Pentingnya Feasibility Study sebelum membangun Hotel

karikatur hotelSebenarnya semua orang juga tahu kalo gak cuman bisnis hotel tapi semua bisnis juga perlu bikin FS ini atau kepanjangannya Feasibility Study alias Study kelayakan. Tapi boleh ditanya , dilapangan banyak sekali owner atau pemiik perusahaan langsung aja membangun Hotelnya tanpa mikir panjang. Yang mau menggunakan hotel operator atau Hotel Chain langsung menghubungi mereka, tanya tanya harga, komisi atau fee nya jika menggunakan Hotel Chain tersebut ujung ujung nya apa? di Boongin oleh hotel operator tersebut. Di bilang prospeknya bagus lah, menjanjikan lah, dsb dsb.

Yang lebih parah lagi Owner yang mau hotelnya dibangun lokal alias tidak menggunakan Brand dari Hotel Operator tersebut dengan alasan ke pede an bisa mengelola sendiri karena menghindari kewajiban membayar Fee ke Hotel Operator, menghindari pajak dan berpikir..ah gampang tinggal nyogok petugas pajaknya aja untuk menghindari kewajiban pembayaran PB1, PPH21 boro boro PPH23, BPJS tenagakerja, BPJS kesehatan, dll…dll.

Hal hal diatas akhirnya berbuah maut, seperti yang terjadi sekarang ini Di Bali..gimana mau bisnis bagus kalo Hotelnya lebih banyak kamarnya  ketimbang wisatawan nya? Ditenggarai di Bali ini ada lebih dari 72 juta kamar yang tersedia atau bahasa spesifiknya Room Night (RN) dalam setahun sedangkan jumlah wisatawannya hanya 8 Juta? Cara menghitungnya mudah saja, RN dihitung banyaknya kamar tersedia dikali banyaknya hari dalam sebulan? setahun? itulah potential kamar yang bisa dijual. Jika mau dihitung orangnya, rata rata dalam satu kamar itu diisi 2 orang atau disebut double occupancy. Jika ada 8 juta wisatawan ya kira kira mereka hanya butuh 4 juta RN saja.

Di dalam FS banyak sekali komponen yang bisa terang benderang dijelaskan apakah sang pemilik modal akan menginvestasikan uangnya di industry perhotelan tersebut, karena sifat dari bisnis Hotel yang lebih ke Jangka Panjang, jika owner mencari konsultan FS yang independent (tidak dari Hotel Operator/Chain), trus pakai pesen gini lagi…”Mas…bikinkan FS ya..jelek apa bagus njenengan tetap saya bayar”. Nah itu akan lebih bagus lagi hasilnya…heee..

Komponen FS sendiri terdiri dari macam macam hitungan, dari ilustrasi Rugi Laba, ilustrasi potensial bisnis yang akan dicapai, skema bunga kalo si owner pinjem uang di bank, informasi biaya investasi dan berapa yang kudu dikeluarkan, penetrasi pasar dari hotel hotel pesaing di sekitar hotel yang akan di bangun sampai ke kesimpulan besaran NPV (Net Present Value) dan IRR (Internal Rate of Return).

Bayar orang untuk bikin FS juga nggak mahal mahal amat, tapi tidak membuat si pengusaha menyesal dikemudian hari karena bikin hotel sekarang ini sudah ngomongin ratusan milliar rupiah apakah ini bisa dikategorikan investasi main main?

Ps. Buat yang kenal pengusaha yang mau dibikinkan FS, bisa menghubungi saya ya..heee…

*Gambar diambil dari google di tourism-watch.de

 

  1. Nanti saya hubungin mas jika mau bangun hotel dah… bwahahahha….

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>