Kejepit, terjepit ARR antara janji Management Company dan Realitanya

Pagi itu seperti biasa sewaktu mengispeksi salah satu Unit hotel saya mendapat curhatan dari seorang staff pool dan gardener kami, usia nya tak lagi muda, kerutan wajah si bapak sudah menghiasi wajahnya yang selalu menampilkan senyum dan semangat terbaik di setiap pagi saya bertemu dengan dirinya.

Si bapak mengeluhkan anaknya yang sudah bekerja di salah satu hotel berbintang di kawasan elit Nusa Dua bahwa sering anaknya mendapatkan perlakuan extrim dari perusahaan tempat si anak ini bekerja bahwa harus bekerja double shift alias 16 jam kerja dikarenakan kurangnya karyawan dan kurangnya pegawai di hotel tersebut. Selain itu banyaknya ‘Turn Over’ alias karyawan keluar masuk membuat karyawan yang bertahan harus sering mengalami “lembur paksa” tersebut. “Kalau sekali kali sih gak apa apa pak, tetapi ini bia terjadi sampai 6 bulan lamanya dan kabarnya Hotel ini sering sekali beralasan kekurangan karyawan dan memaksa karyawan tetap nya untuk bekerja lembur” keluhnya.

Dari kacamata awam case seperti ini seperti “coincident case” atau terlihat seperti kasus kebetulan karena akibat dari turn over karyawan yang tinggi. Tapi tentunya tidak sesederhana itu…ada udang di balik pintu nya..heee

Apalagi di Bali ini, dengan persaingan yang sudah cukup overloaded ini walaupun wisatawan sesuai statistic bertambah nyatanya tidak serta merta menaikkan market share masing masing hotel. Boro boro Average Room Rate (ARR) yang naik. Kenyataan tidak seindah janji janji sewaktu Management Company mempresentasikan kepada pemilih Hotel atau Owner.

Kesulitan ini terjadi dalam setiap annual report atau report Tahunan yang akan di penuhi dengan berbagai alasan karena tidak mencapai revenue/pendapatan yang dijanjikan. Seribu macam alasan akan dikemukakan dengan berbagai macam statistik yang di sajikan sebagai bentuk kepanikan karena Owner Hotel orang Indonesia jaman sekarang sudah berani untuk menterminasi perjanjian jika Management company gagal dalam mencapai yang dijanjikan walaupun itu akan berefek kepada konsekwensi biaya terminasi perjanjian seperti yang tertuang di kontrak.

Lalu balik lagi ulasan diatas, apa hubungannya donk dengan karyawan lembur sampai double shift? Gampang saja, dalam laporan rugi laba komponen biaya terbesar biasanya ada pada komponen Gaji, sehingga mengatur komposisi banyaknya karyawan mutlak diperlukan walaupun hal hal yang saya ceritakan diatas akan berimbas hampir setiap hari nya kepada karyawan dan management selalu dan selalu beralasan padahal itu hanyalah sebagian trik dan taktik untuk buying time pengeluaran yang seharusnya.

Hal ini sebenarnya bisa dihindari jika saja Hotel itu tidak dipaksakan memakai Brand Hotel ternama yang Management Fee nya cukup mencekik ditambah egois nya si Management ini memaksakan GM atau petinggi petinggi lain harus di gaji dengan US Dollar alias meng hire Expat. Akhirnya Staff paling bawah yang terkena imbasnya, dikurang kurangi kuota nya, ditambah jam kerja nya, dinaikan gajinya sedikit tapi kerjanya Rapel alias double ditambah Report A La Hotel Chain yang bejibun. Komplet lah sudah!

Apakah Owner tahu akan hal ini? tentunya tergantung profile Owner nya. Ada yang sangat perhatian karena ini adalah bisnis pertama nya, ada yang cuek karena banyaknya property yang beliau punya ada juga yang hanya menanamkan modal sebagian saja, dan lain sebagai nya.

Jika memakai Brand tertentu tak Lagi dapat mengangkat Revenue atau Pendapatan, mengapa harus takut untuk berubah? Alasan utama adalah karena Owner sudah bingung karena seluruh sudut hotel, ornamen sampai pensil di kamar pun sudah terlanjur memakai brand hotel Operator tersebut. Tapi itulah tantangannya, kadang perubahan tersebut hanya memerlukan biaya yang sedikit besar di awal tetapi toh pada akhirnya standarisasi yang mencekik itu tak akan terjadi lagi.

Tapi Jika alasannya karena malu sewaktu pertemuan bisnis dengan kolega atau keluarga bahwa hotelnya sudah tidak lagi ber Merk internasional ……Entahlah…Itu hanya rumput yang bergoyang saja yang bisa menjawabnya….

Ps. Jika membutuhkan Hotel Management yang terpercaya dan terjangkau dengan system terbaru di Indonesia bisa klik link disini

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of