<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyindra's Weblog &#187; food</title>
	<atom:link href="http://boyindra.com/category/food/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boyindra.com</link>
	<description>Expate update</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 03:00:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Murahnya Miras di Phnom Penh</title>
		<link>http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 02:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[liquer]]></category>
		<category><![CDATA[phnom penh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=771</guid>
		<description><![CDATA[Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui saya adalah peminum serta perokok (walau gak banyak), makanya kalo jalan jalan kemana aja hal yang menarik buat saya adalah melihat toko toko yang menjual minuman keras. Ibarat seorang perempuan yang sukanya ke toko tas dan parfume saya senengnya liat jenis jenis minuman keras. Sekedar [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/08/17/menjadi-paskibra-di-kbri-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menjadi Paskibra di KBRI Phnom Penh'>Menjadi Paskibra di KBRI Phnom Penh</a> <small>Udara sungguh bersahabat pagi ini dengan agak sedikit mendung sehingga...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/19/toko-souvenir-murah-di-denpasar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Toko Souvenir murah di Denpasar'>Toko Souvenir murah di Denpasar</a> <small>Kalo lagi liburan emang kegiatan ngeblog jadi sangat terbengkalai, padahal...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/28/semua-bentuk-rumah-sama/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua bentuk rumah sama'>Semua bentuk rumah sama</a> <small>Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/18/ngirit-bbm/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngirit BBM!'>Ngirit BBM!</a> <small>Gimana jadinya kalo di Indonesia BBM jadi ditarik tanpa Subsidi....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/06/07/pak-mentri-bawa-kabar-berita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pak Mentri bawa kabar berita.'>Pak Mentri bawa kabar berita.</a> <small>Saya paling doyan acara kumpul kumpul yang diselenggarakan oleh KBRI....</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="wine rack by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4194486891/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2771/4194486891_50626ea3b7_m.jpg" alt="wine rack" width="240" height="180" align="left" /></a>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui saya adalah peminum serta perokok (walau gak banyak), makanya kalo jalan jalan kemana aja hal yang menarik buat saya adalah melihat toko toko yang menjual minuman keras. Ibarat seorang perempuan yang sukanya ke toko tas dan parfume saya senengnya liat jenis jenis minuman keras. Sekedar melihat perkembangannya karena hal ini masih merupakan ruang lingkup pekerjaan sebagai hotelier.</p>
<p>Kalo ngomongin toko wine dan minuman keras, di beberapa negara ASEAN tentunya mempunyai banyak koleksi minuman minuman keras yang beraneka ragam jenisnya, tapi kalo ngomongin harganya, saya yakin Kamboja adalah yang termurah.</p>
<p>Kalo mau dibandingkan Indonesia dan Malaysia sudah tentu negara ini masuk kotak, karena sudah pasti harganya mahal tetapi waktu saya bandingkan dengan Vietnam yang dimana 1US$ nya sampai 19,000 dong alias lebih dari 4 kali lipatnya uang kamboja yang 1US$ hanya 4000 real. Kalo di kurs in juga masih mahal.</p>
<p>Bagaimana dengan Thailand? Pengalaman saya Thailand tidak hanya di Bangkok ataupun di Pattaya harga masih lebih mahal dari di Vietnam. Walau belum mengunjungi Laos dan Myanmar, menurut teman saya distributor wine yang orang prancis, tax disana lebih mahal dari kamboja.</p>
<p>Banyak yang mengatakan sebenarnya tidak ada tax di kamboja hanya uang pungli untuk pejabat pejabat disini saja. Jika berani memasok dengan volume besar, tidak hanya menguntungkan tetapi bisa juga menekan harga jual menjadi lebih murah.</p>
<p>Bagi yang suka minum wine mungkin heran setelah melihat banyak wine prancis yang dijual mulai dari harga $3 (Rp.30.000) saja. Yang laris berkisar dari $4 sampai $6. Demikian pula wine spanyol dan Italy yang cukup populer disini.</p>
<p>Banyak toko yang memang khusus menjual wine ini, koleksinya memang mengaggumkan dari berbagai negara seperti South Africa, Australia, Chille, California, Argentina sampai yang populer tadi italy, spanyol dan Prancis.</p>
<p><a title="wine shelfing cambodia by jayasob, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/4200189042/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2646/4200189042_cfe9c97455.jpg" alt="wine shelfing cambodia" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Mungkin ada yang pernah mendengar banyak orang tua yang suka minum anggur kolesom yang di indo terkenal dengan cap orang tua. Nah minum red wine ternyata bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah stroke. Makanya sering terdengar kabar banyak orang prancis yang jarang sekali terkena stroke karena terbiasa mengkomsumsi red wine ini.</p>
<p>Untuk miras yang lain, relatif tidak banyak perkembangan. Hanya buat penggemar vodka, disini banyak sekali vodka dari Russia yang harganya murah banget sekelas vodka topi miring buatan Indonesia yang sering kena razia itu. Harga berkisar $3 &#8211; $6 dengan tulisan Russia yang kita gak ngerti apa artinya..heeee. Variasinya juga banyak ada yang rasa apricot, buah kiwi dan lainnya melengkapi rasa yang sudah ada sebelumnya seperti citrus, rasberry, dll.</p>
<p>Kalo anda bertanya bagaimana miras kamboja dibandingkan dengan harga Duty Free di airport? wow jelas masih lebih murah di kamboja donk, buat saya duty free itu hanya stempel aja, ada yang bilang duty free di Hongkong murah murah ternyata waktu berkunjung kesana nggak juga tuh.</p>
<p>Mungkin kalo dari segi harga, pengalaman saya pernah mendapati yang lebih murah dari kamboja, yaitu di St.Thomas sebuah virgin island kepunyaan Amerika di kepulauan karibia. Itu emang lebih murah, tapi khan jauh banget disana. Lagian itu udah dulu banget, sekarang saya udah nggak tau lagi.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/08/17/menjadi-paskibra-di-kbri-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menjadi Paskibra di KBRI Phnom Penh'>Menjadi Paskibra di KBRI Phnom Penh</a> <small>Udara sungguh bersahabat pagi ini dengan agak sedikit mendung sehingga...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/19/toko-souvenir-murah-di-denpasar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Toko Souvenir murah di Denpasar'>Toko Souvenir murah di Denpasar</a> <small>Kalo lagi liburan emang kegiatan ngeblog jadi sangat terbengkalai, padahal...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/12/28/semua-bentuk-rumah-sama/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua bentuk rumah sama'>Semua bentuk rumah sama</a> <small>Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/18/ngirit-bbm/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngirit BBM!'>Ngirit BBM!</a> <small>Gimana jadinya kalo di Indonesia BBM jadi ditarik tanpa Subsidi....</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/06/07/pak-mentri-bawa-kabar-berita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pak Mentri bawa kabar berita.'>Pak Mentri bawa kabar berita.</a> <small>Saya paling doyan acara kumpul kumpul yang diselenggarakan oleh KBRI....</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blackberry memang mahal</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/09/28/blackberry-memang-mahal/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/09/28/blackberry-memang-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 01:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[fruit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Jepretan iseng.  Terus terang saya juga baru ngeh yang namanya blackberry yang satu ini. Ternyata nggak cuman handphonenya yang mahal yang original yang juga bisa dimakanpun juga mahal.

Waktu saya ambil, bini saya komen, blackberry seprintil begitu kalo dimakan sendiri, jangankan bikin kenyang, jadi jigong juga kagak&#8230;haaaa
oalaaa, wong aku ambil cuman buat di photo kok.


Related [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/02/08/semua-tki-memang-pahlawan-devisa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua TKI memang pahlawan devisa'>Semua TKI memang pahlawan devisa</a> <small>Suatu siang di kantin kantor, kami dari berbagai bangsa ada...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/25/biji-lotus-goreng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biji Lotus goreng'>Biji Lotus goreng</a> <small>Salah satu oleh oleh yang wajib dibeli oleh istri saya...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jepretan iseng.  Terus terang saya juga baru ngeh yang namanya blackberry yang satu ini. Ternyata nggak cuman handphonenya yang mahal yang original yang juga bisa dimakanpun juga mahal.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/31301299@N02/3957965928/" title="P260909_19.26 by jayasob, on Flickr"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2421/3957965928_a889cfca0d.jpg" width="500" height="375" alt="P260909_19.26" /></a></p>
<p>Waktu saya ambil, bini saya komen, blackberry seprintil begitu kalo dimakan sendiri, jangankan bikin kenyang, jadi jigong juga kagak&#8230;haaaa</p>
<p>oalaaa, wong aku ambil cuman buat di photo kok.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2010/02/08/semua-tki-memang-pahlawan-devisa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Semua TKI memang pahlawan devisa'>Semua TKI memang pahlawan devisa</a> <small>Suatu siang di kantin kantor, kami dari berbagai bangsa ada...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/05/25/biji-lotus-goreng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biji Lotus goreng'>Biji Lotus goreng</a> <small>Salah satu oleh oleh yang wajib dibeli oleh istri saya...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/09/28/blackberry-memang-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika musim duren tiba</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/06/15/ketika-musim-duren-tiba/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/06/15/ketika-musim-duren-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 02:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[kamboja]]></category>
		<category><![CDATA[duren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=589</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingatkah pada tahun 90an judul ini merupakan judul film yang dibintangi Ongky Alexander yang sangat terkenal dijamannya.Sutradaranya pun kalo gak salah Teguh karya(betul gak sih?).
Tapi judul diatas nggak ada hubunganya dengan judul film yang terkenal itu. Saya cuman mau cerita aja kalo di kamboja sekarang memang lagi musim duren.Dimana mana ada duren, padahal selama [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-591" title="duren" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/06/duren.jpg" alt="duren" width="240" height="180" />Masih ingatkah pada tahun 90an judul ini merupakan judul film yang dibintangi Ongky Alexander yang sangat terkenal dijamannya.Sutradaranya pun kalo gak salah Teguh karya(betul gak sih?).</p>
<p>Tapi judul diatas nggak ada hubunganya dengan judul film yang terkenal itu. Saya cuman mau cerita aja kalo di kamboja sekarang memang lagi musim duren.Dimana mana ada duren, padahal selama ini pasokan duren memang selalu ada karena duren yang tak mengenal musim disuplai dari Thailand.Mirip dengan di Jakarta yang sudah membudidayakan duren yang tak kenal musim dengan teknologi pertanian masa kini.</p>
<p>Tapi untuk duren tradisional, bulan bulan ini memang lagi musimnya sehingga di jalan jalan mereka menjual duren dengan 3 jenis yang dijual terpisah tapi ukuran besarnya sama sama besar dengan duren Thailand. 2 jenis duren itu yaitu dari provinsi kampong charm  dan provinsi kompot.</p>
<p>Bagaimana dengan rasanya? Berhubung saya bukan ahli duren kayaknya semua jenis duren ini rasanya hampir sama, mirip duren mentega yang kandungan alkoholnya sedikit sekali dan rasanya yang manis dari permukaan luar sampai dalam. Yang membedakan hanya duren Thailand masih jadi pemenang karena biji nya yang kecil sehingga daging durennya pastinya lebih tebal dari pesaingnya yang lokal.</p>
<p>Yang menggembirakan apalagi,  kalo harganya jadi dibanting murah karena memang saat ini duren lagi kelebihan pasokan. Kalo lagi tidak musim 1 kilonya bisa mencapai 8000 real atau Rp.20.000 tetapi kali ini harganya hanya setengahnya sekitar 3500 sampai 4000 real per kilogram.</p>
<p>Saya jadi teringat sewaktu nonton Tv tentang pameran duren di Taman Mini beberapa waktu yang lalu yang menyediakan puluhan jenis duren dari berbagai provinsi di Tanah air. Itu sudah pasti lebih seru!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/17/jambu-klutuk-tanpa-klutuk-yang-bikin-resah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah'>Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah</a> <small>Berita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2009/10/05/sampai-jumpa-lagi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sampai Jumpa lagi'>Sampai Jumpa lagi</a> <small>Judul ini jangan diartikan macam macam, berhubung penulisnya males ngasi...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/06/15/ketika-musim-duren-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangan klasifikasi hotel berbintang</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/06/02/perkembangan-klasifikasi-hotel-berbintang/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/06/02/perkembangan-klasifikasi-hotel-berbintang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 03:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[Menyambung tentang perkataan “susah ngangkatnya” di artikel sebelumnya, saya malah mendapat ilham menulis artikel lebih lanjut untuk sekedar sharing dengan sahabat blogger untuk mengenal lebih lanjut tentang basic pengetahuan klasifikasi hotel berbintang di tinjau dari nama hotel tersebut.
Selama ini mungkin sahabat sering lewat dan melihat hotel hotel dengan berbagai bentuk bangunan dan nama yang kebanyakan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/12/horee-udah-setahun/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Horee, Udah Setahun!'>Horee, Udah Setahun!</a> <small>Wah gak percaya kalo orang kayak saya gini udah ngeblog...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-568" title="hotel" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/06/hotel.jpg" alt="hotel" width="182" height="240" />Menyambung tentang perkataan “susah ngangkatnya” di artikel sebelumnya, saya malah mendapat ilham menulis artikel lebih lanjut untuk sekedar sharing dengan sahabat blogger untuk mengenal lebih lanjut tentang basic pengetahuan klasifikasi hotel berbintang di tinjau dari nama hotel tersebut.</p>
<p>Selama ini mungkin sahabat sering lewat dan melihat hotel hotel dengan berbagai bentuk bangunan dan nama yang kebanyakan dari luar negeri.Yah perlu diakui juga bahwa pengusaha kita orang Indonesia yang berbisnis di perhotelan memang terkenal di luar negeri dengan pengusaha yang suka membeli franchise atau system bisnis dari luar negeri. Selain system bisnis yang bagus juga karena jaringan yang luas mempermudah si pemilik hotel jaringan mendapatkan bisnis atau tamu tamu dari luar.Salah satu alasan yang lain ialah tidak perlu susah susah membangun reputasi padahal bayar fee nya lumayan besar, beberapa persen dari penghasilan hotel itu.</p>
<p>Berbicara mengenai reputasi, di Amerika nama hotel yang diciptakan merupakan suatu produk yang memang sudah di ciptakan untuk suatu segment tertentu dengan klasifikasi bintangnya. Untuk itu sebagai gambaran awal dan itung itung tambahan pengetahuan, maka saya bermaksud untuk menyajikan data tentang nama nama hotel tersebut.</p>
<p>Luxury/First Class/ Full Service<br />
- Hyatt<br />
- Westin<br />
- Stouffer<br />
- Ritz Carlton<br />
- Four Season<br />
- Marriott<br />
- Omni<br />
- St. Regis<br />
- Regent<br />
- Mandarin Oriental<br />
- Shangrilla, dll</p>
<p>All Suites<br />
- Embassy Suites<br />
- Lexington Hotel Suites<br />
- Park Suites Hotels<br />
- Residence Inns<br />
- Inn Suites International,dll</p>
<p>Major Multi – Product Chains</strong> (Franchise yang biasanya bisa dimiliki lebih dari satu di satu kota dengan owner yang berbeda)<br />
- Hilton<br />
- Holiday Inn<br />
- Radisson<br />
- Ramada<br />
- Quality<br />
- Best Western<br />
- Howard Johnson<br />
- Hotel Ibis<br />
- Mercure<br />
-Novotel,dll</p>
<p>Inns/Motels/Budget<br />
- Days Inns<br />
- Motel 6<br />
- Best Value Inns<br />
- Super 8 Motels, dll</p>
<p>Yang mengenai daftar nama tadi mungkin ada yang di kenal juga mungkin banyak yang baru mendengar. Seiring dengan perkembangan jaman, hanya beberapa produk hotel yang memang benar benar mempunyai reputasi yang seimbang walaupun di beberapa Negara yang berbeda,maksudnya ada yang brand ini luxury tapi di negara lain belum tentu kondisinya sama. Bagaimana dengan klasifikasi bintangnya? Mengenai ini jika berbicara kenyataan di lapangan, juga banyak pergeseran di karenakan seperti yang saya katakan tadi, reputasi yang berbeda beda di setiap Negara,seperti contohnya di Indonesia produk Ramada merupakan hotel bintang 4 tetapi di China dengan bentuk bangunan yang megah dengan gedung yang tinggi, klasifikasinya dimasukan ke bintang 5.</p>
<p>Saya yakin ini juga terjadi di level level perusahaan komunikasi, televisi, perminyakan, perbankan, maskapai penerbangan dan bidang bisnis lainnya. Dengan memahami benar benar positioning masing masing perusahaan, maka tidak heran banyak yang begitu antusias jika berbicara ingin bekerja di perusahaan tertentu, misalnya lebih bergengsi kalo harus kerja di Shangrilla daripada Ibis, Telkomsel daripada mobile 8, Trans TV daripada lokal TV Jakarta, dsb. Padahal belum tentu penghasilan yang didapat jauh berbeda malah bisa menjadi sesuatu yang merugikan seperti yang pernah saya ulas di <a href="http://boyindra.com/2009/02/13/bahaya-kenyamanan-tempat-kerja-dalam-pengembangan-karir-1/">sini </a>dan <a href="http://boyindra.com/2009/02/13/bahaya-kenyamanan-tempat-kerja-dalam-pengembangan-karir-2/">sini</a> untuk karir ke depannya.Pengalaman terakhir sewaktu di Singapura, gaji staff untuk hotel hotel berbintang malah hampir sama kisarannya apalagi untuk uang lemburnya, yang membedakan hanya apakah dia warga negara Singapore asli atau tidak.</p>
<p>Menurut pendapat pribadi saya fenomena &#8220;susah ngangkatnya&#8221; itu relatif sifatnya. Bagaimana menurut anda?</p>
<p>Sumber: Ronald A Nykiel, Phd.,CHA,”Marketing in the Hospitality Industry” 1990</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/12/horee-udah-setahun/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Horee, Udah Setahun!'>Horee, Udah Setahun!</a> <small>Wah gak percaya kalo orang kayak saya gini udah ngeblog...</small></li>
<li><a href='http://boyindra.com/2010/01/12/murahnya-miras-di-phnom-penh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Murahnya Miras di Phnom Penh'>Murahnya Miras di Phnom Penh</a> <small>Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/06/02/perkembangan-klasifikasi-hotel-berbintang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dam Gio : Pesta memperingati kematian</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/03/08/dam-gio-pesta-memperingati-kematian/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/03/08/dam-gio-pesta-memperingati-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 10:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[alcohol]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[drink]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[Haa..asli saya bingung bikin judulnya. Lagi blank nih. Kalo di Indo itu sama saja dengan peringatan 100 hari, atau 1000 hari kematian salah satu keluarga kita, kakek misalnya.
Suatu hari sewaktu saya hendak jalan jalan keluar hotel karena sedang libur, tiba tiba teman baru saya bapak bapak tukang taxi ini memanggil saya di kejauhan. Setelah saya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Haa..asli saya bingung bikin judulnya. Lagi blank nih. Kalo di Indo itu sama saja dengan peringatan 100 hari, atau 1000 hari kematian salah satu keluarga kita, kakek misalnya.</p>
<p>Suatu hari sewaktu saya hendak jalan jalan keluar hotel karena sedang libur, tiba tiba teman baru saya bapak bapak tukang taxi ini memanggil saya di kejauhan. Setelah saya hampiri, dia mengajak saya untuk datang ke rumahnya sekarang juga karena keluarganya sedang memperingati <strong>&#8220;Dam Gio&#8221;</strong> atau peringatan Tahunan buat ayahnya yang meninggal beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Setelah saya sampai di rumahnya, saya bingung, lah ini upacara kematian apa ulang tahun makan makan? kok udah banyak orang penuh dengan bir dan makanan serta orang duduk melingkar mirip acara <a href="http://boyindra.com/2009/01/22/ngelmu-boyin-jurus-mabuk-bertahan-di-kaleng-ke-17/">minum ampe mabuk itu.</a></p>
<p>Tapi teman saya itu sulit menjelaskannya dalam bahasa inggris karena keterbatasannya dalam berbahasa, jadi kami pake body language aja..heee. Saya disuruhnya ke kamar utama disana ada beberapa dupa. 3 dupa di bakar dan diberikan ke saya, dan mirip di film film kungfu, dupa itu di naik turunkan sebanyak 3 kali dan di tancap di tempat dupa yang ada foto almarhum sebagai bentuk penghormatan lah sepertinya.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-484" title="pestabir" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/03/pestabir.jpg" alt="pestabir" width="375" height="500" />Menurut orang orang sana, hanya beberapa keluarga tertentu saja yang merayakannya besar besaran, tergantung dari kemampuan finansial masing masing. Kebetulan teman saya ini termasuk orang berada di desanya, maklum di bawah tempat pesta itu adalah toko tempat distributor beras, minyak goreng dan ikan asin. Untuk ukuran sini udah borju lah, terbukti saat pesta beliau sudah siap dengan belasan box bir (1 box = 24 kaleng) dan 3 kali courses atau makanan yang disajikan dari makanan pembuka, pesta udang ampe kepiting telur.</p>
<p>Saya tidak dapat mengorek tentang tujuan dari pesta ini karena keterbatasan bahasa inggris teman saya ini. Setelah sampai di hotel saya tanya ke anak buah saya dan dikatakan bahwa itu adalah tradisi yang ada disini, dan jika di pesta kan besar besaran setiap tahun nya adalah sebagai perwujudan rasa sukur bahwa sepeninggal almarhum atau mereka menganggapnya sebagai leluhur, orang yang sudah meninggal itu masih memberkati dan memberi berkah ke anak cucu sehingga mereka menikmati hidup yang layak di dunia. Nah makanya dengan rejeki itu mereka mengadakan pesta itu setiap tahun.</p>
<p>Lalu terakhir saya tanya lagi, kalo seandainya yang telah meninggal itu kakek, nenek, ayah, ibu mertua misalnya berarti mereka ngadain pestanya 4 kali dalam setahun donk? mereka jawab iya.</p>
<p>Wah wah, saya kudu banyak teman lokal disini kayaknya, karena bisa tiap minggu saya ikutan party ama minum bir gratis..hahahaha&#8230;.itung itung mereka ngundang <a href="http://boyindra.com/2009/01/22/ngelmu-boyin-jurus-mabuk-bertahan-di-kaleng-ke-17/">pak camat</a> lah..hiii</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/03/08/dam-gio-pesta-memperingati-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>56</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dragon Fruit, perkebunan di lahan berpasir</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/03/01/dragon-fruit-perkebunan-di-lahan-berpasir/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/03/01/dragon-fruit-perkebunan-di-lahan-berpasir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 02:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[chit chat]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Nyambung lagi edisi jalan jalan Vietnam..heee, kemarin udah saya ceritakan desa nelayan yang deket ama tempat kerja saya dan gurun pasir, maka sekarang saya mau cerita tentang lahan pertanian yang dimanfaatkan mereka selain sawah.
Terus terang kota Phan Thiet atau termasuk dalam wilayah provinsi Binh Thuan tanahnya gak cocok buat sawah, karena rada gersang dan berpasir, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/12/horee-udah-setahun/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Horee, Udah Setahun!'>Horee, Udah Setahun!</a> <small>Wah gak percaya kalo orang kayak saya gini udah ngeblog...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-472" title="thanh-long" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/02/thanh-long.jpeg" alt="thanh-long" width="124" height="124" />Nyambung lagi edisi jalan jalan Vietnam..heee, kemarin udah saya ceritakan desa nelayan yang deket ama tempat kerja saya dan gurun pasir, maka sekarang saya mau cerita tentang lahan pertanian yang dimanfaatkan mereka selain sawah.</p>
<p>Terus terang kota Phan Thiet atau termasuk dalam wilayah provinsi Binh Thuan tanahnya gak cocok buat sawah, karena rada gersang dan berpasir, maka dari itu pertanian yang cocok  disana sampai terkenal dengan hasil pertaniannya yaitu berkebun Buah Naga (Dragon fruit).</p>
<p>Kalau mau pulang ke Saigon atau Ho Chi Minh nama lainnya, kita akan melewati perkebunan rakyat atau yang di kelola oleh perusahaan besar yang menanam Buah Naga ini. Jarak dari kota Phan Thiet hanya sekitar 15 km saja. (pokoknya yang dekat dekat tak publish..hee)</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-473" title="fruit-dragon1" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/02/fruit-dragon1.jpg" alt="fruit-dragon1" width="400" height="300" /></p>
<p>Konon Dragon fruit atau bahasa lokal disini menyebutnya Thanh Long adalah buah yang berasal dari Cina walau ada juga yang menyebutkan berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. padahal dulu saya pernah jalan jalan ke Meksiko tapi gak nemu ada orang yang jual ini tuh?. Ada yang buahnya berwarna putih dan juga berwarna merah.  Nah kalo yang warna merah tuh saya pernah nonton di indosiar, ada petani di bogor yang menanam juga walau dalam area yang gak begitu besar. Di vietnam sebagian besar hanya menjual yang dagingnya berwarna putih.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-474" title="frit-dragon2" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/02/frit-dragon2.jpg" alt="frit-dragon2" width="389" height="500" /></p>
<p>Mengenai kasiatnya? katanya sih bisa menurunkan kolesterol dan memperhalus wajah (ayo yang para wanita!) selain itu mengatasi sembelit dan mengobati darah tinggi.</p>
<p>Mengenai harga, sewaktu musim sepi antara bulan May sampai Oktober gitu saya melihat harga di pinggir jalan ditulis besar besar sekitar 10.000 VND (baca. Vietnam dong) atau sekitar Rp.6000 perkilo nya dan saya yakin masih bisa ditawar. Bisa di bandingkan di carefour berapa yah? dulu sih sekitar Rp.25.000an kali.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-475" title="dragon-fruit4" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/02/dragon-fruit4.jpg" alt="dragon-fruit4" width="520" height="309" /></p>
<p>Teringat dulu sekitar 12 tahun yang lalu, sewaktu jadi tukang bersih bersih kamar di Singapura. Waktu itu saya heran dengan buah ini karena belum pernah lihat sebelumnya, pas saya pegang, auntie auntie (sebutan buat ibu ibu tua disana) teriak kesaya, &#8220;Don&#8217;t touch that! That&#8217;s  S$5 expensive fruit!&#8221; katanya galak. Busset deh,  dalam hati saya heran,  masak buah sebiji  gini harganya Rp. 35.000 perak (Sin dollar soalnya). Ternyata namanya juga orang hotel, kalo tamu gak mau ya daripada di buang, yah pastinya kita yang makan pada akhirnya heee&#8230;akhirnya kenal lah saya dengan buah ini.</p>
<p>Gak nyangka 12 tahun kemudian malah kerja di daerah penghasil buah naga ini dan tiap pagi sarapan ini gratis dicampur pake yogurt..ehhmm sedep bro.</p>
<p>Ps. ngomong ngomong ada yang mau tanam buah gini di indo dalam jumlah besar? saya mau deh yang bantuin cari bibitnya trus tak eksport ke Indo&#8230;.hahaha&#8230;..nyambi nih boyin.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/10/12/horee-udah-setahun/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Horee, Udah Setahun!'>Horee, Udah Setahun!</a> <small>Wah gak percaya kalo orang kayak saya gini udah ngeblog...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/03/01/dragon-fruit-perkebunan-di-lahan-berpasir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngelmu Boyin (jurus mabuk): Bertahan di kaleng ke 17</title>
		<link>http://boyindra.com/2009/01/22/ngelmu-boyin-jurus-mabuk-bertahan-di-kaleng-ke-17/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2009/01/22/ngelmu-boyin-jurus-mabuk-bertahan-di-kaleng-ke-17/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 17:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[drink]]></category>
		<category><![CDATA[social]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Bulan January ini saya namakan bulan pembawa berkah sekaligus bulan racun. lho alasannya? iya karena bulan January ini di Vietnam akan memperingati Tahun Baru Vietnam atau dikenal dengan istilah Tahun Baru &#8216;Tet&#8217; karena mereka masih memakai sistim penanggalan Lunar atau Lunar kalender.
Karena menyambut Hari raya besar inilah di setiap company banyak diadakan pesta seperti pesta [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-384" title="heineken2" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2009/01/heineken2.jpg" alt="heineken2" width="231" height="240" />Bulan January ini saya namakan bulan pembawa berkah sekaligus bulan racun. lho alasannya? iya karena bulan January ini di Vietnam akan memperingati Tahun Baru Vietnam atau dikenal dengan istilah Tahun Baru &#8216;Tet&#8217; karena mereka masih memakai sistim penanggalan Lunar atau Lunar kalender.</p>
<p>Karena menyambut Hari raya besar inilah di setiap company banyak diadakan pesta seperti pesta perusahaan yang setiap setahun sekali, pesta antar departemen, pesta kawinan, pesta individual dan lain sebagainya. Bonus pun banyak dibagikan di tahun ini, dari gaji ke 13 sampe THR dan bonus tanggal merah (ada 3 tanggal merah bulan ini).</p>
<p><span id="more-382"></span></p>
<p>Selama di Vietnam dan bergaul dengan masyarakatnya,  saya mendapati bahwa mereka ini suka pesta jika punya rejeki berlebih, mirip mirip dengan beberapa sahabat saya yang orang Manado, walau nggak semua orang Manado suka pesta lho.</p>
<p>Alhasil, bulan january ini saya bak <strong>pak Camat</strong> yang keliling menghadiri beberapa undangan dari pesta kawinan, pesta antar departemen, sampai undangan dari teman teman di luar hotel.</p>
<p>Kalo sudah pesta apalagi kalo tidak berkaitan dengan makanan dan minuman. kalo makanan sangat beragam tapi kalo minuman bisa 100% saya bilang mereka hanya ngebir! Di Vietnam banyak juga arak, tapi tidak terkenal dan jarang sekali peminatnya karena mungkin proses fermentasi/destilasinya yang tidak bersih.</p>
<p>Dalam hal nge bir dan dunia percowokan (bahasa apaan nih..) disini, sudah biasa bahwa penghormatan diberikan kepada siapa yang bertahan lebih lama serta siapa yang mampu memeriahkan suasana pesta, alhasil pasti diundang terus kalo ada pesta.</p>
<p>Nah dalam hal ngebir ada beberapa teknik khusus a la Boyin yang saya dapat dari pengalaman dan beberapa dari bapak saya yang dulunya pemain band itu.</p>
<p><strong>Persiapan</strong></p>
<p>Ini klasik lah, tubuh musti cukup tidur dan tidak habis bekerja keras dalam artian fisik maupun pikiran. Karena ada contohnya beberapa orang yang kalo dilanda stress bawaanya mau kebelakang melulu. Nah dalam kondisi kayak gini kok malah mau lomba minum bir sedangkan perutnya aja masih bermasalah.</p>
<p><strong>Posisi</strong></p>
<p>Ambil posisi senyaman mungkin yang dimana otot perut akan sedikit bekerja dan berkontraksi. Jika a la tradisionil disini yang duduk melingkar dan bersila maka biasanya saya langsung cari yang dekat tembok agar bisa bersandar. Usahakan punggung harus bersandar agar perut tidak menekuk.</p>
<p><strong>Indikasi awal</strong></p>
<p>Indikasi awal ini penting agar anda tahu kondisi tubuh anda sebenarnya dalam menyerap bir dan mengurangi mabuk. Jika pada kaleng kedua anda belum merasakan ingin kebelakang, nah siap siap mabuk lebih cepat atau keluar dari pertarungan saja, berarti tubuh belum bisa mensirkulasi dengan baik. salah satu teknik andal agar lebih lama bertahan adalah sering seringlah buang air (kencing maksudnya). mirip prinsip akuntasi FIFO (first in first out). Jika tidak,  selain perut berisi lebih banyak air sehingga anda tidak ingin minum lagi,  jika dipaksakan maka keinginan untuk muntah akan muncul. selain itu,  sirkulasi yang tidak teratur akan menstimulasi alkohol ke otak dan lebih cepat mabuk.</p>
<p><strong>Teknik awal</strong></p>
<p>Saya belum pernah nemu peminum yang gak ngerokok jadi nggak bisa ngajarin khusus untuk yang bukan perokok. Merokok akan lebih baik kalo rokok putih bukan kretek disebabkan karena rokok putih membuat tenggorokan jadi lebih seret. Ciri khas bir adalah menstimulasi peminum agar minum lagi, jadi tenggorokan akan kering kalo ditambah dengan rokok putih maka keinginan minum akan bertambah (tambah seret soalnya). makanan pun seperti yang udah pada semua tahu yaitu makanan yang bikin seret juga seperti krupuk/crackers, kacang dan sejenisnya.</p>
<p><strong>Godaan</strong></p>
<p>Dalam pesta apalagi skala tradisional disini, akan ada permainan seperti berjoget, bernyanyi dan banyak tertawa karena banyak yang membuat joke/lelucon untuk menyegarkan suasana. sekali lagi usahakan jangan membuat perut terkocok terlalu sering karena alkonol..eh maap alkohol akan cepat naik.</p>
<p><strong>Teknik Inti</strong></p>
<p>Biasanya memasuki kaleng ke 7 (1 kaleng = 330 ml x 7 = 2.3 lt) para peserta biasanya sudah mulai rontok drastis secara alamiah. Yang awalnya 35 orang cowok yang memeriahkan suasana hingga tinggal 6 atau 7 orang saja. Pembicaraan pun harus mulai hati hati, jika sekiranya akan menimbulkan konflik secepatnya hindari atau iyakan saja si pembicara tersebut. tidak semua orang bisa mengontrol emosi. emosi yang terkontrol membuat anda makin disegani.</p>
<p>Perut biasanya mulai begah, anda harus atur bener bener pernafasan anda, perhatikan jika tanpa disadari perut tertekuk. irit irit dalam bernafas, jangan pernah menghirup nafas dalam dalam dan teruslah rutin ke belakang minimal setiap 2 kaleng sekali. Bagaimana dengan rokok? o..itu kudu ngebul terus, khan membuat tenggorokan kering..heee..selain itu juga mengurangi begah</p>
<p><strong>Penutupan</strong></p>
<p>Biasanya di kalangan peminum jika peserta tinggal kurang dari 5, adakalanya kita harus inisiatif untuk mengatakan harus pulang atau memimpin pembubaran party lah, karena percakapan dan tetek bengek lainya sudah amat tidak menarik. Tidak perlu merasa kalah. Dengan menampakkan raut muka yang tetap tegar malah akan mencerminkan kelas anda sebagai peminum karena sebenarnya peserta lainnya juga ngarep banget bubar. sama sama udah gak kuat.</p>
<p>Ini sebenernya rahasia yang banyak orang nggak nyadar yang pada akhirnya malah malu maluin diri sendiri dengan bergaya bertahan trus pada akhirnya malah muntah di kamar mandi atau melakukan ulah yang lain seperti nyenggol gelas ampe pecah, dan lain sebagainya.</p>
<p>Nah berakhirlah ngelmu boyin edisi premium ini, jika ingin copas tolong sertakan sumbernya yah karena ini murni pengalaman pribadi. Buat yang suka minum juga, bisa sharing disini biar tambah lengkap ilmu kita..heee</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2009/01/22/ngelmu-boyin-jurus-mabuk-bertahan-di-kaleng-ke-17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>79</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kambing bakar ala vietnam</title>
		<link>http://boyindra.com/2008/12/23/kambing-bakar-ala-vietnam/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2008/12/23/kambing-bakar-ala-vietnam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 18:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Experience]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini kita cerita santai dulu yah. Pasti banyak banget yang suka makanan yang dari bahan kambing, dari kambing guling, sate kambing sampai gule kambing.

Di deket hotel saya sekitar 7 kilometer, berjejer warung yang menyediakan spesial daging  kambing  yang tentunya rada lain dengan di Indo (ya iyalah, kalo sama ngapain di posting).
Setiap ada [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini kita cerita santai dulu yah. Pasti banyak banget yang suka makanan yang dari bahan kambing, dari kambing guling, sate kambing sampai gule kambing.</p>
<p><span id="more-286"></span></p>
<p>Di deket hotel saya sekitar 7 kilometer, berjejer warung yang menyediakan spesial daging  kambing  yang tentunya rada lain dengan di Indo (ya iyalah, kalo sama ngapain di posting).</p>
<p>Setiap ada waktu saya dan teman teman selalu berkunjung kesana karena memang rasanya yang khas dan cara makan yang baru menarik perhatian saya sehingga ingin selalu balik lagi.</p>
<p>Di Warung khusus daging kambing ini disediakan bermacam pilihan antara lain, kambing steam (kukus), kambing goreng yang dimana kita sendiri yang goreng dengan kompor kecil, kambing steamboat, juga dengan kompor kecil lengkap dengan piring besar berisi mi kering, sayur sayuran, tahu putih untuk di celupin satu persatu di wajannya yang telah mendidih, serta yang terakhir kambing bakar atau panggang.</p>
<p>Sama dengan sajian makanan kambing lainnya, semuanya kita yang proses sendiri pihak warung hanya menyediakan mentahnya yang sudah di rendam dengan bumbu khas mereka. Jadi intinya kita yang nggodok sendiri, nggoreng sendiri dan mbakar sendiri..hee</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-312" title="lau-de2" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/12/lau-de2.jpg" alt="lau-de2" width="458" height="343" /></p>
<p>Dari semua proses makanan kambing yang saya coba, bumbu yang paling enak hanya kambing bakar. Kambingnya di rendam dengan bumbu dan di campur minyak wijen serta biji wijen sehingga harum sewaktu di bakar. menu pelengkapnya yaitu sayur sayuran yang saya gak ngerti namanya, dengan &#8216;lady finger&#8217;. sorry saya gak ngerti bahasa Indonya lady finger tapi coba buka di image google pasti anda ngerti deh.</p>
<p>Bumbu lain yang harus disiapkan ialah sambel colenak nya (bukan dari bandung lho) yaitu perpaduan saus tahu yang sudah halus kayak yogurt dengan sambel ulek goreng ala mereka.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-311" title="lau-de1" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/12/lau-de1.jpg" alt="lau-de1" width="458" height="343" /></p>
<p>Nah sekarang cara makannya. Kambing yang sudah d potong tipis tipis di panggang di sertai si lady finger ini. Setelah matang anda kudu menyiapkan kertas nasi atau mirip kulit lumpia diatasnya ditaruh sayur sayuran lalu daging kambing bakarnya serta si ladi fingernya lalu di gulung kayak kita menggulung lumpia. Terakhir ya tinggal di cocol deh ke sambelnya, buka mulut langsung arahkan ke gawang dan gooolllll&#8230;uenak tenannn&#8230;!!</p>
<p>Wah saya salah nih, nulis postingan gini kok pas jam kerja siang siang lagi&#8230;jadi pingin kesono.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2008/12/23/kambing-bakar-ala-vietnam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangkrik goreng ini, bukan kecoak</title>
		<link>http://boyindra.com/2008/12/09/jangkrik-goreng-ini-bukan-kecoak/</link>
		<comments>http://boyindra.com/2008/12/09/jangkrik-goreng-ini-bukan-kecoak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 02:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boyindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[kamboja]]></category>
		<category><![CDATA[bussines]]></category>
		<category><![CDATA[fran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boyindra.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa, setiap bulan saya mengambil jatah libur untuk menengok istri dan anak yang ada di kamboja. kalo kata orang &#8220;life is struggle&#8221; itu emang berlaku buat saya. Gimana nggak mereka udah saya ajak keluar negeri&#8230;eh masih saya tinggal lagi ke negeri yang lain. &#8220;Dobel luar negeri&#8221; istri saya bilang. Tapi dengan alasan untuk masa [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti biasa, setiap bulan saya mengambil jatah libur untuk menengok istri dan anak yang ada di kamboja. kalo kata orang &#8220;life is struggle&#8221; itu emang berlaku buat saya. Gimana nggak mereka udah saya ajak keluar negeri&#8230;eh masih saya tinggal lagi ke negeri yang lain. &#8220;Dobel luar negeri&#8221; istri saya bilang. Tapi dengan alasan untuk masa depan,apa boleh baut&#8230;..eh buat maksudnya. Liburan minggu ini (makanya jarang blogwalking nih), saya sempatkan jalan jalan dengan istri di sebuah pasar di tengah kota Phnom Penh. Pshar Thmey atau central market sesuai dengan namanya pasar ditengah kota.</p>
<p>Sore hari adalah waktu yang tepat kalo ingin hunting makanan tradisional karena para pedagang itu mulai menjajakan dagangannya kebanyakan di sore hari. Ada yang jualan bubur isi jeroan, sate jeroan, cumi bakar, mie goreng ala kamboja yang mie nya gede gede campur toge sampai kayak di Indonesia yaitu rempeyek udang.</p>
<p><span id="more-201"></span></p>
<p><a href="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/11/jangkrik-pp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-203" title="jangkrik-pp" src="http://boyindra.com/wp-content/uploads/2008/11/jangkrik-pp.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Saya tertarik untuk berhenti di pedagang serangga goreng, ada macam macam yang saya sendiri cuma tau yang jangkrik dan laba laba pohon aja..yang lainnya sayangnya saya gak tau apaan aja itu. Karena tau kita bukan orang lokal (muka sih lokal), maka untuk iseng iseng coba saya membeli 4 buah jangkrik dan 1 laba laba dan lumayan dimahalin ama yang dagang sekitar 2000 real atau Rp.5000. Sebenarnya saya rada segan makan jangkrik ini karena hampir selama 8 tahun saya selalu disuruh bapak untuk membeli jangkrik untuk si wawan ikan arwana kami setiap 3 kali seminggu di pasar burung. walaupun akhirnya tuh ikan meninggal dunia pada 2005 lalu karena ketuaan.</p>
<p>Kresss..kress&#8230;wah ternyata jangkrik goreng lumayan enak juga, pantesan kata orang orang sini itu merupakan snack peneman minum bir. Sayapnya lebih baik di buang biar gak nyangkut ke tenggorokan. Bagaimana dengan laba laba? laba laba besar ini biasanya banyak ditemui di pohon kelapa..setelah dicoba rasanya sangat gurih, renyah dan kepalanya terasa manis. Bagaimana dengan yang lain? Ah sudahlah, makan dua yang ini aja harus mengerahkan keberanian selain diprotes juga ama istri, jijik katanya.</p>
<p>Untuk masyarakat kita makanan ini kurang lazim sama juga dengan banyaknya para pedagang telur rebus yang telurnya itu aduuuh (sayang saya gak photo) yang sengaja di dagangkan dengan kondisi sudah terbentuk janin anak ayam itu. herannya? laris manis, katanya sih buat vitalitas pria..busyet dah. Karena makanan mereka inilah yang membuat teman saya orang Indonesia yang jadi pengusaha di kota ini kalo suka marahin anak buahnya yang asli kamboja itu selalu dikaitkan dengan makanan mereka dengan bahasa Indonesia seperti ini &#8220;elu sih makannya kecoak mulu makanya kagak mudeng mudeng deh kalo di jelasin!&#8221; katanya. Jelas aja si anak buah gak ngerti bahasa si boss.</p>
<p>Saya gak tau hubungannya makan jangkrik ama otak cuma taunya makan ikan aja yang bikin pinter. Ada yang tau makan apa lagi yang bikin pinter?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://boyindra.com/2009/11/11/yang-itu-tv-atau-handphone/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang itu TV atau Handphone?'>Yang itu TV atau Handphone?</a> <small>Kamboja memang banyak liburnya, baru minggu kemarin libur water festival...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boyindra.com/2008/12/09/jangkrik-goreng-ini-bukan-kecoak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
