Cara efektif naik jabatan, pindah pindah kerja!

Lama juga tidak mengupdate blog ini terutama hal hal yang berkaitan dengan dunia perhotelan. Januari kemarin kebetulan saya menemani boss berkunjung ke bali, mencoba beberapa hotel baru dari yang bintang 4 sampai 6..heee…kalo kerjaan yang satu ini memang kelihatan asik walau sebenarnya sarat tugas didalamnya.

Nah, tidak terduga ternyata tugas berkunjung kemarin itu saya bertemu dengan banyak (lebih dari 10 orang) teman teman di eks hotel yang dulu…..benar benar gak diharapkan karena selain saya tidak pernah kontak lagi, mereka mereka ini juga tidak ada di list social network saya mulai dari FB, Linkedin sampai twitter. Ternyata mengasyikan juga bisa menjadi bahan reuni dan berbagi pengalaman.

Dari banyak pengalaman tersebut buat pembaca blog ini yang mungkin kebetulan ada hubungannya dengan dunia pariwisata ternyata untuk mendapatkan karir yang lebih cepat naik adalah sambil bekerja secara konsisten juga harus rajin rajin pasang mata pasang telinga, memperluas jaringan di hotel lain untuk kesempatan melamar dengan kondisi naik jabatan tentunya. Bagaimana kalo naik gaji? untuk hal ini agaknya kudu berhati hati karena seringnya pindah perusahaan hanya untuk gaji, dimata pewawancara anda akan tampak bodoh dan dianggap tidak bisa menyesuaikan dengan sistem dan suasana kerja di tempat yang lama. Maka dari itu tips tips yang bisa saya rangkum ini dari pengalaman yang sudah saya lewati mungkin bisa berguna, yaitu:

1. Mengetahui kelas suatu perusahaan/Hotel

Hotel pun punya kasta layaknya perusahaan. Hal ini mutlak harus diketahui bagi semua hotelier dengan melamar di tempat yang tepat untuk menerapkan strategi pindah kerja tersebut. Cari tau berapa rata rata service charge disana karena akan gampang diprediksi berapa average room rate hotel tersebut dengan melihat kapasitas kamar hotel dan banyaknya outlet F&B di hotel tersebut.

2. Mempertimbangkan lamanya bekerja

Main segera pindah jika ada tawaran dan lowongan atau pas interview diterima juga harus disikapi dengan hati hati, karena walau pertamanya tidak terasa apa apa tapi dalam jangka waktu panjang efek nya akan terasa dan sangat gampang seorang pewawancara menaik suatu kesimpulan tentang anda. Banyak anak muda yang berambisius pindah pindah dengan cepat sehingga secara interview dapat tampil memukau tapi pas menduduki jabatan tersebut, pengetahuan dan sikap mental belum siap akhirnya hanya akan mementalkan anda dari perusahaan anda bekerja dan untuk mendapatkan jabatan itu kembali akan sulit sehingga jika harus memulai bekerja di jabatan yang lebih turun akan sulit dilalui secara mental.

3. Menyadari jabatan tempat anda sekarang.

Jabatan di perhotelan memang beragam tetapi untuk mencapai jabatan yang tertinggi perlu strategi ditempat atau departemen mana anda akan berkarir. kebanyakan GM suatu hotel banyak yang berangkat dengan 1 latar belakang saja/ background misalnya dari FB production, FB service, Sales & Marketing atau jebolan room division. Jika anda tidak didalam departemen tersebut, lebih baik siap siap minta cross training untuk memulai tugas dan tanggung jawab baru.

4. Menetap/ berkarir di perusahaan besar

Hal ini agak bertentangan dengan point diatas, tetapi jika dirasa peluang untuk naik karir bisa dilakukan didalam perusahaan tersebut, ngapain pindah pindah lagi? malahan perusahaan besar biasanya mempunyai jaringan di seluruh dunia yang memungkinkan transfer antar negara, selain bisa jalan jalan menambah wawasan di Luar negeri gajinya toh di sesuaikan dengan kebutuhan disana.

Tips tips lainnya sebenarnya masih ada tetapi kebanyakan hotelier melakukan 4 point diatas, menjalin pertemanan seluas luasnya memang sebuah modal utama. Good luck for young hotelier ! kalo dirasa di luar perhotelan strategi ini masih masuk akan digunakan ya monggo….yang jelas untuk PNS agaknya hal ini sulit diterapkan.

Leave a comment ?

21 Comments.

  1. Kalau di kantorku, pindah divisi berarti penilaian dari NOL lagi, jahdi agak susah kalau mau cepat naik, kecuali yang sudah di posisi atas, sering pindah malah bagus buat mereka.

    Reply

    Boyin Reply:

    @Zizy Damanik, ito PNS apa bukan sih?

    Reply

  2. Sepertinya memang begitu, wempi baru saja pindah kapal. :mrgreen:

    Reply

    Boyin Reply:

    @Wempi, naik jabatan apa naik gaji?

    Reply

  3. Akan saya catat dan saya sampaikan ke murid maupun bekas murid saya Mas…

    Reply

    Boyin Reply:

    @marsudiyanto, mudah mudahan berguna pak…

    Reply

  4. Iya, biasanya kalau masuk kantor baru kita bisa nego gaji karena kita sudah berpengalaman. Tapi kalau keseringan pindah kantor, kita bisa dicap hanya mengejar gaji besar saja.

    Reply

    Boyin Reply:

    @giewahyudi, betul…

    Reply

  5. Aku dulu pindah pindah jenis perusahaan, dengan posisi tetep sales, kuliah engineering, jadi sales leasing, lalu properti, lalu bank… :D
    lalu sekarang, ha… membuat primbon

    Reply

    Boyin Reply:

    @Sriyono Semarang, itu keseringan pindah kayaknya tuh…heee…

    Reply

  6. Tips dari bli Boyin mantap juga. Tapi kalo pekerja kontrak kayak saya ini juga susah diterapkan.

    Reply

    Boyin Reply:

    @Alris, saya juga pegawai kontrak kok….

    Reply

  7. Saya sejak lulus kuliah 15 tahun lalu sampai sekarang masih bekerja di tempat yang sama. Males mau pindah harus adaptasi lagi.

    Reply

    Boyin Reply:

    @endar, khan masih bisa opsi 4 ta..?

    Reply

  8. Saya sudah 4 x pindah kerja, sekarang malah nyaman usaha sendiri,, heheee

    Reply

  9. Saya baru delapan kali pindah kerjaan, bli.. :razz: :razz: :razz:
    Dunia “mandor” bangunan bagi saya dinamis sekali, hehe..

    Reply

    Boyin Reply:

    @Alris, heee…kita sama ya…

    Reply

  10. tidak mudah tuk jadi pegawi, kedepannya harus lebih memikirkan tentang kesejahteraan di masa tua kalau boleh saran mendingan kita berwirausaha saja :)

    Reply

    Boyin Reply:

    @Rina, bisa sukses berwirausaha tentunya merupakan dambaan setiap orang

    Reply

  11. Menjadi pegawai negeri saat ini baru hal yang diidamkan hampir semua orang.

    Reply

    Boyin Reply:

    @galuh, dari dulu jadi pns ya yg paling top…

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>