<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyindra's Weblog</title>
	<atom:link href="http://boyindra.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boyindra.com</link>
	<description>Expate update</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Aug 2010 02:15:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Perlunya pelindungan tenaga kerja untuk umur 40 tahun ke atas?</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/08/26/perlunya-pelindungan-tenaga-kerja-untuk-umur-40-tahun-ke-atas/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/08/26/perlunya-pelindungan-tenaga-kerja-untuk-umur-40-tahun-ke-atas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 02:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[kontrak kerja]]></category>
		<category><![CDATA[labour]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=906</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman lama  mengirim pesan pendek di email saya minggu kemarin. &#8220;Pak ada lowongan nggak disana? udah abis nih kontrakku.&#8221; wah, kejadian deh..dan ini kejadiannya di indo bukan kapasitasnya sebagai expat. Seperti yang sudah baru baru saya bahas mengenai jenis jenis karyawan di sini, sebagai teman saya masih belum terima bagaimana perusahaan memperlakukan seorang karyawan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/03/06/mengalah-untuk-menang-biar-meneng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengalah untuk menang (biar meneng?)'>Mengalah untuk menang (biar meneng?)</a> <small>Pasti udah pernah denger pepatah ini khan? saya suka denger...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/10/komunis-murah-untuk-rakyat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komunis = Murah untuk Rakyat'>Komunis = Murah untuk Rakyat</a> <small>Bulan mei ini banyak banget liburnya, dikamboja memang terkenal banyak...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hidup di kelipatan 3 bulan'>Hidup di kelipatan 3 bulan</a> <small>Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/08/dikasi-malah-dijual/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikasi malah dijual'>Dikasi malah dijual</a> <small>Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang teman lama  mengirim pesan pendek di email saya minggu kemarin. &#8220;Pak ada lowongan nggak disana? udah abis nih kontrakku.&#8221; wah, kejadian deh..dan ini kejadiannya di indo bukan kapasitasnya sebagai expat.</p>
<p>Seperti yang sudah baru baru saya bahas mengenai jenis jenis karyawan <a href="http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/">di sini,</a> sebagai teman saya masih belum terima bagaimana perusahaan memperlakukan seorang karyawan lokal seperti ini, apalagi teman saya itu tak lagi muda dan mempunyai anak yang terbilang bukan anak anak lagi.</p>
<p>Saya termasuk ngenes juga dengernya apalagi yang menjalani yah, dia juga menceritakan bahwa anaknya pas perlu perlunya uang untuk biaya masuk PT. Negara kita ini bukannya makin baik sistemnya malah makin buruk sistem tenaga kerjanya, harusnya kayak dulu lah, kalo memang tidak diperlukan lagi bisa dipindahkan ke departemen lain, bukan langsung dipotong nafkah hidupnya gitu sehingga minimal yang tergeser mikir untuk pindah cari kerjaan tempat lain agar tak selalu di cap &#8221; non performance staff &#8220;. Dengan cara itu minimal para pekerja itu diberi kesempatan dan uang gaji masih tetap konstan.</p>
<p>Dengan situasi kayak gini berarti udah gak ada bedanya dengan kerja di luar negeri apalagi menurut teman saya ini gaya gayanya juga sama, seharusnya 3 bulan sebelumnya kalo gak diperpanjang pihak HRD harus memberitahu dulu sebelumnya, ini malah cuma 1 bulan, wah wah bagaimana bisa mendapatkan pekerjaan baru secepat itu. Hal ini juga diperparah dengan banyaknya iklan lowongan pekerjaan yang membatasi usia, seperti contohnya nih, dicari manager anu usia antara 27 -35, la kalo udah gini yang umur diatas itu gak ada kesempatan donk, apa memangnya kalo sudah diatas 35 kita kudu siap siap buka warteg atau jualan pulsa elektrik karena udah gak laku lagi?</p>
<p>Walau tidak harus dideklarasikan secara formal, setidaknya ada upaya yang lebih manusiawi untuk memperlakukan karyawan terutama yang laki laki karena biasanya mereka adalah kepala keluarga dan sebagai tulang pungung keluarga, kepada perusahaan juga diminta fleksibilitasnya dalam pengambilan keputusan pemutusan kontrak karena dampak yang terjadi cukup signifikan jika aliran dana terhenti begitu saja. walaupun sekarang ini banyak sekali suami dan istri bekerja tapi masih ada juga yang hanya suami yang bekerja dan istri membantu seadanya di rumah seperti membuka warung kecil kecilan, dan usaha kecil lainnya.</p>
<p>Duh kalo kayak gini ceritanya, kapan saya balik ke tanah air nih..?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/03/06/mengalah-untuk-menang-biar-meneng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengalah untuk menang (biar meneng?)'>Mengalah untuk menang (biar meneng?)</a> <small>Pasti udah pernah denger pepatah ini khan? saya suka denger...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/10/komunis-murah-untuk-rakyat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komunis = Murah untuk Rakyat'>Komunis = Murah untuk Rakyat</a> <small>Bulan mei ini banyak banget liburnya, dikamboja memang terkenal banyak...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hidup di kelipatan 3 bulan'>Hidup di kelipatan 3 bulan</a> <small>Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/08/dikasi-malah-dijual/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikasi malah dijual'>Dikasi malah dijual</a> <small>Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/08/26/perlunya-pelindungan-tenaga-kerja-untuk-umur-40-tahun-ke-atas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benci dokter sekarang cinta</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/08/17/benci-dokter-sekarang-cinta/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/08/17/benci-dokter-sekarang-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 02:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[doctor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Sejak beberapa tahun yang lalu, karena beberapa peristiwa yang terjadi terhadap teman, saudara atau pada diri sendiri membuat saya mempunyai persepsi yang tidak baik terhadap profesi dokter. Terlalu panjang rasanya kalau saya harus ceritakan ulah apa yang dokter dokter tersebut lakukan, intinya saya punya pandangan berhubung biaya menjadi dokter itu mahal, seolah olah mereka memperlakukan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/05/10/komunis-murah-untuk-rakyat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komunis = Murah untuk Rakyat'>Komunis = Murah untuk Rakyat</a> <small>Bulan mei ini banyak banget liburnya, dikamboja memang terkenal banyak...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak beberapa tahun yang lalu, karena beberapa peristiwa yang terjadi terhadap teman, saudara atau pada diri sendiri membuat saya mempunyai persepsi yang tidak baik terhadap profesi dokter. Terlalu panjang rasanya kalau saya harus ceritakan ulah apa yang dokter dokter tersebut lakukan, intinya saya punya pandangan berhubung biaya menjadi dokter itu mahal, seolah olah mereka memperlakukan seorang pasien itu murni sebagai sebuah bisnis yang dimana biaya investasi mereka mulai dari sekolah sampai peralatan praktek mereka kudu balik modal cepat.</p>
<p><span id="more-914"></span></p>
<p>Demikian juga di kamboja sini,ulah para dokter juga sama aja, nggak dokter lokal ataupun interlokal..eh..internasional maksudnya kelakuannya sama aja, tak heran beberapa rekan indonesia yang bergerak di bidang farmasi juga senang bisnis obat obatan disini. &#8220;penduduknya cuman 14 juta jiwa tapi omset obat obatan pertahunnya gede juga&#8221;,ujar seorang teman waktu itu.</p>
<p>Disini sakit flu obatnya bisa 5 macam, weleh..weleh&#8230;istri sakit panas, kena infus 2 botol, tes darah plus obat obatan&#8230;ajaib? emang itulah yang terjadi, abis itu bukannya sembuh eh, malah dokter yang asli Amrik itu salah diagnosa. &#8220;Mungkin Amrik buangan kali&#8221;, pikir saya waktu itu.</p>
<p>Saya lumayan bersyukur, udah 4 tahun ini saya belum mendapat kesempatan bertemu dokter karena sakit, kalo hidung udah rada rada gatel karena mau pilek, saya sudah ke apotik untuk cari obatnya.  Mudah mudahan bisa seperti ini seterusnya.</p>
<p>Sudah 2 minggu ini saya begitu kuatir dengan kesehatan anak saya, mata kakinya terkilir dan luka sehingga membuatnya tak bisa jalan dan bengkak yang cukup mengkhawatirkan. Hasil x ray menyatakan tidak ada tulang yang retak atau patah. Setelah ditunggu seminggu bukannya membaik malah tidak ada kemajuan.akhirnya saya putuskan ke dokter lain atas rekomendasi teman.</p>
<p>Singkat cerita setelah bertemu dengan dokter ini, saya cukup kuatir karena luka si kecil harus di bersihkan lagi dan harus di perban, terbayang lukanya yang lumayan dalam sampai keliatan tulangnya, membayangkan saja seperti membayangkan rujak mangga hanya ini versi seremnya saja, menelan ludah aja  rasanya kelu ini lidah dan saya harus menunggu selama proses tersebut.</p>
<p>Setelah cukup resah karena lama menunggu sekitar 45 menit, akhirnya si kecil keluar dengan muka ceria, membuat saya terbengong bengong tak percaya karena selama ini yang dilakukannya adalah menangis sampai meraung raung karena sakit. Si dokter juga cukup simpatik dengan anak anak sampai akhirnya dia meminta anak saya mengeja namanya untuk ditulis di perban tebal seperti gips pada kakinya.</p>
<p>&#8221; could you spell your name?&#8221; tanya si dokter, &#8220;my name is A..N..G..E..L..I..N..A&#8221; jawab si kecil dan si dokter menambahkan kata kata &#8220;we love you&#8221; setelah itu si kecil balik bertanya ke dokter tersebut &#8220;doctor, can i do the same thing on your hand?&#8221;. Si dokter berpikir sejenak dan akhirnya dengan senyumanya dia pun menyerahkan tangan kirinya untuk ditulis si kecil yang menuliskan namanya, tanda hati (love) dan selanjutnya bertanya &#8220;what is your name doctor?&#8221;, si dokter tersenyum sambil mengeja namanya   &#8221; ok, you hear sweetie, V..U.T..H..Y&#8221; dan coreng morenglah tangan si dokter oleh coretan si kecil yang baru belajar menulis itu.</p>
<p>Wah, begitu trenyuh hati saya melihat peristiwa itu, gembira melihat si kecil tidak meraung raung kesakitan dan juga gembira ternyata tidak semua dokter money oriented, ternyata masih ada juga dokter yang penuh kasih, natural tak di buat buat  dan telaten tanpa hitung hitungan waktu dengan jam prakteknya.</p>
<p>Di dalam kendaraan pulang di kecil pun kagum oleh dokter barunya dan bercerita kepada saya &#8221; daddy, just now i said to doctor that i want to be like you&#8221;. &#8221; maksud adik, you want to be doctor like doctor vuthy gitu?&#8221; tanya saya. Si kecil pun mengangguk.</p>
<p>&#8220;ya sudah, mudah mudahan ya nak, dan jadilah dokter yang baik&#8221;, jawab saya dalam hati.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/05/10/komunis-murah-untuk-rakyat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komunis = Murah untuk Rakyat'>Komunis = Murah untuk Rakyat</a> <small>Bulan mei ini banyak banget liburnya, dikamboja memang terkenal banyak...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/08/17/benci-dokter-sekarang-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Nikah telat</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/08/06/fenomena-nikah-telat/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/08/06/fenomena-nikah-telat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 02:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=892</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena ini sepertinya hanya berlaku untuk orang orang yang seumuran saya saja dimana tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu. Rasanya baru tahun kemarin lulus kuliah, eh gak taunya malah sudah punya anak dua..heee. Entah kenapa, bagi pembaca yang mengikuti terus cerita di blog ini pasti tau akan latar belakang pendidikan saya di bidang pariwisata. Sekolah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/12/28/semua-bentuk-rumah-sama/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua bentuk rumah sama'>Semua bentuk rumah sama</a> <small>Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/08/dikasi-malah-dijual/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikasi malah dijual'>Dikasi malah dijual</a> <small>Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/02/19/life-is-not-fair-get-used-to-it/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Life is not fair, get used to it'>Life is not fair, get used to it</a> <small>Itu salah satu kata kata om bill gates yang terkenal....</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="mariage by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4843454938/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4133/4843454938_2ddb4e607b_m.jpg" alt="mariage" width="240" height="159" align="left" /></a>Fenomena ini sepertinya hanya berlaku untuk orang orang yang seumuran saya saja dimana tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu. Rasanya baru tahun kemarin lulus kuliah, eh gak taunya malah sudah punya anak dua..heee.</p>
<p>Entah kenapa, bagi pembaca yang mengikuti terus cerita di blog ini pasti tau akan latar belakang pendidikan saya di bidang pariwisata. Sekolah perhotelan umumnya tidak membutuhkan waktu lama untuk lulusnya, karena sekolah ini memang lebih menitik beratkan ke masalah ketrampilan atau skill, walaupun dari segi manajemennya juga di ajarkan. Tak heran banyak dijumpai pada usia 20 &#8211; 21 kami sudah merasakan dunia kerja dan menghasilkan rupiah atau dollar dari sana.</p>
<p><span id="more-892"></span></p>
<p>Beda dengan sahabat sahabat saya yang lulusan strata atau S1, minimal 4 tahun baru lulus kalo yang ngambil kedokteran apalagi, lebih lebih jaman sekarang sahabat sahabat saya yang lulusan s1 lumayan banyak yang meneruskan ke s2 dikarenakan mencari kerja dengan gaji yang bagus membutuhkan persaingan yang begitu ketat. &#8220;kalo lulusan s1 mah udah banyak banget bro!&#8221; begitu yang saya dengar dari salah seorang teman SMA saya dulu.</p>
<p>Balik ke mahasiswa perhotelan, jika lulusan perhotelan biasanya sudah memulai kerja di usia 21-22 pada umumnya, setelah 5 tahun berlalu, agaknya merupakan waktu kerja yang lumayan cukup lama jika hanya dilewatkan seorang diri menurut saya. Tetapi yang terjadi banyak sekali teman teman seumuran saya yang belum menikah. Mereka rata rata sudah mempunyai posisi yang baik dengan pengalaman kerja lebih dari belasan tahun.</p>
<p>Gejala apakah yang sedang terjadi, membuat saya tidak mendapatkan suatu kesimpulan yang pas. Kalo ditanya, ada yang bilang belum dapat yang cocok, ada yang kekeuh terus mencari sosok ideal yang cantiknya mirip artis..heee, ada yang belum pe de karena belum lunas cicilan BTN dan mobilnya bahkan ada yang pasrah, pasrah dikarenakan sudah belasan tahun berlalu tetapi yang tersisa hanya gadget HP terbaru serta cicilan beberapa kartu kredit yang bisa dibayar minimum paymentnya saja.</p>
<p>Kadang saya berpikir berusaha mencari penyebabnya dan saya berangkat dengan menyalahkan besarnya arus informasi yang terjadi sekarang ini dimana mana informasi, begitu banyak informasi, yang akhirnya hal ini mempengaruhi manusia dalam bertindak dan mengambil keputusan. Beberapa contoh yang menjadi landasan berpikir saya, karena banyaknya informasi di media dalam memcari pasangan ideal, membuat manusia manusia muda yang dulunya lugu jadi makin selektif mencari pasangan. Media promosi yang begitu banyak, membuat banyak anak anak muda terjerat dalam budaya konsumtif, hura hura disertai berakhir dengan hutang kartu kredit yang gak tau kapan lunasnya, serta budaya praktis dan instan yang membuat banyak generasi muda memandang menikah itu bikin ribet..bet..bet.</p>
<p>Nah, rekan rekan blogger dengan latar belakang pendidikan yang berbeda pasti punya cerita tersendiri donk dengan fenomena kawin..eh..nikah  telat ini. nah gimana tuh ceritanya?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/12/28/semua-bentuk-rumah-sama/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua bentuk rumah sama'>Semua bentuk rumah sama</a> <small>Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/08/dikasi-malah-dijual/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikasi malah dijual'>Dikasi malah dijual</a> <small>Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/02/19/life-is-not-fair-get-used-to-it/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Life is not fair, get used to it'>Life is not fair, get used to it</a> <small>Itu salah satu kata kata om bill gates yang terkenal....</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/08/06/fenomena-nikah-telat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berjalan dengan kesadaran</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 03:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>
		<category><![CDATA[subconcious mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Cieehh..baru baca judulnya kayaknya udah berbau spiritual banget yah..haaa. Kali ini saya hanya ingin mensharingkan saja pemahaman saya tentang kesadaran. Katanya kesadaran itu adalah kalo kita sedang makan dirasain enaknya kalo nggak enak juga dirasain, jadi makan gak perlu terburu buru apalagi sampai kegigit lidah. Kalo lagi di jalan awas sama hal didepannya, kalo anda [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="brain by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4839777732/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4145/4839777732_af4cc67a20_m.jpg" alt="brain" width="240" height="239" align="left" /></a>Cieehh..baru baca judulnya kayaknya udah berbau spiritual banget yah..haaa. Kali ini saya hanya ingin mensharingkan saja pemahaman saya tentang kesadaran. Katanya kesadaran itu adalah kalo kita sedang makan dirasain enaknya kalo nggak enak juga dirasain, jadi makan gak perlu terburu buru apalagi sampai kegigit lidah. Kalo lagi di jalan awas sama hal didepannya, kalo anda masih sempet nginjek permen karet di jalan berarti kesadarannya belum terlatih, mungkin terburu buru atau faktor lainnya. Dengan melatih hal hal sederhana gini, katanya kita akan lebih sensitif dan feelingnya kuat akan keadaan disekitarnya. pendeknya,  kita seperti lebih merasakan suara di dalam, mungkin ada yang menyebutnya hati nurani atau apalah saya gak tau.</p>
<p>Saya punya dua pengalaman, pengalaman pertama terjadi disini. Tiap hari kalo saya ke kantor saya selalu melalui jalur yang sama, sampai sampai pak polisi yang tiap hari berjaga di pengkolan perempatan tahu kalo saya <strong>foreigner</strong> yang gak punya SIM, makanya saya lumayan suka jadi bahan empuk untuk ditangkap, walau dari segi perlengkapan sepeda motor jelas udah lengkaplah dari spion dua, stiker pajak sampai pake helm. Lama lama gerah juga diintai atau bahasa jawanya dititeni terus ama polisi dari kejauhan, maka dari itu saya mengadakan uji coba dengan mendengarkan suara dari dalam, di  mana polisi itu mangkal kali ini..heee</p>
<p><span id="more-887"></span></p>
<p>Dan ternyata tepat, jika saya berniat lurus dari lampu merah dan suara dari dalam saya menyuruh saya belok kiri, kalo saya indahkan pasti akan berakhir dengan penghadangan dari polisi, walau kadang lolos dengan memanfaatkan bersembunyi di balik body mobil..heee bandel yah..Tapi kalo saya turuti suara dari dalam ini, saya pasti selamat&#8230;pas  belok, polisi tidak lagi bertugas di jalan itu</p>
<p>Cerita kedua yang tak kalah seru sampai sampai istri saya pernah mencoba untuk membuktikan perkataan saya adalah sewaktu di Jakarta. Waktu bekerja di Jakarta saya bekerja di kawasan bundaran HI, dikarenakan selalu macet, saya selalu menggunakan Busway dari Sudirman ke stasiun Blok M dan dari sana istri sudah menunggu di pasar raya grande dengan mobil untuk balik ke rumah di Cipete.</p>
<p>Saya cerita kalo seramai ramainya Busway saya selalu bisa mendapatkan tempat duduk 3 sampai 5 stasiun sesudahnya. kalo saya naik dari bundaran HI nah, sampai Benhill atau Ratu Plaza saya pasti dapet tempat duduk, padahal begitu bersesaknya orang berdiri sampai stasiun Blok M.</p>
<p>Istri saya gak percaya, akhirnya di suatu kesempatan, dia janjian dengan saya di sudirman di jam sibuk sekitar jam 7 malam. Kami naik Busway dari Sudirman dan benar di stasiun ke 5 saya sudah mendapatkan tempat duduk yang akhirnya saya berikan untuknya, sayangnya tidak bisa dua duanya karena saya tetap harus berdiri sampai Blok M.</p>
<p>Kalo ditanya bagaimana caranya, nah jawabanya sudah ada di paragraf sebelumnya, nah kalo ditanya lagi bagaimana melatihnya ya sudah juga di ceritakan di paragraf sebelumnya..hee..cuman kalo lebih afdol adalah dengan rajin rajin sembahyang, tapi yang khusuk yah..kalo mau baca buku tentang itu juga boleh, tapi kalo ikut pelatihan, saya sendiri juga gak pernah, kasian uangnya, mending di pake buat kebutuhan anak istri.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/07/28/berjalan-dengan-kesadaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak kok bisa beda?</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/07/23/anak-kok-bisa-beda/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/07/23/anak-kok-bisa-beda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 02:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=884</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung punya blog, bisa posting sekalian juga bisa tanya. Begini ceritanya, saya punya 2 saudara yang satu hidupnya berkecukupan dan yang satu agak kurang kualitas hidupnya. Nah anak saudara saya ini makannya susah banget ampe kurus kering, tak kurang berbagai makanan lokal dan import sudah di beli serta tak lupa multi vitamin yang menyertainya, tapi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/01/29/emang-bisa-nglihat-dari-mukanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Emang bisa nglihat dari mukanya?'>Emang bisa nglihat dari mukanya?</a> <small>Sejak berkecimpung di dunia per kasino an, baik dari sekala...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung punya blog, bisa posting sekalian juga bisa tanya. Begini ceritanya, saya punya 2 saudara yang satu hidupnya berkecukupan dan yang satu agak kurang kualitas hidupnya. Nah anak saudara saya ini makannya susah banget ampe kurus kering, tak kurang berbagai makanan lokal dan import sudah di beli serta tak lupa multi vitamin yang menyertainya, tapi susah banget makannya, dialihkan dari makanan ke ngemil tetep gak suka, sepupu saya ini sampai sudah mengunjungi beberapa dokter untuk konsultasi ujung ujung nya hanya multi vitamin lagi dan lagi. si anak ini hanya suka makanan dasarnya saja, kalo ada nasi ama ayam dia akan makan nasinya aja, paling banter pakai kuah ayam, kalo kentang goreng pake ayam, si anak inipun lagi lagi cuman makan kentangnya aja..heee..stress deh ibu bapaknya.</p>
<p><span id="more-884"></span></p>
<p>Dilain pihak sepupu saya yang lain hidupnya agak pas pas an, maklum pengantin baru. Anaknya hampir seusia saudara saya yang berkecukupan ini, sejak kecil si anak ini beda banget dari anak  sepupu saya yang kaya,karena dari kecil si anak sudah mempunyai naluri bahwa makan itu penting. semenjak kecil tak kurang apapun masuk ke mulutnya, kalo ada kumpul kumpul keluarga banyak sekali main mainan anak anak, si anak ini lebih suka cari makanan dan dimasukkan ke mulutnya, berbagai jenis makanan di cobanya. Setiap di sodorkan mainan, si anak ini tidak menunjukkan gejala ketertarikan, tapi dari motoriknya, dia sudah bisa menjumput dan menaruhnya ditempat yang dia ingini. Jadi gak masalah dengan kemampuannya yang lain. Sampai suatu ketika saya sempet menjumpai kalo si anak ini pernah memasukan serpihan cat tembok yang mengelupas, tentunya di larang dan ditepis oleh orang tuanya.</p>
<p>Sama sama anak kecil tapi kemampuan naluri sebagai manusianya lebih ke anak yang orang tuanya pas pas an ini. Suatu kali sepupu saya yang kaya ini mengeluh kepada saya dan saya jawab sekenanya saja, &#8220;bagus lah daripada obesitas ntar bingung lagi&#8221;. Menurutnya anak yang ideal adalah anak yang makannya banyak pas masih kecil, tetep cubby waktu masuk sekolah dasar dan punya postur keren pada saat dewasa nanti. Wah..wah ini mah sama saja dengan muda foya foya, tua kaya raya, mati masuk surga&#8230;heee, kok semuanya di ambil.</p>
<p>Ada yang mau komen dari sisi sisi yang berbeda?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/01/29/emang-bisa-nglihat-dari-mukanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Emang bisa nglihat dari mukanya?'>Emang bisa nglihat dari mukanya?</a> <small>Sejak berkecimpung di dunia per kasino an, baik dari sekala...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/07/23/anak-kok-bisa-beda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup di kelipatan 3 bulan</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 02:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[expat info]]></category>
		<category><![CDATA[profesionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini sering dikumandangkan oleh orang orang MLM kalo bekerja di kantor adalah suatu kenyamanan dan menjadi pebisnis adalah kudu berani keluar dari kenyamanan. Hal itu mungkin benar adanya tapi tidak sepenuhnya, mungkin orang yang mengkumandangkan pertama kalinya suka membandingkannya antara pebisnis/ pengusaha dengan pegawai negeri hee&#8230; [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/05/31/memutuskan-hidup-sendiri/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memutuskan Hidup Sendiri?'>Memutuskan Hidup Sendiri?</a> <small>Di sela sela pekerjaan yang kebetulan tidak menumpuk, aktifitas yang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/02/19/life-is-not-fair-get-used-to-it/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Life is not fair, get used to it'>Life is not fair, get used to it</a> <small>Itu salah satu kata kata om bill gates yang terkenal....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/03/06/mengalah-untuk-menang-biar-meneng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengalah untuk menang (biar meneng?)'>Mengalah untuk menang (biar meneng?)</a> <small>Pasti udah pernah denger pepatah ini khan? saya suka denger...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini sering dikumandangkan oleh orang orang MLM kalo bekerja di kantor adalah suatu kenyamanan dan menjadi pebisnis adalah kudu berani keluar dari kenyamanan. Hal itu mungkin benar adanya tapi tidak sepenuhnya, mungkin orang yang mengkumandangkan pertama kalinya suka membandingkannya antara pebisnis/ pengusaha dengan pegawai negeri hee&#8230;</p>
<p><span id="more-880"></span></p>
<p>Jaman sudah berubah, yang saya rasakan sejak awal tahun 2000an mulai ramai yang namanya karyawan kontrak. Kontrak 1 tahun setelah 2 tahun berturut turut jadi karyawan tetap alias aman, gak pake kontrak kontrakan lagi.</p>
<p>Lewat 2004-an (maaf ini pengalaman saya, pastinya berbeda dengan pengalaman anda) mulai ngetren kontrak selamanya alias anda gak mungkin jadi karyawan permanen, trus ada yang namanya &#8220;internship&#8221;, bentuknya macem macem ada yang digaji basic doank trus gak dapet incentive lainnya seperti uang service, tunjangan kesehatan, tunjangan ini itu, dll. Yang paling nggak enakin adalah &#8220;outsourcing&#8221; wah ini udah gajinya kecil suka dipindah pindahin tempat kerjanya lagi, kadang dihotel ini besok di hotel anu.</p>
<p>Nah yang sekarang ngetren adalah &#8220;pegawai quarterly&#8221;, yang baru saya ngeh dan yang saya rasakan&#8230;heee. Benernya ini bakal agak jarang anda temui dimana mana, soalnya ini cuman istilah saya doank. Kejadian ini saya tulis setelah saya mengamati banyak sekali pergeseran kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan perusahaan dalam merekrut tenaga expat.</p>
<p>Dimana mana expat biasanya hidup dengan kontrak, paling umum adalah 2 tahun, ada juga yang satu tahun dan untuk perusahaan besar juga ada yang kayak di indo yaitu open kontrak, maksudnya 3 bulan lolos masa percobaan setelah itu ya kontraknya open aja alias bisa kerja lama disana atau sewaktu waktu dipecat sesuai kebutuhan penguasa.</p>
<p>Nah balik yang karyawan quaterly ini, biasanya karyawan ini ada di bagian sales yang memang tugasnya lebih fokus untuk memasukkan pendapatan sebesar besarnya kepada perusahaan. Dalam sesi wawancara, hal yang paling ringkas dilakukan setelah melihat kualifikasi calon karyawan adalah berapa &#8220;angka&#8221;yang berani calon ini targetkan kalo seandainya dia diterima di perusahaan tersebut dan bagaimana mencapainya.</p>
<p>Bisa diduga, kalo di Asia hal ini dilakukan, selain kudu kerja pontang panting buat mencapai target yang telah disepakati, hal lain yang bisa dilakukan adalah mendekatkan diri ke  boss yang ngrekrut biar bisa hidup lebih lama di perusahaan tersebut, Alhasil kalo anda nggak nyampe target minimal usia anda masih diperpanjang ke quarter berikutnya alias bisa bernafas 6 bulan dengan alasan terlalu dini untuk menilai kinerja, dst..dst&#8230; sayangnya kalo gak nyampe juga terpaksa kudu angkat koper.</p>
<p>Satu satunya cara kalo anda kudu jadi karyawan model gini adalah minta gaji setinggi tingginya. Itung itung buat bayar ongkos nganggur kalo nggak nyampe target ama biaya jantung nyut nyutan lebih kencang dari orang normal..heee</p>
<p>Kadang kalo udah pernah nglihat hidup model gini, saya suka bingung, itu temen gimana cara nyambung hidup setelah itu yah karena cari kerjaan juga masih susah kalo dilihat krisis yang berlangsung dari 2008 kemarin.</p>
<p>Sesuai pernyataan diatas kalo masih ada orang MLM bilang orang kantoran itu nyaman hidupnya dan kudu mencoba bangkit dari comfort zonenya, saran saya&#8230;jitakin kepalanya..heee</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/05/31/memutuskan-hidup-sendiri/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memutuskan Hidup Sendiri?'>Memutuskan Hidup Sendiri?</a> <small>Di sela sela pekerjaan yang kebetulan tidak menumpuk, aktifitas yang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/02/19/life-is-not-fair-get-used-to-it/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Life is not fair, get used to it'>Life is not fair, get used to it</a> <small>Itu salah satu kata kata om bill gates yang terkenal....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/03/06/mengalah-untuk-menang-biar-meneng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengalah untuk menang (biar meneng?)'>Mengalah untuk menang (biar meneng?)</a> <small>Pasti udah pernah denger pepatah ini khan? saya suka denger...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilarang Ngebom!</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/06/11/dilarang-ngebom/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/06/11/dilarang-ngebom/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 02:50:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[door sign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Waktu mau beli wine di supermarket langganan beberapa hari yang lalu, saya sempet terhenti sejenak tertegun melihat sign baru yang dipasang dipintu masuk. Selain gambarnya beda ama sign yang biasanya, jenis jenis larangannya juga saya rasa rada berlebihan. Pertama, larangan memotret di supermarket kayaknya tidak terlalu perlu deh, apalagi supermarket ini tidak mempunyai display khusus [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu mau beli wine di supermarket langganan beberapa hari yang lalu, saya sempet terhenti sejenak tertegun melihat sign baru yang dipasang dipintu masuk.</p>
<p><a title="dilarang ngebom by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4674602065/"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1266/4674602065_51a0f24627.jpg" alt="dilarang ngebom" width="375" height="500" /></a></p>
<p>Selain gambarnya beda ama sign yang biasanya, jenis jenis larangannya juga saya rasa rada berlebihan. Pertama, larangan memotret di supermarket kayaknya tidak terlalu perlu deh, apalagi supermarket ini tidak mempunyai display khusus yang bernuansa seni, jadi standard banget lah.</p>
<p><span id="more-868"></span></p>
<p>Yang kedua senjata api, emangnya mereka punya kotak khusus untuk menyimpannya? mengingat tempat penyimpanan dilakukan oleh kasir yang berfungsi sebagai kasir dan juga nyambi jika ada yang mau nitip tas bisa2 itu senjata api berharga ribuan dolar malah raib. Dan yang tak kalah heboh adalah sign dengan gambar bom, haaa&#8230;emangnya ada yang mau nitip bom sebelum berbelanja? wong edan..la kayaknya disini gak ada teroris kok dan gak ada pernah ada ancaman bom layalknya di indonesia..&#8221;ayak ayak wae&#8221; kalo kata orang sunda bilang.</p>
<p>Buat yang punya supermarket mbok ya nyewa satpam dulu sebelum masang yang beginian, la siapa yang mau meriksa kalo satpam aja gak punya?..satu lagi itu larangan bawa pil ekstasi kayaknya&#8230;wah..wah..buktinya saya motret signnya aja gak ada yang perduli..</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/06/11/dilarang-ngebom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pak Mentri bawa kabar berita.</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/06/07/pak-mentri-bawa-kabar-berita/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/06/07/pak-mentri-bawa-kabar-berita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 02:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[kamboja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Saya paling doyan acara kumpul kumpul yang diselenggarakan oleh KBRI. Selain bisa kumpul kumpul bersama rekan rekan yang jarang dijumpai juga biasa&#8230;..makan makan gratisnya&#8230;heee. Pekan kemarin kami ditelpon oleh staff kedutaan disuruh berkumpul kali ini dirumah Pak Dubes karena kami kedatangan tamu penting yang ternyata Pak Mentri Marty Natalegawa, menteri luar negeri kita. Sebelum makan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/26/indonesian-trade-and-tourism-promotion/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesian trade and tourism promotion'>Indonesian trade and tourism promotion</a> <small>Terlepas dari tegangnya hubungan diplomatik antara Kamboja dan Thailand, sepertinya...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/18/ngirit-bbm/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngirit BBM!'>Ngirit BBM!</a> <small>Gimana jadinya kalo di Indonesia BBM jadi ditarik tanpa Subsidi....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya paling doyan acara kumpul kumpul yang diselenggarakan oleh KBRI. Selain bisa kumpul kumpul bersama rekan rekan yang jarang dijumpai juga biasa&#8230;..makan makan gratisnya&#8230;heee.</p>
<p>Pekan kemarin kami ditelpon oleh staff kedutaan disuruh berkumpul kali ini dirumah Pak Dubes karena kami kedatangan tamu penting yang ternyata Pak Mentri Marty Natalegawa, menteri luar negeri kita.</p>
<p><span id="more-872"></span></p>
<p>Sebelum makan malam kami bincang bincang dengan Pak Mentri yang ternyata membawa kabar gembira bagi masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat yang tinggal di Kamboja pada khususnya.</p>
<p><a title="DSC04669 by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4674477843/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4010/4674477843_5b4126f8bc.jpg" alt="DSC04669" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Intinya dari bincang bincang itu ialah bahwa Pak Mentri tujuannya ke Kamboja ini karena akan menandatangani nota kesepakatan / MOU agar Indonesia &#8211; Kamboja menjalin kerjasama bebas visa. Jadi yang biasanya kita kudu bayar US$25 untuk Visa kunjungan wisata selama 1 bulan sekarang menjadi gratis.</p>
<p>Nah yang ini yang tidak kalah gembiranya ialah, bahwa akan ada penerbangan langsung Indonesia &#8211; Kamboja tanpa transit. Wah ini memang yang kita harapkan selama ini, karena kita selama ini kudu pake pesawat Malaysia yang notabene harus transit dulu bahkan kalo paket murah kudu bermalam di Malaysia dulu, kalo lewat Singapura akan lebih mahal ongkosnya.</p>
<p><a title="pak mentri2 by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4675186720/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4026/4675186720_742f057ca0.jpg" alt="pak mentri2" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Yah mudah mudahan pelaksanaanya cepat ya Pak Mentri kami kami udah gak sabar pingin pulang kampung sering sering.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/26/indonesian-trade-and-tourism-promotion/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesian trade and tourism promotion'>Indonesian trade and tourism promotion</a> <small>Terlepas dari tegangnya hubungan diplomatik antara Kamboja dan Thailand, sepertinya...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/18/ngirit-bbm/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngirit BBM!'>Ngirit BBM!</a> <small>Gimana jadinya kalo di Indonesia BBM jadi ditarik tanpa Subsidi....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/06/07/pak-mentri-bawa-kabar-berita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memutuskan Hidup Sendiri?</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/05/31/memutuskan-hidup-sendiri/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/05/31/memutuskan-hidup-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 04:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[gay]]></category>
		<category><![CDATA[single parents]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=862</guid>
		<description><![CDATA[Di sela sela pekerjaan yang kebetulan tidak menumpuk, aktifitas yang paling asik dilakukan tanpa meninggalkan meja kantor salah satunya adalah chating. Chating kali ini saya dengan bekas anak buah dari Vietnam dengan menanyakan kabar sampai ngobrol ngalur ngidul. tanya si ini, si anu sampai akhirnya saya menanyakan bekas boss saya yang orang Amerika itu dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hidup di kelipatan 3 bulan'>Hidup di kelipatan 3 bulan</a> <small>Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/02/berkeringat-di-dinginnya-ac/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berkeringat di dinginnya AC'>Berkeringat di dinginnya AC</a> <small>Untuk para staff, siang itu seperti biasa mereka memakai sweater...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-865" title="lonely" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2010/05/lonely.jpg" alt="lonely" width="249" height="163" />Di sela sela pekerjaan yang kebetulan tidak menumpuk, aktifitas yang paling asik dilakukan tanpa meninggalkan meja kantor salah satunya adalah chating. Chating kali ini saya dengan bekas anak buah dari Vietnam dengan menanyakan kabar sampai ngobrol ngalur ngidul. tanya si ini, si anu sampai akhirnya saya menanyakan bekas boss saya yang orang Amerika itu dan beliau adalah seorang gay yang sudah berusia lanjut, boleh terbilang uzur.</p>
<p>Karena pengalaman beliau di bidang pemasaran dan sudah berkecimpung di dunia pemasaran Vietnam hampir lebih belasan tahun,  makanya hotel resort bekas saya bekerja mempekerjakannya dengan bayaran yang tidak terlalu wah seperti di kota besar tapi dengan fasilitas yang semuanya gratis.</p>
<p>Dulu sewaktu saya bekerja disana beliau mempunyai restaurant yang cukup berkelas di pinggir pantai dengan makanan kelas bintang lima. Setahun berlalu dan sewaktu saya menanyakan kabarnya minggu lalu, restaurant itu telah tiada alias bangkrut dikarenakan tahun 2009 kemarin krisis ekonomi memang menghantam sektor pariwisata tidak hanya di Vietnam tapi juga dimana mana.</p>
<p><span id="more-862"></span></p>
<p>Sungguh sebuah kejadian yang sudah saya duga, tetapi tetap saja rasa iba dan simpati menyeruak di hati ini mengingat usia beliau cuman beda bulan saja dengan ayah saya yang dimana ayah saya sendiri sudah pensiun dari pekerjaannya beberapa tahun yang lalu dan beliau sekarang hidup nyaman di kampung dengan memiliki beberapa bisnis dan anak anak yang setia mengiriminya uang tanpa takut mengurangi gaya hidup sepeserpun.</p>
<p>Setahun yang lalu saya teringat pernah berkata sedikit marah kepada anak buah saya yang masih muda tapi memutuskan menjadi gay. Suatu kali si anak buah ini membuat kesalahan dalam pekerjaannya dan saya keceplosan berkata &#8220;If you decided to be a gay, you gotta be smart!&#8221; dan dia pun tertunduk sedih.</p>
<p>Di kesempatan yang lain saya memanggil dia di kantor saya dan saya menceritakan begitu banyak teman saya yang memnutuskan menjadi gay dan mereka rata rata bisa survive karena mereka pintar dan membuat karir yang bagus. Ini tentu saja untuk hari tua nya. Saya pun menyarankan kalo dia tidaklah sepintar dan bisa membuat kemajuan yang berarti dalam hidupnya, saya menyarankan untuk mencari pacar yang kaya dan menabunglah dari situ.</p>
<p>Setahun berlalu, dia mengikuti anjuran saya dan mengabarkan kalo sudah di prancis dan hidup dengan pacarnya dengan berkecukupan. Kami masih berhubungan baik dan berkontak melalui Facebook sampai sekarang.</p>
<p>Untuk orang normal, anak merupakan sarana investasi yang paling manjur karena tidak semua orang bisa hidup mandiri sampai masa tuanya dan jika anda memustuskan menjadi gay, ikuti anjuran saya diatas.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/07/14/hidup-di-kelipatan-3-bulan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hidup di kelipatan 3 bulan'>Hidup di kelipatan 3 bulan</a> <small>Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/02/berkeringat-di-dinginnya-ac/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berkeringat di dinginnya AC'>Berkeringat di dinginnya AC</a> <small>Untuk para staff, siang itu seperti biasa mereka memakai sweater...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/05/31/memutuskan-hidup-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biji Lotus goreng</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/05/25/biji-lotus-goreng/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/05/25/biji-lotus-goreng/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 02:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[lotus]]></category>
		<category><![CDATA[snack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=855</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu oleh oleh yang wajib dibeli oleh istri saya kalo ke vietnam adalah membawa beberapa kilo camilan berupa biji lotus yang telah digoreng. Penganan ini bisa menggantikan kacang bawang dan lebih sehat karena nggak ada kandungan lemaknya. Biji lotus dijadikan penganan memang susah ditemui di negara kita, tetapi di negara semacam kamboja dan vietnam, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/23/pengamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengamat'>Pengamat</a> <small>Kulihat tabrakan di pengkolan di siang hari Tak seberapa lama...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu oleh oleh yang wajib dibeli oleh istri saya kalo ke vietnam adalah membawa beberapa kilo camilan berupa biji lotus yang telah digoreng. Penganan ini bisa menggantikan kacang bawang dan lebih sehat karena nggak ada kandungan lemaknya.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-857" title="lotus-seed" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2010/05/lotus-seed-300x225.jpg" alt="lotus-seed" width="300" height="225" /></p>
<p>Biji lotus dijadikan penganan memang susah ditemui di negara kita, tetapi di negara semacam kamboja dan vietnam, banyak sekali ibu ibu yang menjualnya dalam keadaan segar berbentuk seperti corong shower kamar mandi. batang bunga itu kemudian dipecah pecah untuk diambil bijinya dan dimakan begitu saja dalam keadaan segar.</p>
<p>Rasanya hambar dan mengupasnya butuh ketekunan, makanya pertama kali saya coba hanya satu komen saya..&#8221;males&#8221; makanya semenjak kita menemukan dalam keadaan sudah dikupas dan digoreng, tentu saja istri demen banget, alasannya &#8220;ini camilan diet&#8221;.</p>
<p>Tanaman lotus yang konon originalnya berasal dari India dan di bawa ke China 2000 tahun yang lalu itu berguna untuk memelihara fungsi limpa, hati dan ginjal. Biji Lotus juga obat anti diare kronik, mengurangi gelisah, debar jantung dan insomnia.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-858" title="Lotus_seed1" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2010/05/Lotus_seed1-300x204.jpg" alt="Lotus_seed1" width="300" height="204" /></p>
<p>Nah, kalo mau coba biji lotus ini, coba aja ambil tanaman lotus di tempat anda tapi yang sudah tua ya? nah itu corong silakan di oncek oncek..eh, dikupas maksudnya deng dan silakan dinikmati sebagai camilan sehat anda.</p>
<p>Eh, ngomong ngomong kalo ini bisa di sosialisasikan ke masyarakat di indonesia bisa merupakan alternatif bisnis untuk keluarga. Bocoran info aja disini orang jual yang fresh masih berupa corong untuk 6 corong dijual seharga 3000 real saja atau sekitar Rp.7500 kalo yang sudah dikupas apalagi digoreng sekitar US$15 per kilonya.</p>
<p>Ps. Berhubung males motret. Photo diambil dari Google.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/23/pengamat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengamat'>Pengamat</a> <small>Kulihat tabrakan di pengkolan di siang hari Tak seberapa lama...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/05/25/biji-lotus-goreng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
