Category Archives: chit chat - Page 2

Mengapa Pelacur Mahasiswi akan semakin marak menjelang Pemilu?

Setiap hari ada saja berita yang menghebohkan negeri ini, sampai sampai sebagai masyarakat awam kita jadi lupa berapa banyak kasus yang telah lewat yang ditangani KPK yang belum terselesaikan. Salah satu yang menarik dan terulang lagi dengan gaya yang sama yaitu kasus daging sapi impor yang melibatkan seorang mantan petinggi PKS. Gaya tersebut adalah penyuapan dengan melibatkan mahasiswi cantik yang diduga PSK yang belakangan diketahui bayarannya pun menggiurkan, kabarnya sampai 10 juta!

Di Amerika, PSK jalanan cukup berat dalam mendapatkan uang, rata rata mereka mempunyai cara untuk bertahan hidup yaitu disebut boosting, roosting dan melacur. Boosting adalah mencuri di toko kemudian menjual barang curian tersebut. Roosting berarti membantu mengawasi situasi bagi geng penjual narkoba yang sedang menjajakan obat terlarang tersebut. Jika dihadapkan oleh ketiga pekerjaan tersebut, mana yang paling tidak enak menurut mereka? jawaban rata rata adalah Melacur, karena sesungguhnya menurut pengakuan secara mental mereka cukup tersiksa. Lalu bagaimana jika upah dari melacur ini dua kali lebih besar? apakah mereka mau mengulangnya? 100% jawabannya adalah “tentu saja!”

Read more »

Taman Safari kini

Ini adalah sebuah pengakuan, diawali rasa penasaran dan membuat  studi terselubung kenapa penjualan theme park kami di kawasan Ancol mengalami penurunan, pada minggu panjang January kemarin, banyak warga Jakarta yang menghabiskan waktu di Mall dan tempat rekreasi lainnya.

Pilihan jatuh pada sebuah Mall yang juga mempunyai taman bermain untuk anak anak. Dikarenakan anak saya sangat menyukai taman bermain dari ruang terbuka sampai di dalam gedung seperti Mall ternyata kesimpulan pendek bisa disimpulkan…Orang lain juga menyukai wahana alternatif didalam ruangan karena udara AC yang sejuk dan harga yang terjangkau karena kebanyakan Wahana dijual secara ketengan atau eceran bukan merupakan tiket terusan sehingga orang tua bisa menentukan budget mereka masing masing.

Keesokan harinya sehabis bermain wahana serta bermain ice skating di salah satu Mall di Jakarta, kami memutuskan berkunjung ke taman safari yang berlokasi di Cisarua Bogor. Saya dan istri memang mengakui kunjungan kami ini adalah kali kedua setelah lebih dari 20 tahun yang lalu semenjak kami SD masing masing pada waktu itu. Sudah saatnya memperkenalkan tempat ini kepada anak anak kami.

Perjalanan sangat mulus dan udara sungguh menyegarkan, dan sesampainnya kami disana, tentunya banyak hal baru yang kami temui daripada 20 tahunan yang lalu. Secara keseluruhan tempat sangat terawat, bersih dan sistem yang teratur dalam pengaturan tempat yang seluas 1000 hektar ini.

Kami berkeliling dan mencoba beberapa pertunjukan serta wahana yang mengaggumkan seperti Dolphin show. Bagaimana bisa pihak Taman Safari membawa Lumba lumba yang dimana biasanya hidup di Laut tapi bisa di bawa di pegunungan daerah Bogor seperti ini. MC yang mengantar pertunjukan ini juga setiap kali mengedukasi para penonton segala sesuatu mengenai informasi dan kebiasaan Lumba Lumba ini.

Pertunjukan lain yang tak kalah menarik adalah pertunjukan Wild Wild West Cowboy Show yang sangat memukau karena memperpadukan teknik Stunman jaman cowboy serta keterlibatan binatang binatang yang ikut seperti Kuda tentunya, banteng bertanduk, anjing,kalkun,  ayam, kucing sampai tikus putih! Saya tak habis pikir bagaimana mereka bisa melatih seekor tikus?

Wahana wahana modern lainnya juga ada disini sampai sekelas Histeria Ancol pun ada. Jadi yang sudah lama tidak pernah ke Taman Safari, tempat ini sangat Worth it untuk dikunjungi dengan tiket yang tidak mahal pula. Untuk Dewasa sekitar Rp. 130.000 dan anak anak Rp.120.000.

Saya sampai kadang malu sendiri, karena dibandingkan Singapore Zoo yag lebih Mahal dan Kecil saya pastinya lebih memilih Taman Safari. Tapi pengaruh promosi memang dasyat, karena saya sampai sudah 2 kali kesana padahal luasnya hanya 40 hektar, bandingkan dengan luas Taman Safari 1000 hektar ini serta udara pegunungan yang pastinya jauh lebih fresh. Sehingga Singapore Zoo bisa mendapatkan lebih dari 1,1 Juta pengunjung. wow.

Toilet cantik

Kata orang jaman dulu, jiwa kebersihan seseorang terlihat dari betapa bersihnya toilet dirumahnya. Demikian juga itu tercermin dari sebuah perusahaan maupun Hotel. Entah mengapa banyak juga yang belum mengerti akan hal itu dan menganggap toilet adalah sebuah tempat yang tidak perlu banyak diperhatikan padahal hal tersebut adalah hal yang urgent untuk diperhatikan.

Setiap bertandang ke hotel hotel yang bisa saya singgahi baik di dalam maupun di luar negeri, dari yang hotel lokal maupun hotel chain, instansi pemerintah, BUMN, ataupun korporat swasta, saya selalu ingin tau semewah apa toilet perusahaan/hotel tersebut.

Hampir semua selalu bermain dengan marmer atau granit dengan ornamen disana sini, entah itu bahan kelas import atau kelas tulung agung alias lokal yang tak kalah bagus kualitasnya. Hanya saja sewaktu saya tugas di malaysia dan menginap di salah satu hotel bintang 5 disana, saya cukup takjub dengan public toilet mereka yang dimana jenis marmer yang sama dan sangat menarik jika di perpadukan dengan tata cahaya yang cukup terang…wow…keren banget…kesannya terang, bersih serasa superstar…heee….

Sambil maaf…buang air..saya sampai berpikir kalo toilet ini sepi alangkah enaknya baca buku disini….heee….

Memperingati bulan ke 4 berhenti merokok dan alkohol

Wah, ini pencapaian yang luar biasa menurut saya, karena ini terjadi tanpa paksaan pihak manapun. Terus terang saat perubahan ini terjadi sang istri cukup heran karena mendadak tanpa disertai sakit dahulu, batuk batuk atau sampai di vonis dokter duluan seperti yang terjadi oleh ayah saya, saya tiba tiba berhenti merokok dan tiap malam hari sebotol bir 750ml pun tak lagi terbeli.

Read more »

Desert Safari Dubai, exoticnya padang pasir

Setiap bulan sebenarnya saya selalu punya jadwal keluar daerah dan luar negeri,  tetapi karena kesibukan yang tidak pernah berhenti membuat blog ini agak terbengkalai.

Kepergian kali ini adalah ke kota Dubai untuk mengikuti ajang ATM yaitu Arabian Travel Market, berhubung banyak tamu tamu hotel kami banyak yang dari kawasan timur tengah, maka ajang pameran ini tidak kami sia siakan apalagi kalo ajang ini di organize oleh kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif secara gratis, jadi kami tinggal menyediakan biaya untuk akomodasi dan tiket pesawat saja.

Program selama 6 hari ini kami lalui dengan join beberapa tour yang biasanya diikuti bagi wisatawan yang pertama kali ke Dubai diantaranya yaitu desert tour atau safari gurun. Penyedia yang melakukan tour ini adalah lama tour sebuah tour and travel dari dubai yang dimana hampir semua mobil yang dipergunakan adalah sekelas land cruiser atau sejenisnya. Jarak dari kota Dubai tidak begitu jauh, hanya sekitar 1 jam perjalanan saja dengan rata rata kecepatan  mobil 120km/jam.

Setelah sampai di kawasan tersebut, peserta turun hanya untuk sekedar mempersiakan diri membeli air, ke toilet, dsb. Perjalanan akhirnya dimulai dengan off road layaknya paris dakar yang cukup menegangkan, seluruh kemampuan 4WD mobil tersebut dikerahkan, jika naik roller coaster di dunia fantasi sudah cukup menegangkan, yang ini sensasinya lebih dari itu pasalnya kita benar benar memasrahkan diri dengan kemampuan si driver ini. kalo salah sedikit saja, mobil bisa terguling ke cekungan/lembah gurun pasir. Tapi jangan khawatir, sang supir sudah menyiapkan kantong plastik bilamana anda tidak tahan dan ingin muntah…heee…

Sehabis petualang yang mengaksikan tersebut kami di jamu di suatu tempat di tengah gurun untuk santap malam, naik onta, dsb semuanya sudah dalam paket wisata tersebut. Biaya yang dikeluarkan adalah US$55 cukup sepadan dengan pengalaman yang didapat.

Disela sela makan malam, kami disuguhkan tarian putar ala arab dan tak ketinggalan bely dancer alias tari perut yang cukup mengagumkan, tak hanya dari kalangan wanita tapi juga khususnya pria…heee…

Selain foto foto ke pencakar langit Dubai seperti Hotel bintang 7 Burjl Arab atau bangunan tertinggi Al Khalifa, wisata ke gurun juga salah satu yang harus anda datangi. Mungkin pilih di sekitar bulan November untuk suhu yang bersahabat karena bulan April ini panasnya lumayan juga sekitar 38 – 45 derajat celcius, wah panas bener deh.

Bersepeda, Peluang tambahan income/gaji

Ada yang meragukan judul saya diatas…? berarti rekan rekan blogger bukan bikers…heee…saya pun demikian, semenjak bekerja di hotel bertipe resort dan kebetulan mempunyai area yang luas di salah satu pusat rekreasi terbesar di Asean ini, sepeda merupakan barang pelengkap untuk menunjang sarana rekreasi tamu, mau tak mau saya pun ikut memeriahkan dengan membeli sepeda walaupun di hotel kami lebih dari 100an sepeda di sewakan secara gratis.

Apalagi ditambah kampanye “bike to work” dan slogan bike bike yang lain membuat pamor sepeda menunjukkan gejala yang terus naik dan naik. Jika rekan blogger mempunyai kesempatan untuk bangun pagi dan mampir di sepanjang Sudirman – Thamrin di Jakarta ini agaknya puluhan ribu sepeda memadati sepanjang jalan tersebut yang memang bebas dari kendaraan bermotor tersebut.

Read more »

Kok bisa yah nggak diangkat?

Walaupun tugas sekarang bukan hanya mengurusi tugas tugas yang berkenaan dengan kelancaran dan perbaikan standarisasi operasional tetapi tetap saja hasil akhir dari target yang di tetapkan menjadi hal yang paling essential dari semuanya alias UUD, ujung ujung nya duit.

Walhasil saya juga ikut turun gunung juga dalam penjualan, tidak hanya dalam scope mengatur strateginya tetapi juga ikut jualan pula dengan koneksi yang saya punya selama ini langsung ke Agent maupun kenalan korporat, EO,WO,dll.

Hal yang menarik dari rekan rekan ini, berhubung segalanya saling berkaitan dan ketergantungan satu sama lain,agaknya perbedaan pebisnis di jakarta berbeda sekali dengan pebisnis di luar negeri seperti yang sudah pernah saya alami.

Read more »

Pengemis bermodal

Sejak sebulan ini bekerja di dalam kawasan Ancol, musim musim pasca lebaran sudah pasti sibuknya minta ampun. Resort tempat saya bekerja juga rame pengunjung, rata rata tingkat hunian diatas 97% dari tanggal 29 sampai tanggal 3 september lalu.

Senang sekali bisa melihat kegembiraan anak anak yang berlibur bersama keluarga dan keluarga besar disini, di jalan jalan kawasan terlihat ramenya kendaraan penuh sesak, seakan akan seluruh warga jakarta yang tidak pulang kampung tumpek blek mencari hiburan di ancol padahal jalur puncak atau bandung pun juga penuh.

Banyak cerita yang lucu lucu juga disini, diantaranya ada sebagian warga yang malah datang ke ancol untuk berdagang dan tentu saja dilarang oleh petugas kami karena memang bukan pada tempatnya. Tapi ada satu yang rada aneh yaitu pengemis! mungkin pembaca bog yang belum pernah ke ancol belum mengetahui bahwa masuk kawasan ancol harus membayar melalui pintu pintu gerbang yang tersedia. Per orang dikenai Rp. 15.000 jika membawa kendaraanpun akan dikenai charge tambahan per kendaraan baik mobil, bis atau sepeda motor.

Entah bagaimana mereka masuk tapi yang jelas kemungkinan besar mereka memang modal dulu untuk masuk ke ancol ini, lalu kemungkinan ganti baju “dinas” dan selanjutnya menjalankan aksinya yang sudah tentu digagalkan petugas kami.

Ada ada saja memang, semoga saja pengemis itu bisa balik modal dari biaya investasi masuk kawasan ini. sukur sukur punya kelebihan uang untuk bisa masuk ke wahana wahana seperti Dunia Fantasi, Atlantis atau Gelanggang Samudra…heee….pengemis khan juga manusia…butuh hiburan dan refresing juga…halah….

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Tak terasa sudah 1 bulan saya di Jakarta. karena kesibukan pekerjaan baru yang rata rata saya habiskan 12- 14 jam di hotel tempat saya bekerja, karena beberapa perombakan system dan organisasi membuat kegemaran menulis jadi terbengkalai. Berhubung teman teman baru sebagian besar dari kalangan muslim, maka untuk menghormati mereka sejak tanggal 1 agustus kemarin saya ikut puasa. hanya libur puasa pas hari libur saya saja.

Ternyata ikut berpuasa banyak hikmahnya, selain menjadi diri yang lebih sabar, yang terpenting badan saya turun hampir 5 kg! weh…senangnya minta ampun, istri saya saja ngiri melihatnya..heee…

Sehabis lebaran ini kesibukan baru yang lebih banyak akan datang yaitu team kami akan siap jualan, maka dari itu saya akan sering berada di jalan untuk memperkenalkan produk kami yang baru. Tapi dibalik kesibukan itu akan ada untungnya juga karena bisa menjadi sarana networking untuk sesama teman teman blogger di Jakarta. siapa tau wawasan saya pun bertambah dari sana.

Untuk itu dalam suasana ini saya berkesempatan untuk mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN.

Balik ke Indonesia nih…

Lumayan lama gak update karena sibuk banget nyari kerjaan di indo dan bolak balik jakarta – phnom penh disertai barusan baru balik lagi kejakarta ngurus pindahan sekolah anak, ngubek ngubek yang deket rumah.

Lumayan seru karena dulu rumah ada di cipete jakarta selatan dan kali ini di beri rumah dinas di kawasan jakarta utara dan hasilnya saya buta banget sama wilayah ini. tapi akhirnya semua ini beres dan sekarang masih balik lagi ke kamboja untuk ngurus ngurus barang dan urusan kantor.

Glad to back home! tidak hanya yang kami sekeluarga rasakan tapi juga tentunya masing masing orang tua yang paling girang karena bisa bertemu lagi walau terus terang cukup kaget badan ini beradaptasi dengan macetnya kota jakarta. Untungnya kerjaan baru ini masih dengan fasilitas layaknya expat, jadi tidak perlu bermacet macet ria untuk sampai ke kantor, cukup naik sepeda gayung 10 menit juga nyampai.

Satu hal keinginan terpendam yang bisa terwujud, adalah peluang untuk ikut pesta blogger tahun ini dan pastinya kopdar dengan blogger blogger yang ada di jakarta tentunya…heeee…

Saya masih gak tau apakah label “expate update” dalam blog ini mau dicabut apa nggak, mengingat bulan depan saya sudah tak lagi expat. Postingan postingan lama tentang kamboja akan tetap di posting karena dibuang sayang…heeee

Buat sahabat sahabat blogger kontak kontak yah kalo mau kopdar!! I’ll be there!