Hidup di kelipatan 3 bulan

Pepatah lama sering sekali kita dengar terlebih lagi hal ini sering dikumandangkan oleh orang orang MLM kalo bekerja di kantor adalah suatu kenyamanan dan menjadi pebisnis adalah kudu berani keluar dari kenyamanan. Hal itu mungkin benar adanya tapi tidak sepenuhnya, mungkin orang yang mengkumandangkan pertama kalinya suka membandingkannya antara pebisnis/ pengusaha dengan pegawai negeri hee…

Jaman sudah berubah, yang saya rasakan sejak awal tahun 2000an mulai ramai yang namanya karyawan kontrak. Kontrak 1 tahun setelah 2 tahun berturut turut jadi karyawan tetap alias aman, gak pake kontrak kontrakan lagi.

Lewat 2004-an (maaf ini pengalaman saya, pastinya berbeda dengan pengalaman anda) mulai ngetren kontrak selamanya alias anda gak mungkin jadi karyawan permanen, trus ada yang namanya “internship”, bentuknya macem macem ada yang digaji basic doank trus gak dapet incentive lainnya seperti uang service, tunjangan kesehatan, tunjangan ini itu, dll. Yang paling nggak enakin adalah “outsourcing” wah ini udah gajinya kecil suka dipindah pindahin tempat kerjanya lagi, kadang dihotel ini besok di hotel anu.

Nah yang sekarang ngetren adalah “pegawai quarterly”, yang baru saya ngeh dan yang saya rasakan…heee. Benernya ini bakal agak jarang anda temui dimana mana, soalnya ini cuman istilah saya doank. Kejadian ini saya tulis setelah saya mengamati banyak sekali pergeseran kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan perusahaan dalam merekrut tenaga expat.

Dimana mana expat biasanya hidup dengan kontrak, paling umum adalah 2 tahun, ada juga yang satu tahun dan untuk perusahaan besar juga ada yang kayak di indo yaitu open kontrak, maksudnya 3 bulan lolos masa percobaan setelah itu ya kontraknya open aja alias bisa kerja lama disana atau sewaktu waktu dipecat sesuai kebutuhan penguasa.

Nah balik yang karyawan quaterly ini, biasanya karyawan ini ada di bagian sales yang memang tugasnya lebih fokus untuk memasukkan pendapatan sebesar besarnya kepada perusahaan. Dalam sesi wawancara, hal yang paling ringkas dilakukan setelah melihat kualifikasi calon karyawan adalah berapa “angka”yang berani calon ini targetkan kalo seandainya dia diterima di perusahaan tersebut dan bagaimana mencapainya.

Bisa diduga, kalo di Asia hal ini dilakukan, selain kudu kerja pontang panting buat mencapai target yang telah disepakati, hal lain yang bisa dilakukan adalah mendekatkan diri ke  boss yang ngrekrut biar bisa hidup lebih lama di perusahaan tersebut, Alhasil kalo anda nggak nyampe target minimal usia anda masih diperpanjang ke quarter berikutnya alias bisa bernafas 6 bulan dengan alasan terlalu dini untuk menilai kinerja, dst..dst… sayangnya kalo gak nyampe juga terpaksa kudu angkat koper.

Satu satunya cara kalo anda kudu jadi karyawan model gini adalah minta gaji setinggi tingginya. Itung itung buat bayar ongkos nganggur kalo nggak nyampe target ama biaya jantung nyut nyutan lebih kencang dari orang normal..heee

Kadang kalo udah pernah nglihat hidup model gini, saya suka bingung, itu temen gimana cara nyambung hidup setelah itu yah karena cari kerjaan juga masih susah kalo dilihat krisis yang berlangsung dari 2008 kemarin.

Sesuai pernyataan diatas kalo masih ada orang MLM bilang orang kantoran itu nyaman hidupnya dan kudu mencoba bangkit dari comfort zonenya, saran saya…jitakin kepalanya..heee

36
Leave a Reply

avatar
23 Comment threads
13 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
22 Comment authors
Blog infoDomingo RidenhourunggulcenterPerlunya pelindungan tenaga kerja untuk umur 40 tahun ke atas? | Boyindra's Weblogjasmine Recent comment authors
  Subscribe  
Notify of
Tuti Nonka
Guest

Wah, menjadi karyawan kontrak, apalagi per 3 bulan, pasti nyut-nyutan terus ya. Apa bisa hidup tenang dengan pola kerja seperti itu? Ini perusahaan yang diuntungkan. Yah, tapi mau gimana. Banyak juga kok orang yang bahkan nggak punya kerjaan tetap, nggak tahu minggu depan atau bahkan besok pagi masih bisa kerja apa nggak … :em28:
.-= Tuti Nonka´s last blog ..Ngejazz Bareng Ireng =-.

Wempi
Guest

Kalo nyari kerja sih masih gampang, nyari uang yang susah :em62:
.-= Wempi´s last blog ..Kemana Beny =-.

zee
Guest

Pegawai 3 bulanan itu sering ada di perusahaan tempat saya kerja. Ada yang jadi konsultan, ada yang jadi task force sales, jadi memang cuma 3 bulan saja, maximal sih 6 bulan. Klo program masih jalan ya lanjut lagi. Tp gak pernah jadi karyawan kontrak, apalagi permanen.

Sugeng
Guest

Ooo….. ada istilah baru lagi ya setelah outsourcsing yang lagi rame2 nya di Indonesia 😆 tapi kalau quartely diterapkan di sini, akan banyak unjuk rasa menentangnya :em58:
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
.-= Sugeng´s last blog ..Massage Untuk terhindar dari Sakit Mata =-.

endar
Guest

kata temen saya kalau karyawan tetap itu mirip perbudakan jaman dulu.
saya sendiri buruh tetap, masih suka di zona aman hehehe
.-= endar´s last blog ..sudo nautilus =-.

Yari NK
Guest

Hahaha…. lah itu kan cuma jargon dari orang2 MLM… agar orang2 yang “diceramahi” mau keluar dari “comfort zone”-nya dan menjadi downlink-nya. Tapinya ya jangan sadis dijitakin kepalanya gitu bang Boy hahaha.., kasihan kan, emang itu udah termasuk tugasnya dia untuk “asbun (asal bunyi)” dan mempengaruhi kita agar mau bergabung dengan networknya. Kalau kita nggak suka, ya kita balas aja: “coba dong… kamu yang keluar dari comfort zone kamu dan jadi karyawan kontrak 3 bulanan agar kamu ngerasain….” hehehe…
.-= Yari NK´s last blog ..Piala Dunia “Yang Aneh…” =-.

edratna
Guest

Orang MLM itu nggak tahu kalau yang lain ngetawain dia…

Orang kantoran, bahkan BUMN penuh dengan target…biaya yang makin naik, persaingan ketat, membuat manajemen perlu menerapkan berbagai strategi..karena banyak sekali saat direkrut hebat, bekerja 5 tahun pertama hebat..habis itu melempem..dan orang seperti ini akan sulit dikeluarkan jika sudah pegawai tetap. Jadi perusahaan harus menyiapkan berbagai strategi, temasuk exit policy.

Jadi siapapun punya target, Direksi pun menandatangani kontrak action plan bersama pemilik….jadi saat ini zona nyaman sudah tak ada lagi..yang masih merasakan zona nyaman, sangat berbahaya….karena tahu2 harus dipaksa keluar padahal tidak siap.
.-= edratna´s last blog ..Bebenah =-.

anderson
Guest

Halo bang Boy, pa khabar?

Dinamika perpegawaian kayaknya makin sadis ya, Bro… Dari life long employee, trus jadi kontrak 1 tahunan, trus menyusut lagi jadi quarterly… alahmaaak…

Keluar dari comfort zone memang perlu, tapi jangan lantas diterjemahkan secara harfiah jadi giving away sama pekerjaan sekarang (yang sebenernya belum tentu juga comfort-comfort amat)untuk merintis bisnis yang diiming2i MLM itu..
.-= anderson´s last blog ..Sulitnya Berubah =-.

Andy MSE
Guest

saya sudah hampir 10 tahun tidak punya pekerjaan tetap… pegawai enggak, wiraswasta enggak… kadang nyaman, kadang oyak-oyakan…
enjoy aja!
*lho, saya kok nggak komen malah curhat sih?*
:em32:
.-= Andy MSE´s last blog ..Aku Suka Kamu- Cut Tari =-.

gadgetboi
Guest

jitak MLM :em32:
.-= gadgetboi´s last blog ..Mandriva 20101 spring release =-.

Omiyan
Guest

hahahaha pak Andy …tenang aja bukan hanya pak andi kok…saya jg begitu kikikkkkk

peaaccccceee deh :em62:
.-= Omiyan´s last blog ..Puisi Cinta Untuk Kekasih Hati – “Pahami Aku…” =-.

sawali tuhusetya
Guest

orang mlm bisa saja berpendapat seperti itu, mas boyin. ya biarin aja, hiks. di tengah persaingan kerja yang demikian kompetitif, upaya rekrutmen dan promosi ternyata juga makin variatif.
.-= sawali tuhusetya´s last blog ..Membumikan Pendidikan Karakter =-.

Komunitas Salesman
Guest

Itulah yang mendorong saya untuk memaksimalkan dunia maya yang namanya internet agar kalau kalau perusahaan sudah tidak sudi denganku lagi minimal dapat buat makan untuk keluarga.
Untuk itu saya ingin sekali adik adik yang saat ini sangat tidak beruntung dengan perubahan perubahan dalam lingkungan kerja bisa memanfaatkan internet agar ….ya dapat tambahan penghasilan lah…
.-= Komunitas Salesman´s last blog ..Menghasilkan Uang di Internet – Bagian V Sedikit Buka Rahasia agar Earning Maksimal =-.

DV
Guest

Di sini mulai ada juga seperti itu, namanya “Short term contract”.

Mengenaskan memang, tapi apa mau dikata, persaingan sudah sesengit ini…
.-= DV´s last blog ..Sampah Handphone =-.

norjik
Guest

Di Balikpapan tempat saya, kebanyakan perusahaan merekrut karyawanya melalui vendor mas. Wah, pengalaman teman2 kebanyakan nggak tenang.
Oh ya mas, minta tlg donk link saya http://norjik.com di rubahkan ke http://norjik.web.id 🙂
hehe .. mksh sblm dan sesudahnya ya 🙂
.-= norjik´s last blog ..Memulai dari awal =-.

Arham Blogpreneur
Guest
Arham Blogpreneur

Apa mau dikata memang sebenarnya ngak ada yang comfort Zne yang ada hanya perasaan nyaman alias comfort saja. Kalau karyawan atau si MLM sadar pasti ngak ada tuh yang berlagak bangga jadi PNS, karyawan, jadi orang yang merasa sudah merasa menikmati hidup.

begitupun bagi MLMer’s pasti ngak akan bilang karyawan berada di posisi yang aman

aRai
Guest
aRai

saya ebrsyukur tidak pernah ngalamin seperti itu :em41:

jasmine
Guest

:em41: :em41: :em41: yu jitakin MLM yu,hahaha
.-= jasmine´s last blog .. =-.

trackback

[…] yang sudah baru baru saya bahas mengenai jenis jenis karyawan di sini, sebagai teman saya masih belum terima bagaimana perusahaan memperlakukan seorang karyawan lokal […]

unggulcenter
Guest

Pak Boy salam kenal..

Betul , minta gaji tinggi2 aja kalau mau tigabulanan kayak gitu. Kecuali Anda pekerja bangunan yang bukan terima GAJI, tapi terima UPAH. abis project selesai.

Domingo Ridenhour
Guest

Whuaaaa, Terpesat kemari dari ‘puisi cinta’ dari om gugel. Numpang lewat aja sambil mengucapkan salam kenal dan selamat malam. ^_^

Blog info
Guest
Blog info

bikin shok juga baca berita ini…
keep posting …
salam knl
>> http://blog.umy.ac.id/mahrus <<

Blog info
Guest
Blog info

izin nampang dan baca ja..
dah terkoment semua soalnya..
keep posting dan salam knl
>> http://blog.umy.ac.id/mahrus <<