Anak kok bisa beda?

Mumpung punya blog, bisa posting sekalian juga bisa tanya. Begini ceritanya, saya punya 2 saudara yang satu hidupnya berkecukupan dan yang satu agak kurang kualitas hidupnya. Nah anak saudara saya ini makannya susah banget ampe kurus kering, tak kurang berbagai makanan lokal dan import sudah di beli serta tak lupa multi vitamin yang menyertainya, tapi susah banget makannya, dialihkan dari makanan ke ngemil tetep gak suka, sepupu saya ini sampai sudah mengunjungi beberapa dokter untuk konsultasi ujung ujung nya hanya multi vitamin lagi dan lagi. si anak ini hanya suka makanan dasarnya saja, kalo ada nasi ama ayam dia akan makan nasinya aja, paling banter pakai kuah ayam, kalo kentang goreng pake ayam, si anak inipun lagi lagi cuman makan kentangnya aja..heee..stress deh ibu bapaknya.

Dilain pihak sepupu saya yang lain hidupnya agak pas pas an, maklum pengantin baru. Anaknya hampir seusia saudara saya yang berkecukupan ini, sejak kecil si anak ini beda banget dari anak  sepupu saya yang kaya,karena dari kecil si anak sudah mempunyai naluri bahwa makan itu penting. semenjak kecil tak kurang apapun masuk ke mulutnya, kalo ada kumpul kumpul keluarga banyak sekali main mainan anak anak, si anak ini lebih suka cari makanan dan dimasukkan ke mulutnya, berbagai jenis makanan di cobanya. Setiap di sodorkan mainan, si anak ini tidak menunjukkan gejala ketertarikan, tapi dari motoriknya, dia sudah bisa menjumput dan menaruhnya ditempat yang dia ingini. Jadi gak masalah dengan kemampuannya yang lain. Sampai suatu ketika saya sempet menjumpai kalo si anak ini pernah memasukan serpihan cat tembok yang mengelupas, tentunya di larang dan ditepis oleh orang tuanya.

Sama sama anak kecil tapi kemampuan naluri sebagai manusianya lebih ke anak yang orang tuanya pas pas an ini. Suatu kali sepupu saya yang kaya ini mengeluh kepada saya dan saya jawab sekenanya saja, “bagus lah daripada obesitas ntar bingung lagi”. Menurutnya anak yang ideal adalah anak yang makannya banyak pas masih kecil, tetep cubby waktu masuk sekolah dasar dan punya postur keren pada saat dewasa nanti. Wah..wah ini mah sama saja dengan muda foya foya, tua kaya raya, mati masuk surga…heee, kok semuanya di ambil.

Ada yang mau komen dari sisi sisi yang berbeda?

27
Leave a Reply

avatar
17 Comment threads
10 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
18 Comment authors
luthfiMikeAsopAndy MSEzee Recent comment authors
  Subscribe  
Notify of
Bumi Al Fattah
Guest
Bumi Al Fattah

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam nge-Blog

Wah,,hampir mirip-mirip ma tetangga saya..
hanya saja,,jikalau tetangga saya itu gak doyan nasi putihnya,,cuma doyan roti dan makanan pokok lain..
Coba dibawa ke alternatif… BUKAN dukun ya mas..
hahaha….

Oh ya,
Perkenalkan, saya bloger dari catatanbumi.co.cc
Lama saya melirik duni perblogeran.
S/d akhirnya saya membuat catatanbumi.co.cc
Panggi saja saya Bumi Al Fattah.
Silahkan datang, dan ambil hadiah spesial khusus untuk bloger spesial dan senior seperti kakak.
Saya mohon bimbingannya….
dan saya tunggu kunjungan perdananya
Silahkan….

– – – catatanbumi.co.cc – – –

edratna
Guest

Hahaha..kedua anakku saat kecil susah banget makannya sampai saya stres….dan berat badan mepet terus…. Tapi yang penting sehat. Terus saya punya pembantu, saat menikah, sementara tetap ikut di rumah…anaknya suka makan, sampai kata suami..”Duhh kalau anak kita dulu kayak dia cara makannya, betapa senengnya…” Gpp kok mas, anakku setelah besar juga suka makan, si sulung lumayan gendut dan cukup tinggi (168 cm), si bungsu kayak saya tetap susah makan, jadi tetap langsing. Soal IQ tak perlu kawatir, anak sulungku lulusan UI dan si bungsu lulusan ITB (sekarang mendapat beasiswa di TUT, Jepang). Yang penting dijaga, adalah kualitas asupan, bukankah sudah… Read more »

aRai
Guest
aRai

komen apa ya … gak ngerti tentang anak² … xoxoxxoo

cuman mungkin disini letaknya Tuhan Maha Adil kali ya *nyambung gak seh* :em41:

bukan detikcom
Guest

Dari dalam kandungannya juga mungkin udah beda sob…saudara yang berada si ibunya sudah bisa memilih makanan mana yang disenangi dan mana yang nggak. Sementara yang berekonomi agak ngepas…ibunya harus membiasakan diri melahap apa yang disediakan. Jadi pengaruhnya terhadap anak pun sama. Apalagi setelah si anak lahir dan sudah bisa belajar dari orang tuanya… 😀
.-= bukan detikcom´s last blog ..Kisah Pecahan 10 ribu! =-.

sawali tuhusetya
Guest

anak2 memang memiliki dunianya sendiri, mas boyin. memang bukan hal yang mudah utk bisa membujuk anak2 agar suka makan. anak saya yang bungsu juga sulitnya minta ampun jika diminta makan nasi. lewat cerita yang menarik atau mungkin dg cara yang lebih halus dan membujuk mungkin akan lebih berhasil ketimbang dg cara memaksa, hehe ….
.-= sawali tuhusetya´s last blog ..Anak-anak Indonesia- Potret Generasi yang Hilang =-.

marsudiyanto
Guest

Pola dan volume makan kayaknya susah dibentuk, tapi terbentuk dengan sendirinya.
Dua anak saya saat balita sangat beda.
Tapi ketika dewasa dan telah memahami makna makan, mereka tertata dengan sendirinya.
Ini pengalaman saya.
.-= marsudiyanto´s last blog ..Antara Aku- Kamu Dan Dia =-.

massigit
Guest
massigit

sikap dan tingkahlaku anak adalah cerminan sikap orangtua kepada anaknya. Jadi, selalu positif thinking akan sangat membantu.. 🙂

Yari NK
Guest

Sebenarnya pandangan yang agak keliru adalah banyak orang yang mengatakan anak yang chubby lebih sehat dari anak yang kurus. Tentu saja hal ini tidak selamanya benar, karena sehat nggak anak melibatkan banyak faktor. Tidak sedikit anak yang chubby yang lebih rentan kesehatannya daripada yang kurus. Walau begitu anak yang chubby memang terlihat lucu, itu sebabnya banyak orang yang seringkali “tertipu” mengatakan bahwa anak chubby SELALU lebih sehat dibandingkan anak yang kurus. Namun begitu memang asupan gizi si anak harus seimbang. Jikalau si anak hanya suka memakan “dasarnya” saja, nggak mau makan ayam atau daging, yang dikhawatirkan adalah si anak berpotensi… Read more »

Wempi
Guest

kalo wempi biasanya ngajak main outdoor ato outcamp ato semacamnya. nanti lelah dan laper sendiri, semua makanan jadi enak tuh.

tapi sebenarnya yang dilihat itu bukan porsi makanannya tapi porsi gizi yang ada dalam makanannya, seimbang kagak?

DV
Guest

Kebanyakan emang begitu…
Aku mikirnya malah begini, kemiskinan itu bisa berpengaruh ke mentalitas si anak, maka sebagai ortu wajib untuk tidak miskin dengan giat bekerja 🙂
.-= DV´s last blog ..Saya benci lip synch-playback Anda =-.

endar
Guest

anak saya dulu saat masih balita juga susah sekali makan tapi sekarang makannya melebihi saya. maaf tidak memberi jawaban hanya curhat saja. hehehe

dobleh yang malang
Guest

:em70: :em70: :em70: :em70: :em70: :em70:
p cabar om
salam hangat dari blue
.-= dobleh yang malang´s last blog ..Tasbih sebuah kehidupan sang jiwa…… =-.

zee
Guest

Mas Boy, – Kebetulan anak saya termasuk yang termasuk pemilih soal makan. Ga mau sembarangan comot sana sini. Dan hrs makanan rumah *yg ini aga menyulitkan nih klo pegi jj ke mall or pulang mudik*. Dia ga termasuk gendut tp jg ga kurus. Buat saya sih yg penting gizinya cukup, even makannya standard saja sehari-2 : nasi, sayur bening, ikan goreng, tempe, telur. Saya pikir dia bisa jadi agak montok ya karena kan ada mbaknya yang dedicated u. dia jd ya hrs sabar menyuapi dia. Kalau anak model si Vaya ini ga ada mbaknya, trs dapat ibu yg ga sabaran… Read more »

Andy MSE
Guest

saya punya dua-duanya…
anak saya yang pertama susah makan dan sampai sekarang kuyus…
anak saya yang ke-2 gampang makan dan sampai sekarang ndut…
dari pengalaman menangani dua anak itu, -daripada stress maksa makan atau nge-rem makan- saya pasrah saja… yang penting selalu sehat… :em47:
.-= Andy MSE´s last blog ..Uang Baru Rp1000 =-.

Asop
Guest

Hey, kalo bisa muda foya foya, tua kaya raya, mati masuk surga beneran, mengapa tidak? :)) :))

Mike
Guest
Mike

Nice information bro…wah kudu belajar banyak neh..thanks.

luthfi
Guest

sekandung aja bisa berbeda baik sifat maupun kebiasaannya