Jambu klutuk tanpa klutuk yang bikin resah

Jambu bangkok tanpa bijiBerita singkat. Yang suka baca koran atau TV mengenai berita internasional pasti udah pada ngikutin kalo saat ini hubungan negara Thailand dengan Kamboja memang lagi runyam.

Belum usai pembakaran kedutaan besar Thailand di kamboja beberapa tahun silam serta ketegangan di perbatasan satu tahun yang lalu gara gara memperebutkan candi yang di klaim milik kedua belah pihak, eh sekarang ada lagi persoalan yang lain yaitu masalah si Thaksin yang diangkat jadi penasehat senior perdana menteri kamboja yang berkuasa.

Buat info aja bagi yang gak tau Mr. Thaksin Shiwanatra (eh gitu ya nulisnya..) adalah mantan perdana menteri yang berkuasa di Thailand. Setelah digulingkan kekuasaannya dan menjadi buron dalam dakwaan korupsi, eh tau taunya malah tambah heboh karena dijadikan penasehat senior oleh Orang nomor satu disini. Di kamboja sini, orang nomor satu bukannya raja tetapi si PM ini, kekuasaannya mirip Suharto pada jamannya. Lebih serem malah tapi saya males mbahasnya.

Sebenarnya bukan politiknya yang saya takutkan, saya jadi terusik gara gara buah favorit saya jambu klutuk bangkok tanpa klutuk lenyap dipasaran, pasti ini gara gara si Thaksin, pikir saya. Ya jelas nuduh, la wong Duta besar masing masing negara aja udah pada saling mudik mungkin hal ini bisa saja berimplikasi dengan kegiatan ekonomi dan perdagangan masing masing negara.

Ternyata bukan hanya si klutuk yang gak ada, susu fresh milk anak saya juga kosong stoknya, bawang merah segede bola golf asal thailand juga mulai dikit ,gimana mau bikin telor dadar. Maklum kamboja memang belum punya teknologi dan infrastruktur untuk memproduksi dairy produk dan segala macam jenisnya, semuanya import dari negara negara tetangga Asean termasuk Indonesia.

Sekarang tinggal nunggu aja, gimana kelanjutan ceritanya…pufff..mbok ya perang politik gak usah nyamber nyamber ke wilayah ekonomi gitu lho.

Jambu…jambu..kapan kau datang lagi.

39 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *