Suatu weekend yang sibuk, di sebuah hotel terlihat begitu banyak staff sibuk menangani tamu rombongan yang datang. Nah ditengah kesibukan tersebut ternyata saya mendapatkan moment yang mencengangkan sewaktu saya duduk duduk di lobby mereka karena sedang menunggu teman yang menginap, Karena saya hanyalah tamu biasa, tidak sengaja saya menguping percakapan antara ketua rombongan tersebut dengan manager hotel yang menangani grup tersebut di lobby, yang kira kira begini percakapannya,
Category Archives: Experience
Sudahkah anda dan keluarga anda makan makanan halal hari ini?
Cara efektif naik jabatan, pindah pindah kerja!
Lama juga tidak mengupdate blog ini terutama hal hal yang berkaitan dengan dunia perhotelan. Januari kemarin kebetulan saya menemani boss berkunjung ke bali, mencoba beberapa hotel baru dari yang bintang 4 sampai 6..heee…kalo kerjaan yang satu ini memang kelihatan asik walau sebenarnya sarat tugas didalamnya.
Nah, tidak terduga ternyata tugas berkunjung kemarin itu saya bertemu dengan banyak (lebih dari 10 orang) teman teman di eks hotel yang dulu…..benar benar gak diharapkan karena selain saya tidak pernah kontak lagi, mereka mereka ini juga tidak ada di list social network saya mulai dari FB, Linkedin sampai twitter. Ternyata mengasyikan juga bisa menjadi bahan reuni dan berbagi pengalaman.
Dari banyak pengalaman tersebut buat pembaca blog ini yang mungkin kebetulan ada hubungannya dengan dunia pariwisata ternyata untuk mendapatkan karir yang lebih cepat naik adalah sambil bekerja secara konsisten juga harus rajin rajin pasang mata pasang telinga, memperluas jaringan di hotel lain untuk kesempatan melamar dengan kondisi naik jabatan tentunya. Bagaimana kalo naik gaji? untuk hal ini agaknya kudu berhati hati karena seringnya pindah perusahaan hanya untuk gaji, dimata pewawancara anda akan tampak bodoh dan dianggap tidak bisa menyesuaikan dengan sistem dan suasana kerja di tempat yang lama. Maka dari itu tips tips yang bisa saya rangkum ini dari pengalaman yang sudah saya lewati mungkin bisa berguna, yaitu:
Desert Safari Dubai, exoticnya padang pasir
Setiap bulan sebenarnya saya selalu punya jadwal keluar daerah dan luar negeri, tetapi karena kesibukan yang tidak pernah berhenti membuat blog ini agak terbengkalai.
Kepergian kali ini adalah ke kota Dubai untuk mengikuti ajang ATM yaitu Arabian Travel Market, berhubung banyak tamu tamu hotel kami banyak yang dari kawasan timur tengah, maka ajang pameran ini tidak kami sia siakan apalagi kalo ajang ini di organize oleh kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif secara gratis, jadi kami tinggal menyediakan biaya untuk akomodasi dan tiket pesawat saja.
Program selama 6 hari ini kami lalui dengan join beberapa tour yang biasanya diikuti bagi wisatawan yang pertama kali ke Dubai diantaranya yaitu desert tour atau safari gurun. Penyedia yang melakukan tour ini adalah lama tour sebuah tour and travel dari dubai yang dimana hampir semua mobil yang dipergunakan adalah sekelas land cruiser atau sejenisnya. Jarak dari kota Dubai tidak begitu jauh, hanya sekitar 1 jam perjalanan saja dengan rata rata kecepatan mobil 120km/jam.
Setelah sampai di kawasan tersebut, peserta turun hanya untuk sekedar mempersiakan diri membeli air, ke toilet, dsb. Perjalanan akhirnya dimulai dengan off road layaknya paris dakar yang cukup menegangkan, seluruh kemampuan 4WD mobil tersebut dikerahkan, jika naik roller coaster di dunia fantasi sudah cukup menegangkan, yang ini sensasinya lebih dari itu pasalnya kita benar benar memasrahkan diri dengan kemampuan si driver ini. kalo salah sedikit saja, mobil bisa terguling ke cekungan/lembah gurun pasir. Tapi jangan khawatir, sang supir sudah menyiapkan kantong plastik bilamana anda tidak tahan dan ingin muntah…heee…
Sehabis petualang yang mengaksikan tersebut kami di jamu di suatu tempat di tengah gurun untuk santap malam, naik onta, dsb semuanya sudah dalam paket wisata tersebut. Biaya yang dikeluarkan adalah US$55 cukup sepadan dengan pengalaman yang didapat.
Disela sela makan malam, kami disuguhkan tarian putar ala arab dan tak ketinggalan bely dancer alias tari perut yang cukup mengagumkan, tak hanya dari kalangan wanita tapi juga khususnya pria…heee…
Selain foto foto ke pencakar langit Dubai seperti Hotel bintang 7 Burjl Arab atau bangunan tertinggi Al Khalifa, wisata ke gurun juga salah satu yang harus anda datangi. Mungkin pilih di sekitar bulan November untuk suhu yang bersahabat karena bulan April ini panasnya lumayan juga sekitar 38 – 45 derajat celcius, wah panas bener deh.
Kebiasaan berbahasa 4L4Y
Dalam dunia perhotelan, segala sesuatunya adalah image, dari mulai dekorasi, interior sampai segala perlengkapan makanan dan minuman, gelas gelas yang up to date semuanya menunjang lifestyle dan positioning dari hotel tersebut.
Kalo mengenai human capitalnya tentnunya berkenaan dengan bagaimana menjadikan tenaga tenaga pekerja kita menjadi tenaga trampil dan mempunyai postur tubuh yang baik, rambut yang rapi, baju yang bersih, kuku yang tidak panjang, dan lain sebagainnya.
Bunaken, Wisata laut yang mencengangkan
Sewaktu mengikuti perhelatan akbar ATF kemarin, saya tentunya bertemu dengan begitu banyak orang orang pariwisata, pemerintahan, buyer buyer luar negeri dan juga para boss agent lokal di manado itu sendiri.
Di Manado ada 2 Travel agent besar yang menjadi key player untuk menghandle kunjungan wisatawan Luar negeri maupun yang domestik. Dua duanya saya kenal baik pemiliknya, nah salah satunya kami sempat berbincang bincang mengenai bagaimana pariwisata Manado ini bisa ditingkatkan, dari konsep penerimaan tamu itu sendiri, promosi wisata kuliner sampai memasyarakatkan wisata bahari ke masyarakat Manado itu sendiri.
Siapa yang berkompetisi?
Ini pengalaman baru buat saya selama mengantar si kecil ke sekolah, tidak heran banyak orang kaya sampai anak menteri pun memilih home schooling. Ceritanya anak saya yang baru masuk kelas 1 SD itu mengeluh karena banyaknya PR dan ulangan setiap harinya dan juga setiap hari si kecil ini cukup mendapat pressure juga dari mamanya.
Pertama kalinya saya tidak begitu menganggapnya serius karena mau diapain lagi kalo sistem pendidikan kita emang harus begitu, saya tidak pernah memberikan target yang tinggi tinggi untuk anak karena berdasarkan pengalaman saya sendiri di sekolah saya tidak pernah menembus 15 besar…boro boro juara kelas….haaa…pengakuan nih….tetapi toh nasib pada akhirnya menentukan lain, teman teman yang juara kelas dari tingkat SMA sampai kuliahpun banyak sekali atau boleh diurut belum banyak yang sukses, jadi kesuksesan tidak serta merta bergantung dari IQ atau kepintaran akademisi.
Tapi realitanya berkata lain, setiap pagi seringkali saya dengar sesama ibu ibu menanyakan nilai ulangan anak mereka masing masing, sampai sampai di sudut sekolah terdengar seorang ibu yang memarahi anaknya sebelum masuk sekolah agar tidak memalukan ibunya dengan menghasilkan nilai jelek pada saat ulangan nanti.
wah, saya tidak bisa membayangkan bagaimana ini akan terjadi seterusnya, baru kelas 1 SD udah sedemikian ketat kompetisinya bagaimana hal ini terus berlanjut sampai kelas 6 yah….aduh Tuhan saya sulit membayangkan bagaimana stressnya anak anak itu dengan pressure dari orang tua masing masing.
Jika anda masih mengharapkan permainan seperti bentengan, jlentrik, kasti, ular tangga dan permainan yang lain, anda pasti bermimpi. Di kota besar Jakarta hal itu sudah sulit didapati.
Agaknya sekarang ini saya sudah cukup biasa dengan pemandangan ibu ibu yang saling berkompetisi setiap paginya dengan menanyakan hasil ulangan kemarin, untung saya bapak bapak dan ibu ibu itu sungkan untuk menanyakannya kepada saya dan bapak bapak lain yang mengantar rasanya cukup aman dari pertanyaan seperti itu karena kami saling acuh satu sama lain.
Mintalah…pasti akan di beri!
Ini bukan curhat tapi seperti postingan khas boyin, semuanya hanya berbagi pengalaman saja, saya harapkan rekan blogger juga bisa sharing hal yang sama.
Berawal dari kepindahan saya dari bali ke jakarta, sungguh senang bisa berkiprah di ibukota. Tetapi bayangan lugu saya mengenai ibukota jauh sekali dari harapan. Kota yang super sibuk, macet, kejahatan jalanan karena saya masih menggunakan jasa angkutan kota waktu itu, serta polusi yang bisa bikin sakit kulit.
Blog ini di Hack
Lama juga tidak pernah mengurus blog ini hingga suatu sore saya menemukan bahwa blog ini di hack dan tampilan blog ini di blok oleh hacker lengkap dengan identitasnya.
Seperti biasa saya menghubungi pihak hostingan dan mendapatkan penjelasan kalau si hakcer ini menyusup lewat theme yang baru saja saya ganti itu dan untuk mengatasinya pihak hostingan mengganti sementara theme dan mengubah permission direktori public htmlnya. Untung semua postingan tidak hilang. Kemungkinan si hacker membaca bahwa postingan di blog ini adalah purely sarana untuk berbagi saja…heee….
Saat ini baru saya menemukan bahwa wordpress versi sekarang ini yang 3.2.1 agak kurang compatible dengan banyak theme yang bertebaran sekarang ini. terbukti banyak juga yang mengeluhkannya di internet mengenai banyak fungsi yang tidak dapat dijalankan.
Sampai sekarang saya masih takut theme apa yang kira kira aman untuk di pakai, ringan, simple tanpa terlalu harus pasang banyak image.
Mungkin teman teman blogger ada rekomendasi free themenya, mungkin akan saya coba.
Sekolah menciptakan anak zombie?
Pengemis bermodal
Sejak sebulan ini bekerja di dalam kawasan Ancol, musim musim pasca lebaran sudah pasti sibuknya minta ampun. Resort tempat saya bekerja juga rame pengunjung, rata rata tingkat hunian diatas 97% dari tanggal 29 sampai tanggal 3 september lalu.
Senang sekali bisa melihat kegembiraan anak anak yang berlibur bersama keluarga dan keluarga besar disini, di jalan jalan kawasan terlihat ramenya kendaraan penuh sesak, seakan akan seluruh warga jakarta yang tidak pulang kampung tumpek blek mencari hiburan di ancol padahal jalur puncak atau bandung pun juga penuh.
Banyak cerita yang lucu lucu juga disini, diantaranya ada sebagian warga yang malah datang ke ancol untuk berdagang dan tentu saja dilarang oleh petugas kami karena memang bukan pada tempatnya. Tapi ada satu yang rada aneh yaitu pengemis! mungkin pembaca bog yang belum pernah ke ancol belum mengetahui bahwa masuk kawasan ancol harus membayar melalui pintu pintu gerbang yang tersedia. Per orang dikenai Rp. 15.000 jika membawa kendaraanpun akan dikenai charge tambahan per kendaraan baik mobil, bis atau sepeda motor.
Entah bagaimana mereka masuk tapi yang jelas kemungkinan besar mereka memang modal dulu untuk masuk ke ancol ini, lalu kemungkinan ganti baju “dinas” dan selanjutnya menjalankan aksinya yang sudah tentu digagalkan petugas kami.
Ada ada saja memang, semoga saja pengemis itu bisa balik modal dari biaya investasi masuk kawasan ini. sukur sukur punya kelebihan uang untuk bisa masuk ke wahana wahana seperti Dunia Fantasi, Atlantis atau Gelanggang Samudra…heee….pengemis khan juga manusia…butuh hiburan dan refresing juga…halah….



Recent Comments