Monthly Archives: December 2009

Finansial Tahun depan?

Bingung mau kasi apa buat rekan blogger di akhir tahun ini. Blogger yang lain begitu kreatif dengan postingan postingan review di akhir tahun. Akhirnya ide kreatif yang tidak kreatif pun muncul yaitu saya ingin membagikan postingan akhir tahun kemarin tentang review finansial buat rekan rekan sekalian dan diposting lagi hari ini.

Rencananya karena postingan ini terus relevan sampai kapanpun, kemungkinan akan selalu saya posting tiap akhir tahun selama blog ini eksis (alasan aja….padahal biar gak bingung mau posting apa setiap akhir tahun..heee). Yo wes, selamat dibaca,

3 tahun yang lalu saya pernah diajari oleh seorang teman perhitungan sangat sederhana dalam menganalisa keuangan kita, dari segi analisa hutang, analisa kekuatan menabung dan check aset. Untuk itu, berhubung mau tutup tahun kenapa tidak kalo saya sharing disini siapa tahu ini bisa berguna buat sahabat blogger dalam mengukur pencapain yang didapat di tahun ini untuk bisa digunakan dalam pengambilan sikap tahun 2010 depan.

Analisa Hutang.

Cara menghitungnya cukup simple. Berapa total hutang anda saat ini dan berapa total pemasukan anda dalam setahun, nah tinggal dibagi deh tuh. contoh: cicilan motor anda sebulan sekitar Rp.500.000,- dan gaji anda sebulan misal Rp.4.000.000,- maka didapat  hasil yaitu 6.000.000/48.000.000 = 0,125. artinya 12% pendapatan anda dialokasikan membayar hutang. seperti yang anda duga,kalo masih 12% mah masih ok. menurut teori jika sudah lebih dari 30% baru bahaya.

Analisa Kekuatan Menabung

Ini juga gampang. Gaji sebulan Rp. 4.000.000,- dan punya tabungan terakhir yang belum diambil..ehm..umpamanya sekitar Rp. 1.500.000 maka hitunganya jadi, 1.500.000/48.000.000 = 0.03. Artinya anda cuma punya tabungan 3% dari total penghasilan. Idealnya seperti yang sudah sering kita dengar…adalah 10%.

Check Aset

Apabila anda punya total aset misalnya motor bebek, komputer atau aset lainnya taruhlah sekitar Rp. 35.000.000 totalnya dan total hutang Rp. 6.000.000 dan penghasilan tambahan diluar gaji misalnya dari adsense..hee..(bukan saya lho) misalnya Rp. 3.000.000 jadi hitung hitungannya seperti ini, 3.000.000/(35.000.000 – 6.000.000) = 0,10. Artinya 10% kekayaan anda didapat dari investasi, sehingga masih tergantung dari pendapatan di luar investasi misalnya gaji bulanan anda.

Nah kalo banyak orang berbicara mengenai bebas financial atau seperti orang orang MLM bilang “financial freedom” adalah jika hitung hitungan diatas sudah mendekati angka 1 atau malah lebih, artinya hasil dari investasi sudah mencukupi semua kebutuhan anda malah lebih. Gak usah kerja lagi, mirip bapak kost kost an anda.

Nah, nggak mumet khan? namanya juga bukan pakar keuangan, jadi ya taunya yang gampang gampang aja. Tapi biar simple gini banyak faedahnya lho…minimal anda sudah nyadar ada di posisi mana. Amankah atau bahaya.

Nah itu postinganya rekan rekan semua, semoga yang udah baca gak bosen baca lagi.

Akhirnya saya mengucapkan selamat Tahun Baru buat sahabat blogger semuanya. Untuk kehidupan yang lebih baik.

Semua bentuk rumah sama

Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang kamboja itu kurang kreatif dalam membuat rumah. Kalo saya perhatikan 2 tahun belakangan ini, gak orang middle up walaupun yang miskin sekalipun bentuk dan desain rumahnya sama. Mau tau apanya yang sama, mari kita lihat satu persatu.

Sebenarnya rumah asli khmer itu seperti gambar di bawah ini, bawahnya tembok, atasnya kayu atau seng (kalo yang miskin di pedalaman sana).

traditional khmer house1

traditional khmer house

Tapi lambat laun rumah tradisional ini sudah jarang di jumpai di kota walau kebetulan sukur masih ada di kota (jadi gak usah pergi ke desa buat foto..hee), yang ada adalah konsep rumah konsep ruko yang hampir tidak memakai bahan kayu sama sekali kecuali pintu rumah dan furniture.

Percaya deh kalo keliling kota di kamboja khususnya Phnom Penh ini bentuk rumah 95% sama semua..plek deh pokoknya. yang 5% itu pengecualian untuk orang orang yang bener bener high rank/class, biasanya bentuk rumahnya model eropa. Gambar dibawah ini bukan motret ruko tapi itu emang rumah. Yah kalo tempatnya di jalan raya ya mungkin akan di berdayakan sebagai toko juga.

modern khmer house

Saya juga bingung, katanya jajahan prancis, kok model rumah mirip prancis malah gak ada yah? mendingan kita, coba kalo jalan jalan ke bogor, banyak sekali rumah peninggalan belanda yang masih terawat apik disana, sampai salah satu rumah teman saya di bogor itu lantainya masih asli berwarna merah kecil kecil.

Yang lulusan arsitek ama sipil bisa tuh cari pekerjaan disini, asal bisa bahasa inggris dijamin kaya deh..heee..tapi kalo udah kaya harus inget saya yah….haaa

Toko Souvenir murah di Denpasar

Kalo lagi liburan emang kegiatan ngeblog jadi sangat terbengkalai, padahal udah nenteng netbook kemana mana. Tapi berhubung nginternetnya pinjem ortu pake kartu flash, walah akhirnya udah putus asa ditengah jalan dan kehilangan selera buat buka internet.

Akhirnya saya putuskan untuk ngupdate blog setelah pulang liburan kayak sekarang ini aja, walau momentnya udah lewat tapi semangat berbagi tetap di jalankan.

Kali ini saya mau berbagi informasi toko souvenir murah di Denpasar, Bali. Kalo yang sudah pernah atau udah sering ke Bali, saya yakin mungkin belum tentu juga tahu yang namanya toko Erlangga. Toko ini terletak di pusat kota denpasar di jalan Nusa Kambangan. Saya lupa nomor tokonya tapi berhubung toko ini besar mirip supermarket souvenir dan plang papan nama yang besar jadi tidak akan sulit menemukannya.

Parkiran mobil dan motor luas ditengah jalan utama yang sempit membuat makin banyak orang yang berkunjung kesana. Sebenarnya kenapa toko itu rame dikunjungi orang salah satu alasanya adalah dikarenakan jika pengunjung seperti saya ini yang punya keterbatasan waktu untuk pergi ketempat tempat wisata yang ada di banyak kabupaten di Bali ini (Bali punya 7 kabupaten) tentunya sangat merepotkan.

Nah toko ini merupakan jawaban dari alternatif yang cemerlang karena banyak hal bisa dijumpai disini. barang yang lumayan lengkap dengan banyaknya items dengan harga yang bervariasi dari Rp.5000 sampai Rp.25.000 rata rata untuk cenderamata. Ada jajanan khas, baju serta lukisan sampai ukiran.

erlangga

Berhubung belanjanya kemarin cepet cepet jadi nggak sempet foto foto tokonya, tapi yah sudahlah yang penting udah berbagi info, lagian khan saya juga gak dibayar sepeserpun ama toko ini..heee.

Ini hanya ungkapan kepuasan dari pelanggan yang kebetulan punya blog.

Dikasi malah dijual

Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh “busyet deh si anu, baru minggu kemarin gue kasi hp soalnya gue kasian ama tuh orang, pingin ngubungi dia tapi doi gak punya hp. Die minta gue beliin, ya udah karena kasian gue beliin, eh baru seminggu dibeliin udah dijual”.

“haa..elu sih gatel, kalo cewek aja gak punya hp lu beliin, gini deh jadinya” ujar saya menanggapi. “üdah brapa hp lu kasi? tanya saya

“dua, dan dua duanya dijual lagi…itu baru cewek yang gue taksir, belum anak buah gue, kelakuan sama aja nih.”keluhnya “kayaknya orang orang sini kelakuannya pada gini semua kali”. “Tapi gue kasian juga, soalnya itu hp dijual karena ibunya lagi sakit dan butuh biaya berobat”. tambahnya lagi.

Saya hanya tersenyum saja akhirnya mendengar keluhannya, hidup di negara miskin seperti kamboja dengan US dollar sebagai medium perdagangan membuat hidup para pekerja lokal level bawah atau dalam struktur organisasi disebut rank & file begitu sulit.

Akhirnya banyak orang yang terpaksa mengorbankan harga dirinya dengan bersedia di goda, dirayu atau malah terjebak dalam jurang prostitusi, baik yang terselubung maupun yang terang terangan. Hal itulah juga yang membuat banyak wanita pintar bagaimana menghandle pria atau lebih tepatnya mengerjai laki laki , ya seperti contoh teman saya ini yang mata keranjang.

Saya yakin itu adalah cara yang wanita itu pakai untuk mengerjai sang laki laki yang tidak disukainya tetapi dibutuhkan duitnya…heee. Selain itu banyak hal yang menarik untuk disimak bahwa gaji yang mereka terima ternyata lumayan susah untuk bertahan hidup di ibukota phnom penh ini, apalagi kenyataanya hasil jerih payah ini masih disunat oleh kebutuhan anggota keluarga.

Kalo di Indonesia kita begitu semangatnya memberantas korupsi, saya sangat setuju sekali, karena disini korupsi memang lumayan parah dan para pejabat disini tak segan segan menunjukkan hasil korupsinya di mata masyarakatnya dengan mobil yang super mewah dan rumah yang megah. Agak berbeda dengan kita yang menyembunyikan hasil korupsinya dan kelihatan tampil bersahaja didepan publik.

Ada yang punya pengalaman yang mirip mirip dengan teman saya ini?