Alternatif Side Job: Jualan Kartu kredit

Agaknya ini sudah agak basi untuk judul diatas dikarenakan saya sudah melakukanya sejak tahun 2002 silam. Hanya saja setelah makan siang, saya tertarik dengan salah satu berita di kompas mengenai banyaknya merchant yang di tutup oleh beberapa issuing bank kartu kredit tersebut dikarenakan banyaknya merchant yang menyalahi aturan penggunaan cash advance untuk merchantnya yang dimana hal itu tidak diperbolehkan.

Ingin berbagi pengalaman dulu,  sewaktu menjadi night auditor di salah satu hotel, saya selalu bekerja di malam hari, dari pukul 22.30 malam sudah nyampe hotel dan balik atau selesai shift pukul 07.00 pagi. Seperti normalnya pekerja malam, tentunya gantinya tidur adalah dipagi hari, tetapi karena ditempat kerja saya masih bisa nyuri nyuri 1 – 2 jam semedi (haa..mau bilang tidur malu…) makanya pagi hari saya pergunakan untuk menghasilkan uang tambahan dengan berjualan kartu kredit. Alhasil saya cukup beruntung waktu itu walaupun terkesan freelance tapi saya malah seperti staff yang ada gaji basicnya..dulu sekitar Rp.500.000 per bulan.

Buat yang punya relasi luas apalagi buat mahasiswa yang baru lulus kuliah paling enak, karena banyak teman teman yang masih terdeteksi dimana mereka bekerja sekarang dan itu menjadi sasaran empuk untuk di prospek, seperti halnya saya waktu itu, sampai akhirnya semua orang tahu kalo mau ngutang, nggesek, cukup hubungi boyin, cukup setor KTP and slip gaji ditanggung beres..hee

Banyak orang yang malu berjualan kartu kredit, tapi tidak halnya dengan saya, “orang aku iki ngasi orang duit kok dalam bentuk kartu kredit kok malu, yang tadinya gak punya duit buat jaga jaga jadi punya duit, la dimana letak rendahnya”pikir saya waktu itu, tambahan lagi lebih gak enak orang yang jualan asuransi atau MLM, karena mereka bukannya “ngasi duit” tapi malah “nguras duit” para prospeknya. Yah itu pikiran anak muda 8 tahun silam.

Saking semangatnya, saya sampai jualan 2 kartu, yang satu bank ternama dengan bunga mahal tapi pasti lebih bergengsi kalo punya itu kartu, nah yang satunya kartu yang terkenal dengan “transfer balance” nya..heee….maksudnya kalo ada pengguna kartu kredit yang kelilit hutang disalah satu perusahaan kartu kredit tertentu, saya tawarin supaya hutangnya di transfer di kartu kredit perusahaan saya yang menyediakan fasilitas transfer balance dengan cicilan 0%!

Akhir bulan, penghasilan kartu kredit malah lebih besar dari penghasilan di hotel, padahal dikerjakan hanya 4 – 5 jam saja perhari, disana anda diajari bagaimana carannya supaya sampai tidak kehabisan prospek atau daftar nama dan teknik teknik lainnya. Sekedar info untuk berapa penghasilan untuk setiap kartu yang disetujui atau istilahnya HO (hands off), range nya antara Rp.50.000 – Rp. 150.000 tergantung jenis kartunya. Selain itu banyak sekali incentive scheme dari masing masing penjualan, jual kartu yang disetujui lebih dari 10 berapa bonusnya, 15 kartu berapa, dsb.

Dengan berjualan kartu kredit anda malah lebih tahu bahayanya menggunakan produk ini, banyak sales kartu kredit yang malah gak punya kartunya, kalaupun ada, menyadari dampak yang ada disertai ajaran dari para supervisor yang melatih kita, kartu kita malah kita simpan di dalam lemari pakaian alias nggak digunakan..heee..ironis memang..dari 3 tahun yang lalu hingga detik ini, sering saya bilang bahwa saya tidak punya satu kartu kreditpun dan benci hutang karena bahaya hutang itu sendiri.

Tapi anda gak usah kuatir, diluar sana gelombang orang yang suka kredit sangat sangat dasyat, nilai nya mencapai ratusan triliun rupiah. Suatu alternatif mudah untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Leave a comment ?

64 Comments.

  1. emang buat yang berminat ama cocok bisnis ginian mas…

    Reply

  2. jualan cc bukan pake cc mas..

    Reply

  3. bisnis online pastinya…hee..atau jualan kartu kredit melalui facebook mungkin..haaa..

    Reply

  4. jadi inget masa lalu,
    aduuuhhh…ampum deh sama yg namanya kartu kredit,
    lebih2 sama yg nagih, sampai2 saya ajakin berantem…
    tapi kalau utk side job, mungkin ok kali ya, sayang tidak cocok untuk saya pak…

    Reply

    boyindra Reply:

    iya ini cocok2an….buat yg lulus kuliah ini cocok banget…

    Reply

  5. Kisah yang menarik untuk dibaca dan diikuti.
    Terima kasih anda telah berbagi.

    Reply

    boyindra Reply:

    sama2 kang..

    Reply

  6. Hahaha…. di koran2 banyak tuh iklan2 mini yang menawarkan “pinjaman” buat menutup hutang kartu kredit. Eh, nggak tahunya dia jualan kartu kredit, mentransfer hutang kartu kredit ke kartu kredit yang baru seperti kata bang boy. Hihihi… Ada aja, cara orang untuk mengelabuhi, eh maksud saya, menarik orang2 untuk “membeli” kartu kreditnya…

    Reply

    boyindra Reply:

    strategi pinter rupanya..haaa

    Reply

  7. Saya dulu sempat buat…cuma gara-gara salah nama… saya matiin kartunya.. bikin sebel aja

    Reply

  8. Untuk side job gimana caranya?…

    Reply

    boyindra Reply:

    jelas nglamar ke perusahaan yang di tunjuk oleh bank penerbit, biasanya perusahaan pihak ketiga dan biasanya langsung diterima…

    Reply

  9. Saya dulu sempat buat…cuma gara-gara salah nama… saya matiin kartunya.. bikin sebel aja

    Reply

  10. waaah kenapa aku ga kepikiran sama sekali yaaa???? padahal aku sering maen di kantor kredit BCA, hahahaha.. o’on aku ^^

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>