<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyindra's Weblog &#187; subconcious mind</title>
	<atom:link href="http://boyindra.com/tag/subconcious-mind/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boyindra.com</link>
	<description>Expate update</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 01:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Berjalan dengan kesadaran</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 03:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>
		<category><![CDATA[subconcious mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Cieehh..baru baca judulnya kayaknya udah berbau spiritual banget yah..haaa. Kali ini saya hanya ingin mensharingkan saja pemahaman saya tentang kesadaran. Katanya kesadaran itu adalah kalo kita sedang makan dirasain enaknya kalo nggak enak juga dirasain, jadi makan gak perlu terburu buru apalagi sampai kegigit lidah. Kalo lagi di jalan awas sama hal didepannya, kalo anda [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="brain by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4839777732/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4145/4839777732_af4cc67a20_m.jpg" alt="brain" width="240" height="239" align="left" /></a>Cieehh..baru baca judulnya kayaknya udah berbau spiritual banget yah..haaa. Kali ini saya hanya ingin mensharingkan saja pemahaman saya tentang kesadaran. Katanya kesadaran itu adalah kalo kita sedang makan dirasain enaknya kalo nggak enak juga dirasain, jadi makan gak perlu terburu buru apalagi sampai kegigit lidah. Kalo lagi di jalan awas sama hal didepannya, kalo anda masih sempet nginjek permen karet di jalan berarti kesadarannya belum terlatih, mungkin terburu buru atau faktor lainnya. Dengan melatih hal hal sederhana gini, katanya kita akan lebih sensitif dan feelingnya kuat akan keadaan disekitarnya. pendeknya,  kita seperti lebih merasakan suara di dalam, mungkin ada yang menyebutnya hati nurani atau apalah saya gak tau.</p>
<p>Saya punya dua pengalaman, pengalaman pertama terjadi disini. Tiap hari kalo saya ke kantor saya selalu melalui jalur yang sama, sampai sampai pak polisi yang tiap hari berjaga di pengkolan perempatan tahu kalo saya <strong>foreigner</strong> yang gak punya SIM, makanya saya lumayan suka jadi bahan empuk untuk ditangkap, walau dari segi perlengkapan sepeda motor jelas udah lengkaplah dari spion dua, stiker pajak sampai pake helm. Lama lama gerah juga diintai atau bahasa jawanya dititeni terus ama polisi dari kejauhan, maka dari itu saya mengadakan uji coba dengan mendengarkan suara dari dalam, di  mana polisi itu mangkal kali ini..heee</p>
<p><span id="more-887"></span></p>
<p>Dan ternyata tepat, jika saya berniat lurus dari lampu merah dan suara dari dalam saya menyuruh saya belok kiri, kalo saya indahkan pasti akan berakhir dengan penghadangan dari polisi, walau kadang lolos dengan memanfaatkan bersembunyi di balik body mobil..heee bandel yah..Tapi kalo saya turuti suara dari dalam ini, saya pasti selamat&#8230;pas  belok, polisi tidak lagi bertugas di jalan itu</p>
<p>Cerita kedua yang tak kalah seru sampai sampai istri saya pernah mencoba untuk membuktikan perkataan saya adalah sewaktu di Jakarta. Waktu bekerja di Jakarta saya bekerja di kawasan bundaran HI, dikarenakan selalu macet, saya selalu menggunakan Busway dari Sudirman ke stasiun Blok M dan dari sana istri sudah menunggu di pasar raya grande dengan mobil untuk balik ke rumah di Cipete.</p>
<p>Saya cerita kalo seramai ramainya Busway saya selalu bisa mendapatkan tempat duduk 3 sampai 5 stasiun sesudahnya. kalo saya naik dari bundaran HI nah, sampai Benhill atau Ratu Plaza saya pasti dapet tempat duduk, padahal begitu bersesaknya orang berdiri sampai stasiun Blok M.</p>
<p>Istri saya gak percaya, akhirnya di suatu kesempatan, dia janjian dengan saya di sudirman di jam sibuk sekitar jam 7 malam. Kami naik Busway dari Sudirman dan benar di stasiun ke 5 saya sudah mendapatkan tempat duduk yang akhirnya saya berikan untuknya, sayangnya tidak bisa dua duanya karena saya tetap harus berdiri sampai Blok M.</p>
<p>Kalo ditanya bagaimana caranya, nah jawabanya sudah ada di paragraf sebelumnya, nah kalo ditanya lagi bagaimana melatihnya ya sudah juga di ceritakan di paragraf sebelumnya..hee..cuman kalo lebih afdol adalah dengan rajin rajin sembahyang, tapi yang khusuk yah..kalo mau baca buku tentang itu juga boleh, tapi kalo ikut pelatihan, saya sendiri juga gak pernah, kasian uangnya, mending di pake buat kebutuhan anak istri.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bawah sadar yang sudah terotomatisasi</title>
		<link>http://boyindra.com/2008/10/12/bawah-sadar-yang-sudah-terotomatisasi/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2008/10/12/bawah-sadar-yang-sudah-terotomatisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 04:25:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[subconcious mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Minggu ini seperti biasa saya bekerja dan melakukan rutinitas, seperti mengecek email, open balance, check supporting bill untuk guest yang mau check out, dan lain sebagainya. Tidak seperti bulan bulan terdahulu, semenjak mempunyai blog ini saya jadi seperti punya mainan baru yang mengasyikan jadi udah dua mingguan saya jarang baca koran lagi dan lebih banyak [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Burj Khalifa dan utang yang kebablasan'>Burj Khalifa dan utang yang kebablasan</a> <small>Kemarin pagi seperti biasa nonton CNN, saya melihat maraknya liputan...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu ini seperti biasa saya bekerja dan melakukan rutinitas, seperti mengecek email, open balance, check supporting bill untuk guest yang mau check out, dan lain sebagainya.</p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<p>Tidak seperti bulan bulan terdahulu, semenjak mempunyai blog ini saya jadi seperti punya mainan baru yang mengasyikan jadi udah dua mingguan saya jarang baca koran lagi dan lebih banyak browsing untuk menambah pengetahuan blogging saya yang sangat newbie ini (udah newbie pake sangat lagi). Tiba tiba jam 11 pas kok tangan saya digerakkan untuk membuka halaman kompas dan setelah membaca judul dari artikel yang di posting membuat saya mencari lagi artikel apa yang membuat saya tertarik untuk membaca. Akhirnya saya membaca bagian olahraga tentang hasil kualifikasi Formula 1 kemarin dan saya langsung sadar kalo ini hari minggu dan sontak saya ketik di address bar saya alamat formula1 dan ternyata jam lombanya tinggal 32 menit lagi!</p>
<p>Saya pun berpikir bahwa ini bukan kali satu ato kali duanya saya mengalami kejadian ini karena walaupun saya punya jadwal pertandingannya tapi saya hampir gak pernah buka file yang saya simpan itu lagian juga gak ada waktu lombanya tapi kayaknya tanpa disadari bawah sadar saya yang sudah saya set up untuk itu seperti bangun jam setengah tujuh pagi steiap hari tanpa alarm.</p>
<p>Kapan kapan kita sharing yah tentang subconcious mind ini, karena saya suka juga membaca dan mempraktekan tentang ini sampe melakukan percobaan berkali kali seperti mendapatkan tempat duduk di busway yang lagi di jam jam rame pas pulang kantor.</p>
<p>Tinggal 10 menit lagi..saya cabut dulu ya ke kamar. Mau nonton dulu hehehe</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Burj Khalifa dan utang yang kebablasan'>Burj Khalifa dan utang yang kebablasan</a> <small>Kemarin pagi seperti biasa nonton CNN, saya melihat maraknya liputan...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2008/10/12/bawah-sadar-yang-sudah-terotomatisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
