<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyindra's Weblog &#187; puisi</title>
	<atom:link href="http://boyindra.com/tag/puisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boyindra.com</link>
	<description>Expate update</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 01:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Pengamat</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/10/23/pengamat/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/10/23/pengamat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 02:14:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imagination]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[Kulihat tabrakan di pengkolan di siang hari Tak seberapa lama datanglah polisi Para pengendara itu saling mencaci maki Perlahan kulewati dan berkata dalam diri Oh, indahnya sampai di rumah Kulihat tatapan mereka yang penuh rasa takut Teman sekerja saling mendorong dan menyikut Banyak yang menjadi pendengar dan juga pengecut Perlahan kulewati dan berkata dalam diri [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kulihat tabrakan di pengkolan di siang hari<br />
Tak seberapa lama datanglah polisi<br />
Para pengendara itu saling mencaci maki<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Kulihat tatapan mereka yang penuh rasa takut<br />
Teman sekerja saling mendorong dan menyikut<br />
Banyak yang menjadi pendengar dan juga pengecut<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Sang Jenderal melangkahkan kaki di lobby<br />
Kami menyambutnya dengan senang hati<br />
Saat bermain, dia berkata kepada ajudannya &#8220;sstt, jangan bilang istri&#8221;<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Bukan hanya negara penuh politik<br />
Tempat kerjapun penuh intrik<br />
Membuat semua jadi tergelitik<br />
Merubah keadaan dan melanggar ethic<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Banyak hal yang didapat dari koran<br />
Kadang membuat kita menjadi bosan<br />
Seperti halnya anak kecil tak doyan sayuran<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Oh, indahnya lekukan alam semesta<br />
Menemani hari hariku senantiasa<br />
Banyak orang terlalu sibuk untuk menyadarinya<br />
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri<br />
Oh, indahnya sampai di rumah</p>
<p>Ps. Ehmm&#8230;Ini lagi coba coba bikin puisi mengingat masa SD dulu.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/10/23/pengamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
