Pajak oleh oleh dari LN

Perhatikan komen komen yang saya dapat mengenai kebijakan baru untuk tahun 2011 mengenai pajak yang dikenakan oleh bea cukai untuk barang oleh oleh dari Luar negeri, kalo pajak dari perorangan tidak lebih dari US$250 dan kalo barang bawaan keluarga US$1000,

“setuju, pak….. itu kalau Pak Menterinya orang pintar dan kreatif, pak….. Ini kan menteri asal kejar target penerimaan……. wajar keputusannyapun serba aneh…. mungkin Indoensia satu-satunya negara yang menerapkannya……..”

“negara pemeras,pejabat rampok…”

“Alhamdulilah, dengan adanya aturan ini uang masuk bagi petugas BC, Satpam bandara bahkan cleaning service yang akan jadi calo utk ngurus biar bisa bebas BM. Yah setidaknya uang yg sudah dikeluarkan utk sogok jadi pegawai BC, Satpam bandara bisa kembali deh.”

“Dasar otak udang ada di dengkul dan kemungkinan besar letaknya di bokong. Makanya gak aneh investor asing cabut dari indo karena banyak praturan yg gak masuk diakal. Bea cukai beraninya cuma ama rakyat kecil (average income family). Apa berani kenain bea masuk terhadap pejabat, conglomerate, billionaires? Mereka ini kalo shopping diluar negri bisa sampe ratusan ribu bahkan jutaan dollar tapi gak kena bea masuk. System bea masuk ude ada sejak dulu cuma skarang aje baru bergaung? yeah right!!! Bukannya tingkatkan keamanan di pelabuhan laut/udara tapi malahan bikin tourists jadi runyam sewkt dateng ke indo. Tourist ude dikenain visa on arrival masih gak cukup? Skarang harus declare barang2 bawaan dan bawa receipts camera, i-touch, n-book, ipad, portable game, dlsb. SHUT da F**K up.”

Komen diatas kayaknya udah mewakili perasaan dan pemikiran saya. Duh Indonesia, kok makin lama makin ancur begini kebijakannya….

Leave a comment ?

48 Comments.

  1. jadi semakin pesimis dengan kebijakan pemimpin kita pask,, walah,, :em41:

    Reply

    boyindra Reply:

    rakyat di peress terus..

    Reply

  2. itulah indonesia.. kayaknya makin banyak rakyat yang kurang percara pada penguasa negeri ini.

    Reply

    boyindra Reply:

    makin lama kok makin gak bener malah..

    Reply

  3. yo
    pajak pastikan adil
    jangan malah membuat rakyat kecil menggigil

    saya percaya
    bisa :)

    Reply

    boyindra Reply:

    bisa makin banyak preman di bandara..

    Reply

  4. Huanjirrr… gimana dong, des ini aku mudik..

    Reply

    boyindra Reply:

    dibongkar semua isi tas don..

    Reply

  5. lambang pajak = foto gayus :em55:

    Reply

  6. masih pantaskah utk berharap, suatu hari nanti ada pemimpin yg bisa jadi teladan? :em28:
    atau harapan ini hanya seperti hujan di musim kemarau ?
    salam

    Reply

    boyindra Reply:

    siklus yang pasti akan datang, yah berharap saja..

    Reply

  7. Bener Mas…
    Komentar tadi sangat2 mewakili perasaan saya, meski sayapun nggak mimpi beli oleh2 dari luar negeri

    Reply

    boyindra Reply:

    gak ada peraturan kyk gini aja udah banyak preman di bandara pak..heee..

    Reply

    pendarbintang Reply:

    :em29:

    Ngerikalau pas di bandara dikrubutin preman2nya….

    Reply

    boyindra Reply:

    kasi aja tanda tangan, serasa artis lah…

    Reply

    pendarbintang Reply:

    Ide bagus…. :em59:

    pendarbintang Reply:

    Komentar tadi sangat2 mewakili perasaan saya, meski sayapun nggak mimpi beli oleh2 dari luar negeri

    Tambahan PakDhe Om….

    Meski kita cukup bahagia dengan makan nanas, durian, pepaya, bandeng, lele, gurami dan ikan nila he he he

    Reply

    boyindra Reply:

    haaa..betul..saya juga suka makan nanas, durian, pepaya,bandeng, lele, gurami dan ikan nila..

    Reply

  8. Halah paling-paling ini cuman akal-akalan saja, coba besok kalo ini beneran terjadi, para mentri yang plesiran bebas melenggang bawa oleh-oleh tanpa kena pajak :em38:

    Reply

    boyindra Reply:

    standard ganda….

    Reply

  9. Crying for this!

    Itulah kenapa aku menuliskan ungkapan kekesalan Saudara2ku,hm…..

    aku ini dimana, warga negara apa? kenapa Indonesiaku makin kacau saja??

    Reply

    boyindra Reply:

    jangan nangis dik..tenang..tenang,ntar tak telpon pak mars bawain nanas, durian, pepaya,bandeng, lele, gurami dan ikan nila..hiiii

    Reply

  10. yah apa sih yang enggak kena pajak di negeri ini… doakan saja ngeblog enggak ikut2an kena pajak..

    Reply

    boyindra Reply:

    haa..nagihnya susah..

    Reply

  11. Terlalu ini. Pajak itu harus, tapi jangan membabi buta dong. :(

    Reply

    boyindra Reply:

    terlalu banyak celah yg bisa di manfaatkan oleh pihak2 tertentu…

    Reply

  12. jaya | Belajar SEO Pemula

    Makin lama makin gak bener nih negara…
    Meras rakyat terus……

    semenjak kejadian gayus tertangkap, saya sangat kecewa sebagai warga yang selalu tepat waktu saat membayar pajak… mulai sejak itu saya tidak akan lagi membayar pajak.

    Terserah mau diapakan,

    O iya, mau cerita sedikit. kemarin ada perubahan yang saya Liat di kota saya. Semua Kendaraan Plat Merah ditangkap Oleh Polisi karena digunakan di luar jam dinas…. Teruskan Pak Polisi, masa sih Mobil yang dibeli pake uang rakyat digunakan untuk Rekreasi ke pantai…. :em41:

    Reply

    boyindra Reply:

    mudah2an polisinya gak anget2an…

    Reply

  13. Saya kurang setuju dengan kata Negara pemeras, dia ngak salah apa2 Negara tetap Negara, jika Negara tidak mencintai kita, mengapa kita masih diberi kesempatan mencari nafkah disini?

    Saya juga ngak berani bilang pejabat salah, karena sekarang kita bisa idialis, tapi ketika duduk diposisinya apa masih idialis?

    Mengurus Negeri ini susah tanpa kerjasama dari kita semua,
    yang jelas saat ini mari kita saling mengawasi dan berbenah,menjadi warga Negara yang Peduli,Pencetus,dan pelaksana, bukan sekedar Penerus saja. :em40:

    Reply

    boyindra Reply:

    orang melihat dari implementasi pelaksanaannya saja yg menjadi kenyataan di lapangan…jika rakyat sampai ngomong begitu pasti ada yg salah dengan kebijakannya….

    Reply

  14. dasar….ada aja caranya pejabat nie cari uang dari rakray..apa jadinya :em16:

    Reply

  15. Lho bukannya itu adalah cara yang paling bener dan cara yang paling manjur. Mau menambah pendapatan negara, pendapatan daerah, pendapatan karyawan, pendapatan preman? ya itu tadi, dengan memeras rakyat. Rakyat Indonesia itu adalah orang yang paling penurut, paling gampang ditarik pajak.
    Lha wong pemerintah susah sekali narik pajak konglomerat, pejabat yang suka plesiran, pada gak berani semua. Paling-paling ya cium tangan atau cium dengkul, gak berani narik pajaknya :em41:

    Reply

  16. orang-orang pintar yaa ..?
    pajak, pajak dan pajak mulu

    Reply

  17. nih rakyat pada demam semua
    dengar kata-kata pajak pak

    Reply

    boyindra Reply:

    plus pilek..hee..

    Reply

  18. Dikenakan pajak sih boleh aja asal jangan pilih-pilih.
    Dan hasil pajak bisa dirasakan oleh semua rakyat.

    Reply

  19. Benarkah semuwa lapisan di jajaran perpajakan sudah pajek mas n down moral materialnya?

    Reply

  20. Kalau nilai pajak diturunkan, ceperannya juga akan turun….

    Reply

  21. Itu kan cara mereka untuk memperkaya diri sendiri.

    Reply

  22. Saya mungkin nggak pusing karena sudah pensiun….tapi nanti kalau mau nengok si bungsu bagaimana?
    Terus untuk yang pulang dari naik haji bagaimana? Terbayang antrian imigrasi yang sekarang aja udah bikin lelah.

    Reply

    boyindra Reply:

    kemungkinan akan banyak calo yang dipakai untuk memudahkannya, mirip bkin sim jaman dulu..

    Reply

  23. keputus asaan tingkat akut dari pemerintah kurasa, mereka gak mampu dan gak berani mbenahi masalah besar, masalah yang ditimbulkan kaum berduti dan wakil *ewan, sehingga membuat isu baru untuk memecah konsentrasi kita

    Reply

    boyindra Reply:

    kalo udah politik emang gak mudeng….ada aja taktiknya…

    Reply

  24. Waaah makin menjadi-jadi saja cari duitnya.
    Kalau tidak ada kasus korupsi pajak oleh orang2 pajak
    seperti Gayus, mungkin kita tidak terlalu kecewa.

    Reply

    boyindra Reply:

    karena pajak di targetin akhirnya rakyat kecil yg kena sasaran..

    Reply

  25. doh, makin terbukti kalau indonesia bener2 carut-marut, mas boyin. itu baru dari sisi ekonomi, bagaimana halnya dengan sisi2 yang lain, yak. kok makin pesimis melihat nasib masa depan negeri kita?

    Reply

  26. tunggu saja nanti setelah 2014… kalau presidennya ganti moga2 kebijakannya berubah… haha

    Reply

    boyindra Reply:

    kelamaan nunggu nya..haaa

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>