Monthly Archives: August 2009

Jawaban dari sebuah pengharapan

Berhubung disini TV Indonya cuman bisa nangkep Indosiar jadi hanya program TV ini saja yang jadi hiburan kalo mau nonton channel Indonesia.

Saya nggak tau apakah anda suka nonton¬† “Take me out Indonesia” sebuah program cari jodoh yang saya kira pertamanya lebih ke acara orang cari jodoh buat fun aja atau ada juga yang kelihatan ajang promosi masing masing karir yang bersangkutan (walau keliatannya ada juga sih kayak gitu).

Saya jadi pingin nulis ini karena begitu terharunya episode jumat tanggal 21 Agustus kemarin dimana 2 orang single parents akhirnya mendapatkan jodohnya dari 2 orang twin alias kembar yang masih berstatus single. Agak terlalu awal jika saya berpikir itu suatu jodoh karena cinta, tetapi saya menangkap kesan bahwa itulah suatu moment yang diciptakan yang Maha Kuasa tentang dijawabnya sebuah pengharapan seorang anak manusia.

Saya suka perhatikan 2 single parent itu banyak menerima penolakan dalam episode episode sebelumnya dan saya merasakan juga untuk seorang wanita bagaimanapun kuat mentalnya tentu sakit juga rasanya kalo ditolak seperti itu walaupun ini adalah sebuah TV Show.

Tapi tidak ada yang tidak mungkin dalam kamus Tuhan, status janda boleh saja mempengaruhi positioningnya dalam bertarung dengan banyak peserta single yang lebih cantik dan seksi, tapi dengan keyakinan dan konsistensi, apa yang diharapkan pasti akan terwujud.

Dalam perjalanan dari suatu pengharapan atau keinginan, kadang ujiannya lumayan berat, selain kita harus terus berusaha juga waktu untuk menunggu yang kadang kita pikir tak kunjung datang juga membuat keyakinan kita goyah. Mau terus atau berhenti saja. Maklum sebagai manusia kita khan tidak tahu, berapa lama lagi kita harus menunggu atau melangkah.

Buat yang pernah mengalami pasti memahami maksud saya seperti bagaimana rasanya menanti kenaikan jabatan yang sudah ditunggu bertahun tahun, menanti pekerjaan setelah beratus ratus lamaran pekerjaan dikirim, pasangan hidup yang tak kunjung datang, bisnis yang susah sekali berkembang, dan kasus yang lainnya yang dimana dalam perjalanan pengharapan itu banyak sekali latihan mental yang harus dilalui seperti disindir orang orang terdekat kita, diledek, dijauhi dalam pergaulan, mendapatkan tatapan aneh sampai yang paling parah hancurnya hubungan komitmen dari sebuah pasangan baik dari yang masih pacaran ataupun yang sudah menikah.

Ada beberapa teman yang mempunyai slogan atau kata kata yang menguatkan yang sekiranya bisa rekan rekan blogger ambil. Kalo sudah pernah mendengar ya sukur deh, diantaranya yaitu Badai pasti berlalu, Orang sabar disayang Tuhan, Bersabar dan bertahan lebih lama niscaya kesempatan itu akan datang, Sebuah kesempatan yang baik untuk berinstropeksi diri, Tuhan tidak pernah mencoba umatnya lebih dari kemampuan umat tersebut dan kalo saya pribadi adalah, Mungkin Tuhan masih sibuk menolong orang lain yang lebih parah konsidinya dari saya, jadi tinggal nunggu kapan giliran saya datang, karena saya sangat yakin giliran saya pasti tiba!

Eh saya hampir lupa ngucapin selamat buat para single parent Jessie dan Della yang mendapatkan the twin Wiajaya dan Kusuma, walaupun ini mungkin bukan dari akhir perjalanan. Yang penting diAtas sudah memberi jalan bagi kalian berdua. Kalo seandainya bisa lanjut di jenjang pernikahan, semoga awet selalu sampai kakek nenek.

Duh kok jadi sentimentil gini saya…hahaaa

Menjadi Paskibra di KBRI Phnom Penh

PaskibraUdara sungguh bersahabat pagi ini dengan agak sedikit mendung sehingga mengurangi panasnya terik matahari. Tak hanya bagi pasukan pengibar tetapi para peserta upacarapun mensukuri mendungnya hari ini.

Tetapi ketegangan para pasukan pengibar tetap terasa, bulir bulir keringat mulai merayap jatuh dari pelipis ke pipi sampai ke bibir sehingga terasa asin. Tapi apa boleh buat, kami tentu tak bisa menghapus keringat itu. Biarlah tetap asin di mulut.

Saat itupun tiba, pasukan mulai bergerak dengan aba aba menuju pembina upacara untuk mengambil bendera yang telah disediakan. Jantung berdegub kencang, konsentrasi diarahkan dengan menghitung gerakan gerakan yang telah dilatih sebelumnya.

Breb! Bendera telah siap untuk dinaikkan, komandan upacara memimpin penghormatan bendera diiringi lagu Indonesia Raya dan wah, begitu leganya sang bendera berhasil naik dipuncak bertepatan dengan selesainya lagu.

Itulah cuplikan pengalaman pribadi yang cukup mendebarkan sebagai pasukan pengibar bendera. Ada rasa haru dan bangga kok ya bisa dipilih sebagai pasukan pengibar bendera, wong seumur umur disekolah juga gak pernah ikut yang beginian. Tapi seragam paskibra dan blog ini yang akan menjadi saksi bisu untuk anak anak saya kelak bahwa bapaknya ini pernah jadi pasukan pasikbra di KBRI Phnom Penh.

Untuk sahabat sahabat blogger sekalian saya turut mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 64 semoga negara ini semakin maju dan rakyatnya makin makmur.
paskibrapelatih

istri

Ps. Numpang nampang foto dengan para pelatih dan Atase pertahanan KBRI Phnom Penh dari kika Bapak Ari Permika, Agus Setiawan, Markus Dwinanta, Achari Hananto, Ahmad Akbar, Kolonel Suyanto, Sayne S Dewi, Zacky Djumhana, Saya, dan Mas Dadang. Serta foto dengan istri.

Tips untuk istri: Jika Suami kerja ke LN

Tips singkat. Seperti yang sudah sering saya bahas mengenai nasib hidup kalangan pekerja saat ini yang akhirnya harus memutuskan menjadi profesional di Luar Negeri, perpisahan adalah hal yang menyakitkan bagi pasangan suami istri. Gak suami gak juga istri malah kalo punya anak, semuanya merasa kehilangan dan berat banget untuk berpisah. Tapi apa boleh baut..eh buat, ibarat slogan yang sering kita dengar, “kumpul ora kumpul mangan” kalo memang harus di lakukan ya lakukan.

Dalam postingan sebelumnya (lihat dibawah), saya percaya setiap pasutri pasti mempunyai komitmen dalam perkawinan mereka. Ya iya donk, masak kawin gak pake komitmen..heee, komitmen itu salah satunya saling percaya dan saling setia.

Hanya saja jika sang suami bekerja sendirian di LN, kita percaya kalo di Indo sang suami itu orangnya ngayomi, rajin berdoa dan masih banyak hal positif lainnya. Hanya saja kita harus memperhatikan faktor external yang kadang para istri kurang pengalaman karena tidak tahunya medan yang akan suami hadapi. Jangankan istri, sang suami juga banyak yang “have no idea” apa yang akan terjadi di tempat kerjanya.

Selain faktor internal, faktor external biasanya akan sangat mempengaruhi komitmen pasutri dalam perjalanan perkawinan mereka, misalnya seringnya party atau gathering gathering yang diadakan perusahaan, apalagi perusahaan luar negeri, abis party nah lanjutannya itu tuh. Pengaruh ajakan boss (gak enak nolak) pertama tama disuruh nemenin boss dengan wanitanya lama lama boss bisa mesenin satu untuk suami anda..halah… dan faktor lainnya yaitu pertemanan dengan rekan kerja sekantor yang laki laki diiringi kebiasaan baru sepulang kerja ala bule seperti nongkrong di resto untuk makan malam lalu lanjut di bar, dan lain lain.

Kadang istri yang tidak tahu detail pekerjaan suami hanya bisa berpasrah diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada felling aja padahal jaman modern gini ada hal hal yang bisa diantisipasi yang mungkin belum terpikirkan.

Nah berikut tips sangat sederhana untuk di coba sapa tau anda gak kepikiran,

1. Pasang internet Unlimited di rumah

Tujuannya agar anda dan suami serta anak bisa melihat secara langsung (Live) kondisi masing masing secara fisik. Anda bisa download skype atau yahoo messenger untuk video chat. Kalo sang suami bilang mahal dan harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli PC atau Laptop,katakan ini kebutuhan yang teramat penting untuk anak anda atau anda sendiri.Bukankan beli komputer dan pasang internet jauh lebih ngirit dibanding mboyong keluarga kesana khan?heee…

2. Adakan perjanjian waktu kapan suami bisa video call dengan anda setiap hari

Usahakan minta chat setiap hari dengan waktu yang menjelang waktu tidur malam misalnya pukul 20.00 atau 20.30 karena jam jam segini biasanya jam para wanita meminta perhatian buat pasangannya atau suami bersiap siap ngabur ke tempat lainnya..haaa..kayak dukun aja saya…tapi para wanita ngerti donk maksud saya….ehhmmm

3. Pastikan pesan pesan sponsor selalu menghiasi percakapan dalam video call

Dalam ilmu subconscious mind atau ilmu bawah sadar, repetisi adalah hal yang sangat baik untuk memprogram pikiran bawah sadar. makanya anda sering khan lihat iklan baru yang selalu diulang ulang terus dalam satu hari. tujuannya agar iklan itu bisa masuk di benak yang menonton lebih kuat, sukur sukur permanen. pesan sponsor yang di maksud adalah mengucapkan kata cinta, mengingatkan agar selalu setia, anak rindu dan sayang kepada suami, dan lainnya.

4. Tetap lanjutkan dengan SMS di siang hari dan waktu senggang lainnya

Hubungan jarak jauh emang mahal harganya apalagi buat pasutri, kalo masih pacaran sih bisa bisa aja lah. SMS berisi perhatian untuk mengingatkan suami seperti “udah makan siang pa” atau “si kecil lagi kangen lihat foto papanya”¬† dan cara komunikasi yang lainnya.

Kadang akan terjadi kendala dimana jadwal chating terbentur dengan tugas suami di malam hari ya seperti harus menghadiri party inilah, undangan inilah, gathering yang lanjut di bar,dan lain sebagainya.untuk itu agaknya jika tips nomor satu sampai empat sudah dijalani,agaknya susah sang suami untuk macam macam karena ya itu, anda sudah menanamkan pesan pesan kesetiaan dan perhatian setiap hari di bawah sadarnya sehingga akan mencerminkan prilaku sang suami kedepannya. AMIN

File Core yang bikin stress

Aduh akhirnya bisa posting lagi.gini nih nasib orang gaptek tapi pingin punya domain sendiri akhirnya malah hampir sebulan gak bisa posting posting.

Ceritanya gara gara webmail saya yang under boyindra.com ini gak bisa nerima email masuk apalagi keluar, karena jarang banget buka cpanel, setelah dibuka ternyata space disknya full. Wah kok bisa nih, wong kayaknya kemarin kemarin masih banyak sisanya. akhirnya apalagi kalo nggak menghubungi pihak hosting untuk minta tolong.

Katanya file core itu yang jadi biang keroknya, suka ‘crash’ kata orang jawa bilang. setelah diberesin akhirnya saya disuruh periksa tetapi tampilan cpanel tetep aja full, akhirnya saya coba delete sendiri setelah dikasi tahu kalo lokasinya ada di public html.

Di delete aja ternyata gak ampuh, karena tau tau file itu mucul lagi dan tetep ngambil space yang besar. Aduh biyung musti gimana nih. akhirnya ampe bosen terus terusan ngubungi pihak hosting dan akhirnya setelah 6 kali email emailan serta kutak katik sendiri seperti mendeactivate salah satu plugin serta mengurangi space yang ada di email, akhirnya sudah dua hari ini indikator yang ada di cpanel kelihatan normal.

Mudah mudahan normal terus kalo nggak bisa gak pernah posting nih. Nah kalo ada yang punya pengalaman gini coba bantuin sharing donk, soalnya aku khan selain gaptek juga menghubungi pihak hosting yang ada di indo sedangkan aku di kamboja ini butuh waktu yang lumayan lama.