Benernya ini bukan ngajari secara teknis bagaimana caranya, melainkan sharing pengalaman bapak saya dalam mendirikan sekolah untuk desa kami di Bali yang ternyata gak ruwet ruwet amat dalam pengajuannya.
Bulan yang lalu saya sempat liburan ke kampung halaman dan persis di belakang rumah kami terlihat bangunan baru yang tampak seperti sekolahan. Ternyata setelah saya tanya, itu salah satu proyek ayah yang sedang dikerjakannya. Saya cukup heran juga dan bertanya bagaimana desa bisa membangun sekolah dengan 6 ruangan ini. Kalo untuk tanahnya saya paham persis kalo tanah itu adalah tanah desa, tetapi walaupun dana pengelolaan LPD di desa saya sekitar lebih dari 16Milliar dan berpopulasi hanya sekitar 2000 KK saja, tidak mungkin desa membuatkan itu semua.
Ternyata seperti yang ayah saya kemukakan, yaitu kita perlu berkomunikasi secara profesional melalui surat yang mengemukakan untuk bantuan pendirian sekolah ini, jika disetujui, para pemuka desa berangkat ke gubernuran untuk presentasi mengenai pentingnya bantuan untuk mendirikan desa ini. Langkah selanjutnya mereka akan survey dan bantuan dikucurkan bertahap, biasanya setelah satu contoh kelas yang sudah jadi dibuat, perincian dan gambar di lampirkan, maka pembangunan untuk ruangan kelas yang ke 2, ke 3, dst akan diluncurkan bertahap.
Intinya, kudu ada masyarakat desa yang mempunyai kemampuan secara profesional untuk mengajukan bantuan tersebut karena tidak mungkin gini hari pemerintah yang pro aktif mengunjungi dan ujug ujug membantu. Walaupun sudah di blow up oleh stasiun TV pun, Jika pihak desa/sekolah kurang aktif dalam mengejar dana bantuan untuk sekolah masing masing niscaya semuanya akan terpending sampai waktu yang tidak terbatas…heee…ini bukan mengatakan salah siapa, hanya saja jaman sekarang memang begini caranya. Nggak perlu nyogok orang pemerintahannya ternyata pembangunan ini masih berjalan kok.
Memang tidak semuanya bantuan pemerintah, ada Desa yang juga mensupport pendanaannya tetapi jika pendirian sekolah sederhana ini memakan biaya misalnya 1,2 M dan setengahnya dari pemerintah, lumayan juga khan?

Itu memang benar sih mas.
Kalau ada desa/kampung yang kurang aktif, maka pemerintah di atasnya jelas mengutamakan yang kelihatan dulu. Jadi kita sebagai penduduk desa juga harus aktif berjuang untuk desa kita, tak cukup hanya menungu saja.
@zizydmk postingan terakhir di blognya..Mewabahnya Flu Singapura
Reply
Boyin Reply:
February 29th, 2012 at 9:31 am
@@zizydmktanpa action kita memang tidak akan mendapat apapun
Reply
Sayangnya kemampuan mengakses itu yang kurang dimiliki masyarakat kita.
Maka yang terjadi adalah bantuan pemerintah jatuh ke orang yg salah.
Selain itu kadang birokratnya juga pilih kasih.
itempat saya juga terjadi demikian Mas.
Jalan di pelosok rusak parah selama bertahun2 tanpa tersentuh bantuan, sementara masyarakat perkotaan malah dapat bantuan berkali2, baik paving maupun aspal.
Lagi2 ini adalah masalah akses.
Saya tau persis karena kebetulan saya ini pengurus RT, dan kebetulan pimpinan Dinas PU nya adalah bekas murid saya. Makanya RT saya dapat bantuan paving & aspal. Lampu jalan juga dapat bantuan dari pemerintah, karena saya rajin kirim surat…
marsudiyanto postingan terakhir di blognya..Sunat Saya
Reply
Boyin Reply:
February 29th, 2012 at 9:32 am
@marsudiyanto, sekali lagi tergantung pengurusnya khan pak…
Reply
Ohhh gitu ya Mas. Saya sedang berencana mendirikan sekolah/kampus untuk Business Design. Kira-kira ada campur tangan pemerintah nggak ya…
Kika postingan terakhir di blognya..Golf dan Strategy Business
Reply
Boyin Reply:
February 29th, 2012 at 4:51 pm
@Kika, dicoba aja mas, biasanya ini buat di desa desa yang membutuhkan sekolah karena daya tampung dan kondisi yang harus diperbaiki
Reply
Bener sekali, masyarakat harus lebih aktif
Edi Psw postingan terakhir di blognya..Bayi Perempuan Penerang Keluarga
Reply
iya, pemerintah hanya segelintir, tapi masyarakatlah yg paling mengerti keadaannya sendiri. setidaknya contoh diatas pak, bisa jadi rujukan bagaimana meminta bantuan dana yg tepat.
Hanif Mahaldi postingan terakhir di blognya..Social Media Online dan Dunia Freelance
Reply
Boyin Reply:
February 29th, 2012 at 4:52 pm
@Hanif Mahaldi, sulit kalo cuman ngarep aja…
Reply
wah, coba klo pak pengurus rtnya atau pak lurahnya kayak pak Mars, pasti maju semua…

Sriyono Semarang postingan terakhir di blognya..Paragon Semarang, The Endless Fascination
Reply
Boyin Reply:
March 1st, 2012 at 9:21 am
@Sriyono Semarang, hidup pak mars…heee…
Reply
masyarakat sekitar serta pemerintahan setempat juga harus sll terlibat ya ga sob..
MENONE postingan terakhir di blognya..POLISI Terbaik Di Indonesia
Reply
Boyin Reply:
March 1st, 2012 at 9:22 am
@MENONE, kudu aktif dan tau caranya bersurat resmi…
Reply
Permisi, cuman mau share aja nih. ada info lomba bikin artikel. Hadiahnya lumayan ada 2 buah printer laser jet dan voucher. Caranya tinggal like fanpage >> http://www.facebook.com/anugrahpratamacom. Dan ikuti Contest menulis artikelnya.
Terima kasih
Reply
Kalau sesuatu di kerjakan dengan Profesional maka hasilnya juga luar biasa
Salesman Jogjakarta postingan terakhir di blognya..AdSense for Content is now available in Bahasa Indonesia – Sebuah Berita Yang Membahagiakan Buat Blogger Yang Kontennya Menggunakan Bahasa Indonesia
Reply
Boyin Reply:
March 8th, 2012 at 12:35 pm
@Salesman Jogjakarta, betul
Reply
wah nanti kalau blue ingin mendirikan sekolah pasti bang kita yang blue minta sarannya.hehhe
p kabar
salam hangat dari blue
sellau menarik artikelnya
dobleh yang malang postingan terakhir di blognya..aku,hujan dan pergi ke sekolah
Reply
Boyin Reply:
March 8th, 2012 at 12:35 pm
@dobleh yang malang, udah ngeblog lagi blue…
Reply
ngebaca ini kok ada yang bikin seneng dan sedihnya yaa..
Seneng karena berarti sebenarnya fasilitas itu ada (disediakan)
Sedih karena kenapa harus berdasarkan laporan yaa.
Reply
Boyin Reply:
March 8th, 2012 at 12:39 pm
@iiNgreeN, kesuksesan menjalankan sesuatu karena kita harus proaktif
Reply
beberapa tahun yang silam, ada beberapa rekan sejawat yang berinisiatif utk mendirikan sekolah di desa, mas boyin. sayangnya, hingga saat ini pun gagal terealisisir karena memang akses pendirian masih banyak yang belum memahaminya.
sawali tuhusetya postingan terakhir di blognya..Inovasi dan Inisiatif Baru Customer Service demi Kepuasan Pelanggan XL
Reply
Boyin Reply:
March 8th, 2012 at 12:39 pm
@sawali tuhusetya, kalo 100% bantuan memang biasanya sulit pak…
Reply
Menyesakkan ya.. kadang aku mikir kalau sudah begini Indonesia itu terlalu luas untuk menganut sistem sentralisasi… Coba kalau dibikin ngera serikat, hal2 kayak gini akan lebih terakomodir

DV postingan terakhir di blognya..Tulisan yang tak diberi judul oleh penulisnya
Reply
Boyin Reply:
March 13th, 2012 at 10:25 am
@DV, yang pusat korup…jakarta makin sumpek….
Reply
Bagi daerah yang agak berduit tentu tak masalah dalam memberikan dana. Bagi daerah yang pas-pas apalagi minim pendapatannya sangat susah mendapatkan dana itu, bli.
Reply
ngilang mana lagi ni pak, dah setahun nggak hapdet…

Sriyono Semarang postingan terakhir di blognya..Chef Donny’s Cooking Class, Asisten Guru Boga
Reply
600 juta dari pemerintah sepertinya susah, nyari bantuan CSR prusahaan besar mungkin bisa jadi tambahan
arif postingan terakhir di blognya..Festival Film Solo
Reply
Boyin Reply:
May 20th, 2012 at 8:20 pm
@arif, kabar terakhir itu bantuan memang diberikan pak…
Reply
semoga sukses
. btw, saya nyoba reply comment, tapi ada notifikasi error : cannot find commendivid
arif postingan terakhir di blognya..Juara BSI Proliga 2012
Reply
Boyin Reply:
May 29th, 2012 at 5:49 pm
@arif, saya juga bingung mas…tp ini udah bener dgn sendirinya…
Reply
Wah…. Wah….akses ke Pemerintah itu ternyata penting juga yach….
Reply