Taman bermain anak anak Gratis di Red monumen

Secara tak sengaja saya menemukan taman bermain baru ini, sewaktu mengantar istri ke salon. Saya menggunakan waktu untuk keliling di alun alun kota Phnom Penh di sekitaran Red monumen. Pada malam hari sekitar pukul setengah 8 malam, taman itu masih terlihat ramai dengan anak anak, maka saya putuskan keesokan harinya ingin mengajak si kecil kesana.

Keesokannya si kecil sudah tak sabar menelpon papanya agar pulang lebih cepat sehingga bisa ke taman bermain itu sebelum gelap. Sesampainya disana saya cukup tercengang untuk negara sekelas kamboja kok bisa bisanya membuat taman public ditengah tengah kota yang menurut saya cukup bagus. Jenis mainan yang bagus dan lengkap ditengah tengan taman yang didesign untuk rindang pada jangka panjang, toilet umum, serta kafe untuk orang tua yang mengantar.

kids playground

kids playground1

Untuk orang tua yang punya anak kecil seperti saya, taman ini cukup membantu sekali karena fasilitas yang ada didalamnya juga sangat membantu ketangkasan anak daripada setiap hari hanya main game online di dalam rumah, setelah bugar dari bermain, anak minta saya membantu tugas PR yang didapatnya dari sekolah dan tidurpun lebih lelap.

kids playground2

Pikir pikir sekorup korupnya pejabat disini, masih sempet sempetnya mikirin rakyat kecil dengan membangun ruang public yang asri dan gratis tentunya yang tidak hanya dinikmati oleh anak anak penerus generasi bangsa ini tetapi juga sarana ngobrol orang tuanya juga. Bagaimana dengan di Indo, seharusnya sebagai negara yang jauh lebih kaya, apakah hal hal seperti ini mendapatkan perhatian?

Leave a comment ?

35 Comments.

  1. Wah. Taman bermain yang asri seperti ini memang idaman para orang tua. Ah senangnya…. jadi pengen ke Central Park… soalnya di sana juga mirip2 begini nih…

    Reply

    boyindra Reply:

    ortu juga asik buat ngerumpi….heee…

    Reply

  2. Perhatian sih ada….
    Dibangun juga mungkin, kenapa ngga?
    Tapi, tak sampai setahun barangkali udah dipake oleh mereka yang merasa ‘berhak’ untuk berjualan atau malah untuk tempat tinggal… akhirnya tak terurus, terabaikan 🙂

    Reply

    boyindra Reply:

    mengelola dan merawat memang menjadi perhatian penting juga

    Reply

  3. Ini mirip di Jogjakarta namanya Taman Pintar, komplit permainan gratis di luar dan menyelipkan bnyak ilmu pengetahuan juga.

    Reply

    boyindra Reply:

    viva untuk jogja…

    Reply

  4. Hmmmmm ….. taman bermain anak2 dengan fasilitas lengkap
    dan menyediakan sarana untuk orang dewasa, gratis pula.

    Reply

  5. Di sini saya belum pernah menemukan taman bermain seperti ini, tapi di salah satu negara ASIA yang pernah saya kunjungi saya mendapatinya di setiap blok apartemen 🙂

    Reply

    boyindra Reply:

    singapore dan vietnam juga punya, tapi gak sekhusus ini…

    Reply

  6. nggak hanya di sana mungkin pak, sekorup korupnya negeri ini juga ada taman bermain anak-anak di yogyakarta dengan melatih intelegensia anak yaitu Taman Pintar. jenis didikannya pun bervariasi dari teknologi hingga alam.

    Reply

    boyindra Reply:

    wah sukur kalo ada di jogja….di jakarta monas aja gak ada…

    Reply

  7. wah seru kali ya kalau main di sana..

    disini ruang publik jadi sarang mafia malahan..

    Reply

    boyindra Reply:

    mafia yg dilegalkan…

    Reply

  8. duh, kalau jakarta terlalu penuh dgn bangunan perkantoran, mall dan apartemen berharga milyaran.
    jadi, kayaknya gak terpikirkan utk hal yg gratisan gini, krn gak menghasilkan keuntungan 🙁
    inilah kenyataannya …..
    kalaupun ada taman bermain, paling ada ya didlm mall juga Mas 😛
    salam

    Reply

    boyindra Reply:

    kudu beli makanan atau minuman dulu ya bunda…

    Reply

  9. Denuzz BURUNG HANTU

    Eh, di sana emang banyak juga ya koruptor?
    Kuantitasnya dibanding Indonesia gimana?…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

    Reply

    boyindra Reply:

    dibanding jumlah penduduk indo ya kalah lah sini…heeee…

    Reply

  10. asik kayak e bermain di sana, jadi pengen nyoba 😉

    Reply

    boyindra Reply:

    balita yah…heee..

    Reply

  11. Disini taman bermain cukup banyak, tapi fasilitasnya tidak terlalu lengkap. Untuk mencari yang taman bermain yang asyik harus menuju ke daerah tertentu. Tidak sembarang tempat ada.

    Reply

    boyindra Reply:

    negara lain seperti vietnam juga bisa dijadikan contoh…

    Reply

  12. red monument, hmm … sebuah ruang bermain yang gratis. alangkah bahagianya anak2 di indonesia kalau di setiap kota ada spase seperti ini, mas boyin. sayangnya, tak banyak orang2 kita yang memiliki pemikiran demikian.

    Reply

    boyindra Reply:

    lahan dan uang untuk itu spertinya ada, cuman memang jauh tak terpikirkan pak…

    Reply

  13. sayangnya cuma ada di kota kota besar pak, coba kalo di setiap sudut desa ada taman kayak gitu, pasti alangkah bahagianya generasi pemuda penerus bangsa ini, 🙂

    Reply

  14. di deket kompleks saya (di indonesia), baru saja ada perumahan baru dibangun, ada lapangan hijau yang luas. Banyak digunakan untuk anak-anak menikmati sore dan main-main. Ramai sekali. Sayang umurnya gak lama, si pengembang menutup lapangan itu dan menjadikannya rumah toko.

    Oooaalaah..jangankan berfasiliatas tempat bermain macam Red monumen, sekedar lapangan hijau saja udah gak disediakan lagi.

    Reply

    boyindra Reply:

    apalagi yang asri dan gratis gini ya bang…?

    Reply

  15. Saya tertarik sama foto-fotonya kang Boyin, saya pikir tadinya lukisan…bagus sekali.
    Tamannya terlihat bersih sekali, pasti anak-anak suka bermain disini.

    Reply

    boyindra Reply:

    betul bu mereka suka sekali disini…

    Reply

  16. cocok untuk bermain adik2 saya nih

    Reply

  17. Sama seperti Mbak Enny, di foto tamannya terlihat bersih dan rapi. Di Indonesia fasilitas yang baru dibangun juga selalu tambah bagus dan bersih, tapi selang beberapa saat biasanya sudah terlihat kumuh karena kurang pemeliharaan … 🙁

    Reply

    boyindra Reply:

    fungsi pengawasan memang mutlak diperlukan bu..

    Reply

  18. Gratisnya itu yang susah ditiru oleh negara kita.
    Pejabat daerah mana mau mikir kesitu, mikir anak2 yg ada diwilayahnya.
    Mereka nggak pernah mikir itu karena mereka mampu bawa anak2nya rekreasi ketempat lain.
    Kalaupun ada fasilitas gratis, umumnya jadi kumuh dan nggak keurus.
    Halte misalnya.
    Makin diperparah dengan sikap masyarakatnya yang tak mampu jaga kebersihan.
    Penuh dengan pedagang yg siap menebar sampah.

    Reply

    boyindra Reply:

    haaa..indonesia emang beda..

    Reply

  19. semoga aja bisa ada banyak yang kayak gini di seluruh pelosok negri yang free free 😀

    Reply

    boyindra Reply:

    kalo wakil rakyatnya gak sibuk lagi gontok2an…koalisi sana koalisi sini…heee..

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>