedua nya. Mirip house edge atau yang lebih terkenal dengan nama theoretical win dalam permainan Roullete yg rata-rata sebesar 5,29%. (black jack, baccarat, dll tentunya berbeda theoretical win nya).


Sebagai mantan marketing analis sebuah casino memang salah satu pekerjaan saya sehari hari adalah menentukan sebuah manfaat/benefits yang diterima oleh punters, sebutan untuk penjudi jika mereka ingin bermain di casino kita dengan kalkulasi/rumus yang sudah di tetapkan. Tentunya dengan term and conditions yang specific seperti berapa kali minimum bet, berapa kali rolling, durasi minimum permainan,dan masih banyak persyaratan yang lain berdasarkan jumlah uang yang dipertaruhkan untuk mendapatkan benefits yang berbeda.


Virus yang tidak kelihatan sama seperti seorang punters yang tidak punya skill membaca kartu atau card counting. Sehingga tidak bisa menduga angka apa yang akan keluar setelah kartu – kartu yang lain telah keluar. Untung pemerintah bertindak sigap dengan mempetakan zona wilayah pandemic berdasarkan warna sehingga masyarakat yang awas akan dapat memperkirakan apa yang harus dilakukan. Layaknya seorang punters yang sudah melihat angka kartu yang telah keluar.tinggal memperkirakan sisa kartu yang ada. Sehingga probabilitas kalah menang( baca: terinfeksi atau tidak) setidak nya masyarakat mendapat gambaran atau sikap yang akan diambil.


Rasio rendahnya angka kematian yang kasat mata ini membuat tanpa sadar atau dengan sadar terutama di beberapa desa tempat tinggal saya seolah tak peduli. Ngumpul dan minum tuak di beberapa pojok jalanan masih kerap terlihat. Entah apakah mereka lebih paham hitungan probabilitas kasus yang terjadi di desa mereka sehingga terlihat santai – santai saja atau dengan enteng nya mereka menyerahkan dunia kepada Sang pemilik Semesta. As a simple as that!


Jika ternyata rasio kematian covid19 terhadap jumlah yang tertular penduduk itu sangat sedikit (apalagi di bandingkan dengan jumlah populasi manusia di Bumi) dengan probabilitas penularan yang tentunya masih rendah itu,lantas apa yang dicari? kemanakah ujung nya? Layaknya bandar atau The House lainnya. The House is always wins dari hasil jumlah uang pertaruhan di meja judi. 


Agak dilema juga buat presiden jokowi dalam mementukan wager/taruhan dalam hal ini. struktur APBN dan rasio hutang dalam negeri menentukan berapa banyak yang harus di pertaruhkan. Karena seluruh kepala negara saat ini melakukan permainan di meja yang sama hanya berbeda dalam mempertaruhkan jumlah nya. Probabilitas uang yang hilang tentunya tak sama dengan nyawa yang hilang. Yang jelas The House telah mementukan minimum dan maksimum bet dalam permainan ini. Jika uang habis The House tentunya akan memberikan jeratan kepada punters yang tidak lihai dalam memainkan permainan ini. Bantuan keuangan untuk melanjutkan permainan menjadi tujuan utama nya.


Bravo untuk menteri keuangan Sri Mulyani yang dengan mudah mendapatkan dana dari surat hutang baru-baru ini walaupun dalam denominasi US Dollar. Yah, walaupun cukup beresiko di masa depan (negara nya pakai rupiah tetapi surat hutang nya US Dollar) tapi masih mending daripada pinjem The House. 
Terakhir, walaupun kartu joker (baca: vaksin) tidak dikenal dalam permainan di casino tetapi di dalam permainan kartu di rumah tangga hal itu adalah hal yang ditunggu kemunculan nya.


Dan seperti biasa pada akhir permainan kartu adalah bagaimana mengumpulkan berserak nya kartu ( kekacauan ekonomi) untuk di tata kembali. 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Berita Mataram
6 months ago

Abis buka arsip2 lama, trus nemu blog ini, terakhir kunjungi blog ini tahun 2012 waktu itu bahas tentang Burj Khalifa, gak terasa udah 8 tahun 😀 …