Tips untuk istri: Jika Suami kerja ke LN

Tips singkat. Seperti yang sudah sering saya bahas mengenai nasib hidup kalangan pekerja saat ini yang akhirnya harus memutuskan menjadi profesional di Luar Negeri, perpisahan adalah hal yang menyakitkan bagi pasangan suami istri. Gak suami gak juga istri malah kalo punya anak, semuanya merasa kehilangan dan berat banget untuk berpisah. Tapi apa boleh baut..eh buat, ibarat slogan yang sering kita dengar, “kumpul ora kumpul mangan” kalo memang harus di lakukan ya lakukan.

Dalam postingan sebelumnya (lihat dibawah), saya percaya setiap pasutri pasti mempunyai komitmen dalam perkawinan mereka. Ya iya donk, masak kawin gak pake komitmen..heee, komitmen itu salah satunya saling percaya dan saling setia.

Hanya saja jika sang suami bekerja sendirian di LN, kita percaya kalo di Indo sang suami itu orangnya ngayomi, rajin berdoa dan masih banyak hal positif lainnya. Hanya saja kita harus memperhatikan faktor external yang kadang para istri kurang pengalaman karena tidak tahunya medan yang akan suami hadapi. Jangankan istri, sang suami juga banyak yang “have no idea” apa yang akan terjadi di tempat kerjanya.

Selain faktor internal, faktor external biasanya akan sangat mempengaruhi komitmen pasutri dalam perjalanan perkawinan mereka, misalnya seringnya party atau gathering gathering yang diadakan perusahaan, apalagi perusahaan luar negeri, abis party nah lanjutannya itu tuh. Pengaruh ajakan boss (gak enak nolak) pertama tama disuruh nemenin boss dengan wanitanya lama lama boss bisa mesenin satu untuk suami anda..halah… dan faktor lainnya yaitu pertemanan dengan rekan kerja sekantor yang laki laki diiringi kebiasaan baru sepulang kerja ala bule seperti nongkrong di resto untuk makan malam lalu lanjut di bar, dan lain lain.

Kadang istri yang tidak tahu detail pekerjaan suami hanya bisa berpasrah diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada felling aja padahal jaman modern gini ada hal hal yang bisa diantisipasi yang mungkin belum terpikirkan.

Nah berikut tips sangat sederhana untuk di coba sapa tau anda gak kepikiran,

1. Pasang internet Unlimited di rumah

Tujuannya agar anda dan suami serta anak bisa melihat secara langsung (Live) kondisi masing masing secara fisik. Anda bisa download skype atau yahoo messenger untuk video chat. Kalo sang suami bilang mahal dan harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli PC atau Laptop,katakan ini kebutuhan yang teramat penting untuk anak anda atau anda sendiri.Bukankan beli komputer dan pasang internet jauh lebih ngirit dibanding mboyong keluarga kesana khan?heee…

2. Adakan perjanjian waktu kapan suami bisa video call dengan anda setiap hari

Usahakan minta chat setiap hari dengan waktu yang menjelang waktu tidur malam misalnya pukul 20.00 atau 20.30 karena jam jam segini biasanya jam para wanita meminta perhatian buat pasangannya atau suami bersiap siap ngabur ke tempat lainnya..haaa..kayak dukun aja saya…tapi para wanita ngerti donk maksud saya….ehhmmm

3. Pastikan pesan pesan sponsor selalu menghiasi percakapan dalam video call

Dalam ilmu subconscious mind atau ilmu bawah sadar, repetisi adalah hal yang sangat baik untuk memprogram pikiran bawah sadar. makanya anda sering khan lihat iklan baru yang selalu diulang ulang terus dalam satu hari. tujuannya agar iklan itu bisa masuk di benak yang menonton lebih kuat, sukur sukur permanen. pesan sponsor yang di maksud adalah mengucapkan kata cinta, mengingatkan agar selalu setia, anak rindu dan sayang kepada suami, dan lainnya.

4. Tetap lanjutkan dengan SMS di siang hari dan waktu senggang lainnya

Hubungan jarak jauh emang mahal harganya apalagi buat pasutri, kalo masih pacaran sih bisa bisa aja lah. SMS berisi perhatian untuk mengingatkan suami seperti “udah makan siang pa” atau “si kecil lagi kangen lihat foto papanya”  dan cara komunikasi yang lainnya.

Kadang akan terjadi kendala dimana jadwal chating terbentur dengan tugas suami di malam hari ya seperti harus menghadiri party inilah, undangan inilah, gathering yang lanjut di bar,dan lain sebagainya.untuk itu agaknya jika tips nomor satu sampai empat sudah dijalani,agaknya susah sang suami untuk macam macam karena ya itu, anda sudah menanamkan pesan pesan kesetiaan dan perhatian setiap hari di bawah sadarnya sehingga akan mencerminkan prilaku sang suami kedepannya. AMIN

Leave a comment ?

19 Comments.

  1. rasa-rasanya ini tips dari nyonyah boyin yang sudah terbukti berhasil 😆
    semoga para istri membaca postingan ini untuk keutuhan rumah tangga mereka.
    mantabs, bro
    .-= ~noe~´s last blog ..18 Menit Saja =-.

    Reply

  2. Ya… sekarang teknologi udah canggih, komunikasi sudah lancar, pokoknya dunia nggak seperti 20 tahun yang lalu, di mana komunikasi antarnegara hanya cuma bisa menggunakan telepon dan surat (yang umum). Namun sayang tidak semua orang menyadari atau melek teknologi, dan ada juga mungkin yang masih dikhawatirkan oleh istri2 (walau berlainan besar kecilnya perasaan tersebut) yaitu takut suaminya “gatal” di luar negeri. Maklumlah ukuran alim di rumah belum tentu bisa dijadikan ukuran. Huehuehue…
    .-= Yari NK´s last blog ..Alternate Languages? =-.

    Reply

  3. untung cuman luar jawa

    Reply

  4. kalo saya mending diajak ajalah mas… :em41:
    .-= suryaden´s last blog ..Selamat jalan Paman Doblang =-.

    Reply

  5. minum kopi aja, di kampung wempi ada yang sanggup menerawang suami dengan hanya cuma minum kopi.
    bagi istri-istri yang curiga ma suami nya, boleh lah datang kesini :em20:
    .-= Wempi´s last blog ..Belanja di Toko =-.

    Reply

  6. haha..mantap tips nya… hari gini, kepercayaan no satu yang no satu lagi Online 24 jam hehe
    .-= kucingkeren´s last blog ..Ammar Hilang =-.

    Reply

  7. benar! semoga semua istri istri sahabat bloger mau membaca postingan abang kita ini hehehhe………..
    pa cabar bang?
    salam hangat selalu
    .-= dobleh yang malang´s last blog ..Merukunkan hakekat persaudaraan…………. =-.

    Reply

  8. Pengalaman ya, kebetulan kakakku juga kerja di LN.
    Thanks atas infonya. Harus persiapan nih kalau mau ke LN ^_^

    Reply

  9. Tips-nya bisa diterapkan kalau pisah antar provinsi juga kan, Bang?

    Intinya, kalau suami benar-benar sayang keluarga dan ngga punya niat macam-macam, pasti ngga keberatan menjalankan tipsnya Bang Boy, ya kan?
    .-= anderson´s last blog ..Wimbledon Effect =-.

    Reply

  10. Yah godaan ada dimana saja, apalagi jika suami tinggal berjauhan, antar negara.
    Komunikasi memang sudah canggih, namun tetap perlu adanya hubungan yang kuat. Hubungan yang kuat, komitmen terhadap kelangsungan kehidupan masa depan anak-anak, akan membuat suami atau isteri punya tanggung jawab untuk terus menjaga dan memupuk hubungan tersebut.
    .-= edratna´s last blog ..Perjalanan yang melelahkan =-.

    Reply

  11. Ngak usah bulé … di indo aja banyak yg enteraimentnya berlanjut … semua itu tergantung orangnya … suka selingkuh atau ngak …
    .-= Juliach´s last blog ..Hasil Ekspo Foto Digital Inès =-.

    Reply

  12. ehhm…. tips yang sederhana tapi menarik dan efektif
    .-= masoglek´s last blog ..Memerdekakan ngeblog =-.

    Reply

  13. rasanya gimana gityu kalau blue tidak datang ke rumah om blue ini hehe…..blue langsung di janjikan akan diberi thr dech sama om Boyin……..asyikk
    salam hangat selalu

    met berpuasa yah
    .-= dobleh yang malang´s last blog ..Maaf arisan di bulan agustus masih dipertimbangkan yah………kan mau Ramadhan hehehehe……. =-.

    Reply

  14. Saya comment berkali2 di sini tapi lenyap…
    Knapa ya?
    (Kalau pakai url blog utama saya malah gagal)

    Reply

    boyindra Reply:

    masuk kok pak

    Reply

  15. Tes…
    .-= marsudiyanto´s last blog ..Perempuan…, Ah ! =-.

    Reply

  16. Ternyata sekarang bisa 😀
    @ Mas Indra:
    Perempuan musti menguasai ilmu 5 AH…
    .-= marsudiyanto´s last blog ..Perempuan…, Ah ! =-.

    Reply

  17. Berangkat Bojog mulih Lutung | Boyindra's Weblog - pingback on October 28, 2009 at 9:38 am
  18. Pada intinya suami dan istri harus saling mengerti perannya masing2 sehingga gak bakalan ada celah untuk berbuat yang enggak2

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Trackbacks and Pingbacks: