Category Archives: Imagination

Berangkat Bojog mulih Lutung

lutungBeberapa bulan ini saya cukup heran jika melihat stat yang masuk banyak bermunculan keyword baru yang mengetik “tips suami ke luar negeri”, “jika suami ke luar negeri”, “kalo suami kerja ke luar negeri” dan alhasil semuanya nyasar ke blog saya.

Bisa dipastikan, ini pasti ulah para istri yang ingin mengantisipasi suami mereka jika mendapatkan kerja di luar negeri. Saya sangat bersyukur kalo banyak istri mendapat faedah dari tips pribadi yang pernah saya jalankan. Tapi mohon maaf pula jika pada akhirnya malah pertengkaranlah yang terjadi gara gara baca tips dari blog ini. Ya maap..heee

Kebetulan juga hari ini saya lagi berbincang dengan sesama teman seperantauan (sama sama dari Indonesia gitu) , sang teman ini mengeluh kan waktu gajian yang dirasa lama…heee..padahal dalam 1 bulan itu selalu berkisar antara 30 atau 31 hari. Gak pernah saya alami 1 bulan itu 40 hari misalnya.

Kenapa bokek? begitulah kira kira pertanyaan yang saya lontarkan waktu itu. Sang teman ini berkisah banyak pengeluaran yang harus di keluarkan, ke bar lah, cari wanitalah, dan lain lain

Oalaa gitu toh ceritanya, saya males komentar, cuman geleng geleng dan manggut manggut aja (habis geleng geleng trus manggut manggut gitu bukan geleng geleng sambil manggut). Ternyata bukan cuman 1 orang aja, tetapi teman Indonesia yang lain juga mengeluhkan hal yang sama. Ini hampir sama dengan cerita saya mengenai gaya hidup disini.

Secara teori, setiap orang yang bekerja di Luar Negeri pasti mendapatkan gaji yang lebih banyak, bisa bervariasi antara 1.5 – 3 kali (artinya 50% – 300% lebih tinggi) dari di dalam negeri dengan posisi yang sama, Kalo nggak ya mana mau pindah donk. Jika rata rata kalo di Indo gaji itu kurang dan harus pinjam ama credit card, misalnya nombokin 20% dari gaji setiap bulan untuk keperluan lainnya, berarti anda masih punya 30 sampai 270% yang bisa ditabung.

Itu teori bagaimana dengan kenyataannya? kenyataannya anda bisa nabung lebih dari itu. Kok bisa? ya jelas bisa, wong kalo anda menjadi expat anda gak pernah pusing bayar listrik walaupun tiap hari di kamar pake AC, bayar air, tidak ada bayar laundry, transport (tempat kerja – tempat akomodasi anda), makan, bahkan untuk sekelas manager biaya telpon aja di bayarin. Jadi boro boro mikirin genteng bocor, rumah dimakan rayap, mobil ditabrak bajaj, dll wong yang fundamental aja pada gratisan.

Jadi yang gak beres pasti pada teman saya ini, mengapa mendadak jadi menaikkan gaya hidup? biasanya nongkrong di monas bawa nasi rantang bersama keluarga biar gratisan sekarang nge bar atau ke karaoke lengkap dengan pendamping jam jam an, biasa ngopi tubruk di pojokan kantin perusahaan, sekarang nyetok wine mahal taruh di kulkas, dan segala kegiatan rancangan “kreatif” lainnya.

Saya teringat dengan teman seperjuangan dulu di Amrik waktu bujang, setelah 1 kontrak kami pulang ke Indo, sang teman ini gak bawa apa apa, bahkan sekedar oleh olehpun tidak. Semuanya uang habis untuk wanita dan maen judi.

Terbayang kata kata bapaknya sewaktu saya antar ke rumahnya, beliau melihat sang anak tak berubah sedikitpun. Jins tetap sama, baju sampai kacamata yang menggantung di kepala pun masih sama. Sang bapak berkata (dalam bahasa Bali) ” mimi…Berangkat Bojog mulih Lutung”. Saya pun ikut tertawa terbahak bahak.

Artinya adalah “oala…berangkat monyet pulang masih monyet juga” (lebih kurus malah)

Pengamat

Kulihat tabrakan di pengkolan di siang hari
Tak seberapa lama datanglah polisi
Para pengendara itu saling mencaci maki
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Kulihat tatapan mereka yang penuh rasa takut
Teman sekerja saling mendorong dan menyikut
Banyak yang menjadi pendengar dan juga pengecut
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Sang Jenderal melangkahkan kaki di lobby
Kami menyambutnya dengan senang hati
Saat bermain, dia berkata kepada ajudannya “sstt, jangan bilang istri”
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Bukan hanya negara penuh politik
Tempat kerjapun penuh intrik
Membuat semua jadi tergelitik
Merubah keadaan dan melanggar ethic
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Banyak hal yang didapat dari koran
Kadang membuat kita menjadi bosan
Seperti halnya anak kecil tak doyan sayuran
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Oh, indahnya lekukan alam semesta
Menemani hari hariku senantiasa
Banyak orang terlalu sibuk untuk menyadarinya
Perlahan kulewati dan berkata dalam diri
Oh, indahnya sampai di rumah

Ps. Ehmm…Ini lagi coba coba bikin puisi mengingat masa SD dulu.

Protes G20 dan tebak tebak benak SBY

mikir2Semalam saya sempet rebutan remot tv ama anak saya yang seharian maunya nonton kartun terus, maklum tv nya cuman satu. Akhirnya sempet juga nonton CNN walau hanya beberapa menit aja.

Baru nonton saya sudah dikejutkan berita gelombang protes besar besaran oleh para demonstran yang menentang salah satu hasil keputusan mengenai diberikannya dana stimulus sebesar US$ 1 triliun dan alokasi untuk IMF sebesar US$750 milliar!kalo di rupiahin, nol nya berapa banyak ya?

Saking keselnya para demonstran itu sehingga demo nya berakhir anarkis. Kaca kaca di pecahin, slogan slogan anti bankir dimana mana. Tapi yang namanya penguasa tetep aja..EGP ah, yang penting situ situ yang protes juga ikut nanggung biayanya dengan bayar pajak ya? emangnya nyetak duit gratis? ya enggaklah.

Saya yang nonton juga numpang geleng geleng aja, la wong IMF kok di bantu, bukanya dia malah yang bikin dunia ancur? pura pura bantu ujungnya minta semua aset negara tersebut di privatisasi ampe BUMN nya juga and ujung ujungnya orang orang asing yang notabene gank gank nya juga yang beli itu BUMN dan perusahaan yang lainnya. Efeknya buat kita para pegawai? ya itu, susah banget jadi karyawan permanen sekarang, semuanya sistim kontrak, outsourching yang di gaji harian, de el. Pokoknya kita jadi makin kayak kacung di negeri sendiri. Sakit jadi takut soalnya gak ditanggung, istri mau melahirkan cari utangan dimana mana soalnya gak di bayar full, dan masih banyak yang lainnya.

Udah deh,ini cuman curhat doank. Jangan kan kita, la pak SBY yang notabene juga gak demen ama IMF ampe di bubarin dan dibayar lunas utang utang kita (Indonesia) aja gak sanggup protes kok, malah presiden Rusia yang terkenal ‘tough’ pada saat pertemuan itu juga gak bisa ngimbangi yang lain. Hebat bener tuh Yahudi. Sekedar info aja bagi yang belum tahu, yang punya World Bank ama IMF itu bankir bankir yahudi. Makanya para protes/ demonstran itu tahu bahwa itu hanya bikin kaya sebagian pihak aja yang mungkin populasinya di dunia ini kurang dari 1%.

Pikiran saya jadi malah ngaco ngliat berita ini.Saya jadi membayangkan apa yang ada di benak pak SBY mengikuti pertemuan ini soalnya beliau khan juga kepepet jadwal kampanye. Naluri saya yang pernah sebagai murid sekolahan kali berpikirnya beliau begini, ” Busyet deh, ini orang pada ngomong panjang panjang amat! cepet selesain deh, terserah lu ngomong apa ama mutusin apa, gua ngikut aja dah! soalnya lagi di tungguin para simpatisan simpatisan di daerah nih!”

“Bener nih Mbah Boyin?” kata temen saya

“Lho kok Mbah?”

” Abis tau aja apa yang di benak pak SBY, kayak dukun aja deh!.”

“@#$%^^*#”

Lunar New Year: refleksi pengembangan diri

ang-paoPagi ini tidak seperti biasanya, walau hari minggu dan seperti biasa saya selalu bekerja di hari minggu, ada suatu suasana lain yang saya rasakan.

Setiap melewati staff yang bekerja pagi ini, terlihat senyum mengembang di bibir mereka. angin dingin sepoi sepoi terasa segar dan mendukung indahnya suasana. Yah..hari ini adalah hari terakhir penanggalan Lunar Kalendar alias besok sudah Tahun Baru!

Read more »

System apa yang Tuhan Jalankan kali ini?

system5Beberapa hari yang lalu sewaktu berkunjung ke blognya Aling, saya membaca sebuah cerita tentang sahabatnya yang terkena PHK. Dan sebagai kepala keluarga,apalagi sebagai tulang punggung atau sumber pemasukan buat keluarga, hal ini adalah sebuah cobaan yang berat.

Sedangkan di keluarga besar kami, saya juga mendapat khabar dari istri bahwa tantenya yang juga saya kenal baik mendapat musibah pula bahwa suaminya meninggal dunia secara tiba tiba mungkin dikarenakan penyakit jantung.

Memahami bahwa seseorang mendapati keran penghasilan yang biasanya mengucur dan akhirnya berhenti dan menjadi kering adalah sesuatu yang menurut saya sangat menakutkan, apalagi dihadapkan oleh tanggung jawab sebagai orang tua yang harus menafkahi anak anaknya.

Read more »

Antara Ramalan Jayabaya dan pembersihan di tahun 2009

Sebagai blogger yang suka baca koran, kita akan sering membaca tentang segala hal seperti gonjang ganjing ekonomi, politik serta bencana alam yang kerap terjadi apalagi terorisme yang terjadi di mumbai, India baru baru ini.

Untuk di Indonesia pada khususnya banyak hal yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah kita, mulai dari sepak terjang KPK atau yang menarik lainnya yaitu pembersihan dalam tubuh kepolisian kita. Pro dan kontra sudah menjadi bagian yang biasa dalam wajah kehidupan demokrasi kita.

Read more »

Atlantis the Palm, Potential revenue estimated.

Dimana mana memang lagi heboh memberitakan yang satu ini, kemarin sabtu siang di bicarakan di BBC di midle east report, di CNN juga sama di Kompas gak ketinggalan juga apalagi media blog luar. Kalo di search di om google ya udah rame isinya.

Read more »