Murahnya Miras di Phnom Penh
Ini pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui saya adalah peminum serta perokok (walau gak banyak), makanya kalo jalan jalan kemana aja hal yang menarik buat saya adalah melihat toko toko yang menjual minuman keras. Ibarat seorang perempuan yang sukanya ke toko tas dan parfume saya senengnya liat jenis jenis minuman keras. Sekedar melihat perkembangannya karena hal ini masih merupakan ruang lingkup pekerjaan sebagai hotelier.
Kalo ngomongin toko wine dan minuman keras, di beberapa negara ASEAN tentunya mempunyai banyak koleksi minuman minuman keras yang beraneka ragam jenisnya, tapi kalo ngomongin harganya, saya yakin Kamboja adalah yang termurah.
Kalo mau dibandingkan Indonesia dan Malaysia sudah tentu negara ini masuk kotak, karena sudah pasti harganya mahal tetapi waktu saya bandingkan dengan Vietnam yang dimana 1US$ nya sampai 19,000 dong alias lebih dari 4 kali lipatnya uang kamboja yang 1US$ hanya 4000 real. Kalo di kurs in juga masih mahal.
Bagaimana dengan Thailand? Pengalaman saya Thailand tidak hanya di Bangkok ataupun di Pattaya harga masih lebih mahal dari di Vietnam. Walau belum mengunjungi Laos dan Myanmar, menurut teman saya distributor wine yang orang prancis, tax disana lebih mahal dari kamboja.
Banyak yang mengatakan sebenarnya tidak ada tax di kamboja hanya uang pungli untuk pejabat pejabat disini saja. Jika berani memasok dengan volume besar, tidak hanya menguntungkan tetapi bisa juga menekan harga jual menjadi lebih murah.
Bagi yang suka minum wine mungkin heran setelah melihat banyak wine prancis yang dijual mulai dari harga $3 (Rp.30.000) saja. Yang laris berkisar dari $4 sampai $6. Demikian pula wine spanyol dan Italy yang cukup populer disini.
Banyak toko yang memang khusus menjual wine ini, koleksinya memang mengaggumkan dari berbagai negara seperti South Africa, Australia, Chille, California, Argentina sampai yang populer tadi italy, spanyol dan Prancis.
Mungkin ada yang pernah mendengar banyak orang tua yang suka minum anggur kolesom yang di indo terkenal dengan cap orang tua. Nah minum red wine ternyata bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah stroke. Makanya sering terdengar kabar banyak orang prancis yang jarang sekali terkena stroke karena terbiasa mengkomsumsi red wine ini.
Untuk miras yang lain, relatif tidak banyak perkembangan. Hanya buat penggemar vodka, disini banyak sekali vodka dari Russia yang harganya murah banget sekelas vodka topi miring buatan Indonesia yang sering kena razia itu. Harga berkisar $3 – $6 dengan tulisan Russia yang kita gak ngerti apa artinya..heeee. Variasinya juga banyak ada yang rasa apricot, buah kiwi dan lainnya melengkapi rasa yang sudah ada sebelumnya seperti citrus, rasberry, dll.
Kalo anda bertanya bagaimana miras kamboja dibandingkan dengan harga Duty Free di airport? wow jelas masih lebih murah di kamboja donk, buat saya duty free itu hanya stempel aja, ada yang bilang duty free di Hongkong murah murah ternyata waktu berkunjung kesana nggak juga tuh.
Mungkin kalo dari segi harga, pengalaman saya pernah mendapati yang lebih murah dari kamboja, yaitu di St.Thomas sebuah virgin island kepunyaan Amerika di kepulauan karibia. Itu emang lebih murah, tapi khan jauh banget disana. Lagian itu udah dulu banget, sekarang saya udah nggak tau lagi.


![P050110_13.37_[01]](http://farm5.static.flickr.com/4050/4249834280_611f7afd96.jpg)
Terlepas dari tegangnya hubungan diplomatik antara Kamboja dan Thailand, sepertinya moment ini sangat pas bagi Indonesia untuk mengadakan trade show atau pameran industri dan pariwisata produk produk indonesia.

Postingan orang awam. Minggu kemarin saya bertandang ke KBRI Phnom Penh untuk menyaksikan pagelaran budaya yang didatangkan oleh penari dari yogyakarta dan merupakan malam kesenian untuk para pelajar bahasa Indonesia di Phnom Penh ini.
Menyambung tentang perkataan “susah ngangkatnya” di artikel sebelumnya, saya malah mendapat ilham menulis artikel lebih lanjut untuk sekedar sharing dengan sahabat blogger untuk mengenal lebih lanjut tentang basic pengetahuan klasifikasi hotel berbintang di tinjau dari nama hotel tersebut.
Beberapa hari yang lalu saya mendapat telpon dari salah satu perusahaan yang saya lamar. Respon lamaran ini merupakan respon kedua yang biasanya disertai dengan pertanyaan yang cukup basic tapi sangat menentukan yaitu expected salary. yah penentuan gaji ini seperti yang sudah pernah saya bahas dalam 



