Category Archives: kamboja

Liburan ke Koh Kong, perbatasan Thailand

Buat pengunjung setia blog ini pasti pada tau kalo saya sementara ini berdomisili di Kamboja, negeri yang lumayan banyak tanggal liburnya alias Public holiday. Kalo tahun kemarin dan sebelumnya tanggalan libur di kamboja ada 25 hari dalam setahun, tahun ini kabarnya ada 27! heee…mantap gak sih….libur teruss.

Di bulan April ini ada libur yang namanya hari raya Khmer atau Khmer new year…persis kayak lebaran di Indo, kota Phnom Penh sepi senyap, semua orang pada pulang kampung, sekitar 6000an expatriat yang ada di Phnom Penh saja sebagian besar menggunakan waktu ini dengan berlibur, ada yang ke luar negeri ada juga menjelajahi propinsi yang ada di sekitaran wilayah kamboja.

Liburan kali ini cukup seru karena kami pergi beramai ramai dengan perkumpulan teman teman sebangsa alias orang Indonesia semua yang ikut liburan untuk pergi ke perbatasan Kamboja – Thailand di Koh Kong. Tempat itu terkenal dengan hutan mangrove yang di klaim katanya terluas di Asia Tenggara, selain itu khususnya anak anak bisa berkunjung ke Safari world mirip taman safari di kawasan puncak sana dengan menyaksikan pertunjukan binatang yang sangat menarik dan mengagumkan seperti Orang Utan Boxing, burung beo main sepeda, ikan lumba lumba seperti di ancol sampai pertunjukan harimau india yang besarnya ajubile bisa 1.5x besar harimau sumatra. Untuk penginapan tersedia banyak hotel yang murah, range antara US$20 – US$30 banyak ada disini sudah ber AC.

Selain di Koh Kong, kami juga menyebrangi perbatasan ke kota kecil di Thailand bernama Trat, kalo di Thailand apalagi kalo nggak nyari penganan yang serba berbau Duren, jenang duren, permen duren, dll. Duren disana harganya lumayan murah…3kg cuman US$1 atau 30 Bath saja alias Rp.8500.
15042011211

Karena Koh Kong ini terletak di dekat pantai dan Sungai besar, Seafood segar merupakan makanan yang murah pula disini, kami bahkan masih bisa menyaksikan orang lokal sini berburu ikan pari di pinggiran laut yang cuman dalamnya sebetis itu dengan tombak!
DSC02245

DSC02204

Kalo ada yang mau mencoba peruntungan juga ada casino mewah disini, dengan gedung bergaya venetian khas eropa, lumayan terang benderang dengan lampu warna warni yang dipsang di pinggir jalan.
DSC02197

DSC02183

Liburan kali ini selain murmer, juga menyenangkan karena dilakukan rombongan bersama saudara saudara setanah air. Ayo kapan mau kesini?

Taman bermain anak anak Gratis di Red monumen

Secara tak sengaja saya menemukan taman bermain baru ini, sewaktu mengantar istri ke salon. Saya menggunakan waktu untuk keliling di alun alun kota Phnom Penh di sekitaran Red monumen. Pada malam hari sekitar pukul setengah 8 malam, taman itu masih terlihat ramai dengan anak anak, maka saya putuskan keesokan harinya ingin mengajak si kecil kesana.

Keesokannya si kecil sudah tak sabar menelpon papanya agar pulang lebih cepat sehingga bisa ke taman bermain itu sebelum gelap. Sesampainya disana saya cukup tercengang untuk negara sekelas kamboja kok bisa bisanya membuat taman public ditengah tengah kota yang menurut saya cukup bagus. Jenis mainan yang bagus dan lengkap ditengah tengan taman yang didesign untuk rindang pada jangka panjang, toilet umum, serta kafe untuk orang tua yang mengantar.

kids playground

kids playground1

Untuk orang tua yang punya anak kecil seperti saya, taman ini cukup membantu sekali karena fasilitas yang ada didalamnya juga sangat membantu ketangkasan anak daripada setiap hari hanya main game online di dalam rumah, setelah bugar dari bermain, anak minta saya membantu tugas PR yang didapatnya dari sekolah dan tidurpun lebih lelap.

kids playground2

Pikir pikir sekorup korupnya pejabat disini, masih sempet sempetnya mikirin rakyat kecil dengan membangun ruang public yang asri dan gratis tentunya yang tidak hanya dinikmati oleh anak anak penerus generasi bangsa ini tetapi juga sarana ngobrol orang tuanya juga. Bagaimana dengan di Indo, seharusnya sebagai negara yang jauh lebih kaya, apakah hal hal seperti ini mendapatkan perhatian?

Penyebaran budaya makan tempe yang mendunia

Di kamboja sini khususnya di Ibukota Phnom Penh terdapat 4 restaurant Indonesia yang dimana karena kota yang kecil disertai dengan eratnya perkumpulan antar insan insan di perantauan tersebut membuat kami menjadi saling mengenal. Tidak hanya saling mengenal saja tapi semuanyapun terlibat aktif untuk kegiatan kegiatan yang diadakan oleh komuniti kami maupun yang diselenggarakan oleh kedutaan.

tempecambodia

Saya mempunyai teman yang mempunyai misi sebagai misionaris di kamboja, disela sela melakukan pekerjaannya sebagai misionaris dengan banyak bepergian di kampung kampung, keluar masuk provinsi di penjuru kamboja ini, ada hal yang menarik perhatian saya adalah bahwa teman ini memulai kegiatannya dengan membuat tempe. Tempe fresh ini tidak hanya dinikmati dan didistribusikan kepada kita kita di komuniti Indonesia tetapi juga diperkenalkan sebagai makanan alternatif baru untuk masyarakat kamboja yang tadinya tidak mengenal tempe sama sekali.

Beliau dalam kunjungannya ke kampung kampung mencoba memperkenalkan tempe dari rasa, hingga mengajak mereka untuk menikmati sajian dari tempe secara gratis. Lambat laun tidak menutup kemungkinan cara memproduksi tempe pun akan diajarkan sebagai bagian misi membangun kehidupan para penduduk di pedesaan kamboja agar lebih mandiri dan memperoleh penghasilanĀ  dari makanan alternatif ini.

Saya teringat akan kasus saling klaim budaya antara negara kita dengan negara tetangga kita tempo hari. Persoalan penyebaran budaya itu mungkin sudah dilakukan tidak hanya beberapa dekade lalu, tapi mungkin juga sudah lebih lama daripada itu. Seperti halnya bahasa, pakaian, lukisan, ukiran, tarian, dan lain sebagainya asalkan kita tidak berhenti dan terus melestarikan budaya kita sendiri, saya amat tidak yakin 100 tahun kedepan, kamboja akan mengklaim bahwa tempe adalah makanan khas mereka.

ATF 2011 di kamboja

Penyelenggaraan ATF/ Asean Tourism Forum 2011 yang ada di kamboja ini baru saja usai. Dimulai dari tanggal 15 sampai 21 January lalu tidak saja sebagai sarana untuk mempromosikan perusahaan yang bergerak di industri pariwisata saja tetapi juga sebagai sarana kongkow kongkow bertemu rekan rekan lama yang pada akhirnya terpisah di berbagai negara di Asean ini karena alasan pekerjaan.

atf1

ATF tahun ini diikuti semua negara negara Asean yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Philipina, Vietnam, Laos, Myanmar, Thailand, Brunei Darussalam dan tak lupa Kamboja sebagai tuan rumah . Tak kurang 1600 delegasi termasuk 400 internasional buyer dan 100 media ikut serta dalam perhelatan akbar di bidang pariwisata di kamboja ini. Setiap tahun negara host dalam ATF ini berputar sesuai dengan abjad negara yang bersangkutan, diawali dari tahun 1981 dari Malaysia. Seperti tahun 2010 kemarin diselenggarakan oleh negara yang berawalan B jadi Brunei Darusallam yang menjadi negara host, 2011 ini negara berawalan C atau Cambodia dan tahun depan seperti yang telah diduga, negara kita yang menjamu Indonesia dan seterusnya.

atf2

Seperti halnya exhibition yang lain, masing masing negara berlomba membuat design yang indah pada stan mereka yang mempresentasikan dan menjual destinasi destinasi yang mereka tonjolkan di masing masing negara tersebut. Bagi saya pribadi disela sela menjalankan pekerjaan di expo ada hal yang paling menarik adalah berjalan jalan ke stan Vietnam dan Indonesia untuk bertemu teman teman lama, yang dilanjutkan dengan makan diluar dan saling bertukar informasi.

Tahun 2012 mendatang ATF akan diadakan di Indonesia di kota Manado, semoga setidaknya bisa mendongkrak pariwisata Indonesia yang lain karena selama ini pariwisata indonesia terlalu identik dengan Bali. kini saatnya Manado berbenah dan membangun infrastruktur yang memadai agar ATF 2012 bisa menjadi momentum kebangkita pariwisata disana.

Nggandul euy!

Jepretan iseng, maklum pemandangan ini lumayan udah jarang ditemui terutama di ibukota Phnom Penh ini. Sewaktu baru keluar dari makan siang, eh saya langsung surprise di salib oleh motor ini. Berhubung pemandangan langka dan naluri bloggernya muncul, maka diabadikanlah foto ini…heee..

Read more »

Oktoberfest di Kamboja, mirip mirip tapi nggak mirip

Minggu kemarin, dalam rangka studi banding, saya bersama teman kantor datang menghadiri acara Oktoberfest di sebuah hotel di Phnom Penh yang berlansung dari tanggal 15 sampai 17 bulan ini. Sehubungan tahun depan hotel kami ingin membuat acara yang serupa, maka perlu kiranya melihat dan merasakan atmosfer yang terjadi di hotel lain dalam perhelatan pesta kumpul kumpul ala jerman dengan minum bir nya.

Read more »

Makna hari raya Pchum Ben Day

Bulan Oktober emang banyak liburnya, tanggal 7,8,9,10 adalah hari raya Pchum Ben day dan belum tanggal 29 ada coronation day dan tanggal 31 ada Raja Sihanouk’s Birthday (bapaknya King). Dengan total libur nasional sebanyak 25 hari dalam setahun, tinggal disini cukup menyenangkan, hingga tadi malam untuk membeli tiket bus ke vietnam sudah penuh semua tetapi akhirnya kami dapat tiket yang jam 5.30 pagi. Ah, gak papa yang penting liburan lagi.

Kali ini hanya ingin sharing tentang apa itu hari raya Pchum Ben day, sebenarnya hari raya ini adalah hari raya masyarakat kamboja untuk berdoa kepada para arwah leluhur yang telah meninggalkan mereka agar mendapat tempat yang baik di alam sana.

Kamboja percaya bahwa meskipun makhluk hidup kebanyakan bereinkarnasi pada kematian, karena karma buruk, beberapa jiwa…

Read more »

Pak Mentri bawa kabar berita.

Saya paling doyan acara kumpul kumpul yang diselenggarakan oleh KBRI. Selain bisa kumpul kumpul bersama rekan rekan yang jarang dijumpai juga biasa…..makan makan gratisnya…heee.

Pekan kemarin kami ditelpon oleh staff kedutaan disuruh berkumpul kali ini dirumah Pak Dubes karena kami kedatangan tamu penting yang ternyata Pak Mentri Marty Natalegawa, menteri luar negeri kita.

Read more »

Ngirit BBM!

Gimana jadinya kalo di Indonesia BBM jadi ditarik tanpa Subsidi. Disini (Kamboja) BBM emang tidak disubsidi, bisa dilihat di gambar berikut.

harga bensin

US$1 sama dengan 4100 real, nah kalo di plang harga menunjukan segitu berarti BBM disini sudah melebihi $1 alias kalo dirupiahkan sekitar Rp.9500an lah perliternya.

motor

Nah foto diatas adalah pemandangan rutin dimana berhubung hampir semua lampu merah disini ada penunjuk detiknya, makanya biar hanya menunggu 30 detikpun di lampu merah banyak motor yang mematikan mesin kendaraannya. Kelihatannya kayaknya mau ngirit banget tetapi kalo semua melakukannya ada enaknya juga lho, hawa sekitarnya tidak menjadi semakin panas.

Sayang hanya motor yang mau melakukannya, kalo mobil jelas mereka nggak mau. hayo buat yang naik motor, sudahkah anda sengirit itu?

Dirty Old Man

Suatu hari pagi pagi sekali kita udah ngobrol sesama teman di luar teman kantor. yang dibicarain apalagi kalo nggak seputar masalah kerjaan lengkap dengan tokoh utamanya yang tentunya kita kenal…heee… jadi cowok maupun cewek sama aja kalo lagi ngumpul ya suka nggosip juga.

Read more »