Category Archives: chit chat

Jadwal Resmi Moto GP 2018

Berhubung saya juga Penggemar berat Moto GP sejak jaman 500 cc dan selalu lupa menaruh jadwal perlombaan nya selama 1 musim ini. Baru teringat ide kreatif yang lumayan telat kalo lebih baik jadwal tersebut di taruh aja di blog sendiri. Biar kalo nggak inget jam nya tinggal buka aja halaman ini.

Yang mau numpang lihat jadwal nya, mari kita cek jadwal nya bersama :

Read more »

Karma perusahaan: Jangan sekali kali meninggalkan kewajiban membayar Gaji

bisnis1Kisah nayata ini sangat mencengangkan sehingga saya terinspirasi menulisnya. Dalam belajar agama, saya diajari untuk selalu melaksanakan kewajiban tetapi tidak terikat oleh hasilnya karena apa pun hasilnya adalah bukan milik saya. Semua itu milik yang PUNYA dunia ini baik itu buruk maupun baik. Dia bagaikan langit yang tidak pernah menghakimi dan menerima apa yang ada atau samudera yang menunduk rendah tetapi memiliki segalanya.

Cerita nya company kami dalam masalah keuangan dan akhirnya harus di take over oleh bank, kesalahan siapupun itu yang penting kenyataan pahit seperti itu lah yang terjadi. Banyak karyawan yang harus di rumahkan karena tidak di perpanjang kontraknya, tetapi tidak satu pun yang dipecat sebelum masa kontrak berakhir.

Read more »

Dijual Rumah Murah Di Tanjung Pinang

Info jual rumah di Tanjung Pinang, KEPRI dengan informasi sebagai berikut;

– Luas Tanah 100 M2, Luas Bangunan 70 , Air pompa kualitas jernih, Garasi, 2 KT, 1 KM, ruang keluarga, beranda luas.

– Jalan depan Beton merupakan pintu masuk perumahan.Bersebelahan dengan Dokter Praktik (DR. Afrizal)

Hubungi langsung Pemilik Dindy 0853 8287 5555

Read more »

UMP 2018

Seperti biasa UMP selalu naik dalam tahun ke tahun, untuk itu mari kita lihat kenaikan UMP 2018 yang sudah dirilis (Beda sama UMK ya)

KALIMANTAN TENGAH
2017       2.227.307
2018       2.421.305

D.I YOGYAKARTA
2017       1.337.645
2018       1.454.154

LAMPUNG
2017       1.908.447
2018       2.074.673

SUMATERA UTARA
2017       1.961.354
2018       2.132.188

PAPUA BARAT
2017       2.421.500
2018       2.667.000

Read more »

Kategori Hotel berbintang yang rancu dalam rangka penentuan Gaji

tax2Hasil dari postingan sebelumnya mengenai penentuan Gaji hotel berbintang berbuntut pertanyaan yang membingungkan apakah Brand hotel A itu kategori nya bintang 2 atau 3, brand B itu termasuk bintang 3 atau 4 ya? Pertanyaan itu diajukan sehingga pembaca bisa menentukan hotel yang dilamar atau hotel tempat pembaca bekerja harusnya kasi gaji ke mereka berapa? Read more »

Test kualitas grup WhatsApp anda

whatsapp-crashing-in-ios-8Seiring dengan makin tergusurnya Blackberry Messenger alias BBM, hampir semua orang berpindah ke WhatsApp atau WA. Karena banyak kelebihannya dan kekurangannya dibandingkan yang lain , nyatanya WA ini semakin populer untuk digunakan dibanding applikasi yang lain. Salah satunya yang paling menonjol adalah lebih cepat loadingnya dan teks yang dikirim pun bisa lebih panjang dari yang lain.

Grup WA pun bermunculan banyaknya karena kapasitas yang bisa ditampung bisa mencapai 256 nomor telepon. Hampir semua orang niscaya mempunyai lebih dari 1 grup WA, ada yang dari keluarga, kantor, kantor terdahulu, alumni itu, alumni sana, dan masih banyak lagi.

Read more »

Makin tinggi makin sepi

Ini cuman buat sharing aja untuk urusan karir di dunia perhotelan..inget lho perhotelan, kalo setuju silakan di cermati, kalo tidak setuju silakan dijadikan sekedar bahan bacaan, jika belum melewatinya ya jadikan saja referensi, siapa tahu saya ngomongnya bener…haaa..

R&F

Jika kita meniti karir dari level bawah anggap aja dari R&F (rank and file) alias staff, kehidupan kebanyakan dihadapi bersama sama, entah cukup dengan 2 orang sahabat saja ataupun banyak teman. Bujangan atau sudah menikah tidak banyak persoalan, jam kerja selesai langsung pulang….tekanan kerja seketika menghilang. Waktu bisa di alokasikan untuk bersama teman, keluarga, hobi dan yang paling sering menyita waktu adalah ngomongin pekerjaan atau atasan, entah kebijakannya, entah tingkah laku nya, ataupun kehidupan prbadinya.

SUPERVISOR/ CREW LEADER

Ketika menjadi Supervisor, tanggung jawab meningkat tapi masih bisa kongkow dengan staff yang notabene masih teman seperjuangan, Jika ada beban kerja tinggal di hand over atau dialihkan ke supervisor yang lainnya dan blass! Kita balik ke kehidupan normal kita lainnya. Yang suka nongkrong bareng teman bisa langsung menghubungi temannya, yang punya bisnis sampingan bisa mengerjakan bisnisnya, yang punya urusan rutin keluarga seperti nganter ortu, anak, istri bisa langsung dilakukan.

MANAGER

Nah yang ini udah mulai banyak yang diurusin, udah mulai sering kena tekanan atasan atas pencapain target pekerjaan dan evaluasi hasilnya. Suka deg deg an apakah akan diperpanjang kontraknya apa nggak, jika dirasa nggak click atau sehati sama atasan maka 6 bulan menjelang kontrak kerja habis, mulai cari cari lowongan di internet atau hubungi teman teman lama. Jika hidupnya baik baik saja masih bisa main bareng sama staff ataupun supervisornya. Nongkrong di cafe, mancing bareng atau sepedaan pas hari OFF.

GENERAL MANAGER (GM)

Menjadi GM di sebuah hotel mirip mengelola kota kecil, minimal ada 7 departemen yang diurusin dari Housekeeping, Front Office, Finance, Human Resources, Sales & Marketing, Enginering, F&B Service yang meliputi GYM & SPA didalamnya dan F&B product / Kitchen. Kalo gak sebesar itu hotelnya ya mumetnya masih beda beda tipis lah. Dalam posisi ini akrab dengan staff bisa disalah artikan, jangan kan staff, dengan Manager aja bisa dianggap satu gank. Penilaian “LIKE” dan “DISLIKE” akan jadi pertimbangan yang sangat subyektif dimata para pegawai apapun jabatannya.

Anda ingin jadi GM yang ideal dan bagus di mata para staff anda? Ingat tidak ada yang bisa anda puaskan. Semua punya penilaian masing masing, makanya banyak GM Bule yang lebih memilih bergaul di luar hotel dan mencari komunitasnya sendiri. Hal ini sekarang sudah menjadi fenomena pula untuk GM Lokal, makanya berdirilah asosiasi asosiasi seperti IHGM, IHGMA, dsb. Tetapi bergaul atau bersosialisasi itu khan nggak bisa setiap hari seperti apa yang staff lakukan di kantin hotel, loker, atau pun di luar hotel.

Lebih dari 14 jam GM habiskan bekerja di hotel. Yang “IN HOUSE” alias tinggal didalam ya artinya stand by 24 jam. Tidak ada pekerjaan yang bisa dilempar, semua harus diselesaikan sendiri bagaimanapun caranya. Mengelola keuangan sangat menentukan apakah karyawan anda bisa gajian bulan ini apa tidak, apakah cukup dana untuk THR misalnya?

Ibarat pohon cemara di pegunungan, anginnya keras dan kesepian di puncak gunung. Komplit lah sudah. Saya tidak tahu apakah perusahaan besar dengan bisnis model yang berbeda mengalami itu, tapi saya yakin tidak terlalu banyak berbeda. perbankan, FMCG, dll akan tetap sama, karena basic nya sama Manajemen.

 

Gaji Expat di patok di Kurs Rp.12.000

Baru mendapatkan informasi bahwa dalam rangka menolong pihak pengusaha yang kebetulan mempunyai karyawan expat yang digaji dalam mata uang US dollar, maka mulai bulan Oktober ini pemerintah mengeluarkan peraturan yang dimana expat yang bekerja di Indonesia akan mendapatkan gaji dalam bentuk rupiah dengan kurs yang dipatok sebesar Rp.12.000.

Hal ini tentunya merupakan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada pengusaha lokal karena speerti yang kita tahu bahwa Gaji adalah komponen terbesar dalam biaya yang harus dibayarkan perusahaan selain biaya energi seperti listrik dan air. Kalau kurs dollarnya gak karuan seperti ini tentunya banyak pengusaha yang mengeluh. Bahkan ada beberapa perusahaan yang menurun produktifitasnya dikarenakan gaji beberapa manager lokal kalah dengan anak buahnya yang expat gara gara selisih kurs yang menggila ini. Kalo awal awal kerja masih dikisaran Rp.10.000 si boss masih tinggi gajinya , nah semenjak kurs sampai RP.14.500 eh malah gajinya dengan anak buahnya yang expat malah sama dan cenderung lebih tinggi…haaa…jelas gak semangat lah kerjanya.

Namanya juga kebijakan banyak yang gak tau, makanya kalo ada rekan rekan yang bekerja dengan menggunakan tenaga expat mudah mudahan bisa terbantu dengan informasi ini. Terus terang saya sendiri juga belum lihat secara langsung surat dari Permen(peraturan menteri) tenaga kerja ini. Tetapi daripada nungguin Permen nya mendingan rekan rekan cari tau sendiri karena memang belum ada yang mengunggahnya di internet.

 

Jaman anak Millenials atau Gen Y

Mengelola sebuah hotel dan bertanggung jawab penuh atas operasional serta hidup mati gajiannya para karyawan ternyata sangat menyita waktu,  sehingga kegemaran akan menulis sudah hampir terlupakan. Hanya saja sarana menulis ini sedikit membantu sebagai sarana curcol alias curhat colongan.

Booming nya industri perhotelan memaksa pihak human resources sulit dan kelimpungan untuk mencari pegawai pegawai yang handal tentunya karena supply tidak sebanding dengan demand atau permintaan, sehingga banyak sekali hotelier karbitan yang dimana banyak yang bukan merupakan lulusan pariwisata maupun perhotelan. Dengan sedikit polesan training yang intensive maka diharapkan hotelier ini bisa mengikuti ritme kerja di hotel. Soal mentalitas menjadi seorang Hotelier yang baik…wah ini takes time!

Jaman Millenials ini atau lebih gampangnya anak anak yang lahir kurang dari 30 tahun yang lalu atau yang baru kuliah di awal awal tahun 2000-an memang memerlukan perlakuan yang berbeda. Jika banyak mempunyai karyawan dengan tipe ini alias berumur 30 kebawah maka karateristik dari model anak macam ini yang patut kita ketahui adalah;

1. Mereka hidup berdampingan dengan teknology alias rata rata anak anak ini jauh dari gaptek lah, diajarin system hotel apalagi memodifikasi photo sederhana rata rata pada bisa. Social media, cari tiket murah barang bagus mereka banget lah.

2. Suka gaya yang berbeda atau membuat differensiasi dalam pekerjaannya, bagus sih kita bisa dapat staff yang kreatif.

3. Percaya diri, punya kriteria karir yang tinggi, pingin cepet naik karir gaji tinggi makanya anak anak ini banyak pingin tau nya dan banyak belajar.

4. Kekuranganya mereka ini saking banyak yang di mau sehingga kurang fokus walau banyak juga yang serius, pondasi knowledge apalagi mental belum siap sudah suka resign atau berhenti pekerjaan cari kerja yang lain atau loncat loncat perusahaan.

5. Sangat susah untuk puas untuk anak anak yang lahir di jaman ini. Alias banyak keinginannya.

6. Yang terakhir adalah yang menonjol adalah “it’s all about me” ya gitu deh, pokoke gue

Kudu pinter pinter untuk mengatur dan mengarahkan anak anak jaman sekarang agar produktifitas perusahaan bisa terus maju karena mereka sebenarnya bisa mewujudkannya, salah salah anda yang lemot alias lambat bisa jadi pemilik perusahaaan bisa memberikan peluang untuk menggantikan anda. Kasian padahal anda jauh berpengalaman dibanding anak anak ini yang memberikan impresi di depan dan sifatnya sesaat doank apalagi jika itu berkaitan dengan leadership management. Lain halnya kalo teknologi ya, mereka jago nya.

Banyak banyaklah untuk melemparkan ide dan menerima masukan masukan mereka, jika itu sesuai, berikan kebebasan berkreasi dengan controling system yang anda kuasai tentunya akan sangat efektif untuk perusahaan.

Siap siap balapan pulang malam ama mereka, khan mereka gak ada yang nungguin di rumah…haaa…

 

 

Remodeling Business dalam dunia TV (New Economy)

Minggu lalu di hari yang saya lupa, saya kebetulan bisa pulang cepat dari kantor sehingga waktu senggang tersebut tentu saja dilakukan dengan bercengkrama bersama keluarga. Sehabis makan bersama, kami pun menonton TV, istri saya senang sekali dengan acara campur campur di antv demikian juga YKS di trans karena menurutnya acara tersebut lucu dan sangat menghibur.

Read more »