<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyindra&#039;s Weblog &#187; debt</title>
	<atom:link href="http://boyindra.com/tag/debt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boyindra.com</link>
	<description>Altruistic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 02:28:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Alternatif Side Job: Jualan Kartu kredit</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 07:09:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boyin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[credit card]]></category>
		<category><![CDATA[debt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=991</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/" title="Alternatif Side Job: Jualan Kartu kredit"></a>Agaknya ini sudah agak basi untuk judul diatas dikarenakan saya sudah melakukanya sejak tahun 2002 silam. Hanya saja setelah makan siang, saya tertarik dengan salah satu berita di kompas mengenai banyaknya merchant yang di tutup oleh beberapa issuing bank kartu &#8230;<p class="read-more"><a href="http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/">Read more &#187;</a></p>
No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/" title="Alternatif Side Job: Jualan Kartu kredit"></a><p><a href="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/10/credit-card.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-82" title="credit-card" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/10/credit-card.jpeg" alt="" width="126" height="113" /></a>Agaknya ini sudah agak basi untuk judul diatas dikarenakan saya sudah melakukanya sejak tahun 2002 silam. Hanya saja setelah makan siang, saya tertarik dengan salah satu berita di kompas mengenai <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/10/25/08485943/Ribuan.Merchant.Terancam.Disegel-8">banyaknya merchant yang di tutup</a> oleh beberapa issuing bank kartu kredit tersebut dikarenakan banyaknya merchant yang menyalahi aturan penggunaan cash advance untuk merchantnya yang dimana hal itu tidak diperbolehkan.</p>
<p>Ingin berbagi pengalaman dulu,  sewaktu menjadi night auditor di salah satu hotel, saya selalu bekerja di malam hari, dari pukul 22.30 malam sudah nyampe hotel dan balik atau selesai shift pukul 07.00 pagi. Seperti normalnya pekerja malam, tentunya gantinya tidur adalah dipagi hari, tetapi karena ditempat kerja saya masih bisa nyuri nyuri 1 &#8211; 2 jam semedi (haa..mau bilang tidur malu&#8230;) makanya pagi hari saya pergunakan untuk menghasilkan uang tambahan dengan berjualan kartu kredit. Alhasil saya cukup beruntung waktu itu walaupun terkesan freelance tapi saya malah seperti staff yang ada gaji basicnya..dulu sekitar Rp.500.000 per bulan.</p>
<p><span id="more-991"></span></p>
<p>Buat yang punya relasi luas apalagi buat mahasiswa yang baru lulus kuliah paling enak, karena banyak teman teman yang masih terdeteksi dimana mereka bekerja sekarang dan itu menjadi sasaran empuk untuk di prospek, seperti halnya saya waktu itu, sampai akhirnya semua orang tahu kalo mau ngutang, nggesek, cukup hubungi boyin, cukup setor KTP and slip gaji ditanggung beres..hee</p>
<p>Banyak orang yang malu berjualan kartu kredit, tapi tidak halnya dengan saya, &#8220;orang aku iki ngasi orang duit kok dalam bentuk kartu kredit kok malu, yang tadinya gak punya duit buat jaga jaga jadi punya duit, la dimana letak rendahnya&#8221;pikir saya waktu itu, tambahan lagi lebih gak enak orang yang jualan asuransi atau MLM, karena mereka bukannya &#8220;ngasi duit&#8221; tapi malah &#8220;nguras duit&#8221; para prospeknya. Yah itu pikiran anak muda 8 tahun silam.</p>
<p>Saking semangatnya, saya sampai jualan 2 kartu, yang satu bank ternama dengan bunga mahal tapi pasti lebih bergengsi kalo punya itu kartu, nah yang satunya kartu yang terkenal dengan<strong> &#8220;transfer balance&#8221;</strong> nya..heee&#8230;.maksudnya kalo ada pengguna kartu kredit yang kelilit hutang disalah satu perusahaan kartu kredit tertentu, saya tawarin supaya hutangnya di transfer di kartu kredit perusahaan saya yang menyediakan fasilitas transfer balance dengan cicilan 0%!</p>
<p>Akhir bulan, penghasilan kartu kredit malah lebih besar dari penghasilan di hotel, padahal dikerjakan hanya 4 &#8211; 5 jam saja perhari, disana anda diajari bagaimana carannya supaya sampai tidak kehabisan prospek atau daftar nama dan teknik teknik lainnya. Sekedar info untuk berapa penghasilan untuk setiap kartu yang disetujui atau istilahnya HO (hands off), range nya antara Rp.50.000 &#8211; Rp. 150.000 tergantung jenis kartunya. Selain itu banyak sekali incentive scheme dari masing masing penjualan, jual kartu yang disetujui lebih dari 10 berapa bonusnya, 15 kartu berapa, dsb.</p>
<p>Dengan berjualan kartu kredit anda malah lebih tahu bahayanya menggunakan produk ini, banyak sales kartu kredit yang malah gak punya kartunya, kalaupun ada, menyadari dampak yang ada disertai ajaran dari para supervisor yang melatih kita, kartu kita malah kita simpan di dalam lemari pakaian alias nggak digunakan..heee..ironis memang..dari 3 tahun yang lalu hingga detik ini, sering saya bilang bahwa saya tidak punya satu kartu kreditpun dan benci hutang karena bahaya hutang itu sendiri.</p>
<p>Tapi anda gak usah kuatir, diluar sana gelombang orang yang suka kredit sangat sangat dasyat, nilai nya mencapai <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/12/1545212/Masyarakat.Indonesia.Kian.Gemar..quot.Gesek.quot.">ratusan triliun </a>rupiah. Suatu alternatif mudah untuk mendapatkan penghasilan tambahan.</p>
<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/10/25/alternatif-side-job-jualan-kartu-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Burj Khalifa dan utang yang kebablasan</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 02:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boyin</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[burj khalifa]]></category>
		<category><![CDATA[debt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=785</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/" title="Burj Khalifa dan utang yang kebablasan"></a>Kemarin pagi seperti biasa nonton CNN, saya melihat maraknya liputan tentang peresmian gedung tertinggi didunia yang dinamai Burj Khalifa/dubai setinggi 828 meter! ck..ck..gila itu building tinggi banget bahkan katanya 2 kali tinggi empire state building di New york sana. 300 &#8230;<p class="read-more"><a href="http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/">Read more &#187;</a></p>
No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/" title="Burj Khalifa dan utang yang kebablasan"></a><p><a title="burj khalifa1 by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4246263865/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2718/4246263865_1c8d648705.jpg" alt="burj khalifa1" width="170" height="255" align="left" /></a>Kemarin pagi seperti biasa nonton CNN, saya melihat maraknya liputan tentang peresmian gedung tertinggi didunia yang dinamai Burj Khalifa/dubai setinggi 828 meter! ck..ck..gila itu building tinggi banget bahkan katanya 2 kali tinggi empire state building di New york sana. 300 meter lebih tinggi dari menara 101 nya Taipei yang notabene tingginya juga melebihi menara petronas.</p>
<p>Saya lebih geleng geleng lagi ngelihatnya apalagi setelah tau november kemarin dubai gak bisa bayar hutangnya yang $60 milliar itu, bahkan saudara perserikatannya yaitu Abu Dhabi hanya bisa bantu $10 milliar saja.</p>
<p>Istri saya tanya, kalo orang utang mobil dan gak bisa bayar tentunya orang itu akan over kredit ke orang lain atau mobilnya di ambil pihak bank tentunya dengan uang mukanya yang hangus. Tapi kalo kota/negara gimana jadinya yah?</p>
<p>Walau saya bukan ahli ekonomi tapi seperti yang kita tahu dengan negara kita, gara gara utang, pemberi utang akan mengobrak abrik kebijakan ekonomi, politik dan sosial kita. Sampai pada ranah hukum sekalipun. Nah kayaknya nih ini akan terjadi juga dengan dubai.</p>
<p>Bulan february tahun yang lalu saja dubai sudah ditinggal oleh expatriate yang bekerja disana. Lebih dari 3000 mobil ditinggal begitu saja di bandara. Makanya kalo anda mau mobil gratis datang aja ke dubai, kunci ama surat suratnya ditinggal didalam mobil tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa klik link <a href="http://www.nytimes.com/2009/02/12/world/middleeast/12dubai.html?_r=2&amp;hp">ini</a></p>
<p>Ternyata bahaya utang bukan saja tidak ditakuti para pengusaha pengusaha kelas kakap tetapi juga oleh sebagian masyarakat diseluruh dunia. Karena dengan berhutang, kita merasa hidup lebih layak. Foto dibawah ini adalah foto motor anak buah di parkiran hotel.</p>
<p><a title="P050110_13.37_[01] by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4249834280/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4050/4249834280_611f7afd96.jpg" alt="P050110_13.37_[01]" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Kalo di Indo dengan slip gajinya sebenarnya dia bisa saja membeli motor bebek baru ataupun matic tetapi tidak terjadi disini (di Kamboja) dimana bank masih menaruh sangat sedikit kepercayaan kepada masyarakatnya untuk mengucurkan kredit.</p>
<p>Kadangkala saya juga kasian lihat mereka. Jika ingin mendapatkan sebuah motor baru tentunya dengan menyisihkan tabungan, mereka akan bisa membelinya setelah 3 tahun menabung. Wah lama amat yak? bandingan kalo di Indo kita bisa membelinya dalam waktu kurang dari 3 hari proses kredit dan tinggal dicicil aja selama 3 tahun pula beserta bunga dengan jumlah yang sama.</p>
<p>Berarti kredit itu memudahkan tetapi juga bisa menyulitkan. Teringat kata kata bang Rhoma yang terkenal.</p>
<p>Pokoknya segalanya jangan pake kata &#8220;Ter la lu&#8221; hee&#8230;.</p>
<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/01/06/burj-khalifa-dan-utang-yang-kebablasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

