Monthly Archives: March 2009

Dam Gio : Pesta memperingati kematian

Haa..asli saya bingung bikin judulnya. Lagi blank nih. Kalo di Indo itu sama saja dengan peringatan 100 hari, atau 1000 hari kematian salah satu keluarga kita, kakek misalnya.

Suatu hari sewaktu saya hendak jalan jalan keluar hotel karena sedang libur, tiba tiba teman baru saya bapak bapak tukang taxi ini memanggil saya di kejauhan. Setelah saya hampiri, dia mengajak saya untuk datang ke rumahnya sekarang juga karena keluarganya sedang memperingati “Dam Gio” atau peringatan Tahunan buat ayahnya yang meninggal beberapa tahun yang lalu.

Setelah saya sampai di rumahnya, saya bingung, lah ini upacara kematian apa ulang tahun makan makan? kok udah banyak orang penuh dengan bir dan makanan serta orang duduk melingkar mirip acara minum ampe mabuk itu.

Tapi teman saya itu sulit menjelaskannya dalam bahasa inggris karena keterbatasannya dalam berbahasa, jadi kami pake body language aja..heee. Saya disuruhnya ke kamar utama disana ada beberapa dupa. 3 dupa di bakar dan diberikan ke saya, dan mirip di film film kungfu, dupa itu di naik turunkan sebanyak 3 kali dan di tancap di tempat dupa yang ada foto almarhum sebagai bentuk penghormatan lah sepertinya.

pestabirMenurut orang orang sana, hanya beberapa keluarga tertentu saja yang merayakannya besar besaran, tergantung dari kemampuan finansial masing masing. Kebetulan teman saya ini termasuk orang berada di desanya, maklum di bawah tempat pesta itu adalah toko tempat distributor beras, minyak goreng dan ikan asin. Untuk ukuran sini udah borju lah, terbukti saat pesta beliau sudah siap dengan belasan box bir (1 box = 24 kaleng) dan 3 kali courses atau makanan yang disajikan dari makanan pembuka, pesta udang ampe kepiting telur.

Saya tidak dapat mengorek tentang tujuan dari pesta ini karena keterbatasan bahasa inggris teman saya ini. Setelah sampai di hotel saya tanya ke anak buah saya dan dikatakan bahwa itu adalah tradisi yang ada disini, dan jika di pesta kan besar besaran setiap tahun nya adalah sebagai perwujudan rasa sukur bahwa sepeninggal almarhum atau mereka menganggapnya sebagai leluhur, orang yang sudah meninggal itu masih memberkati dan memberi berkah ke anak cucu sehingga mereka menikmati hidup yang layak di dunia. Nah makanya dengan rejeki itu mereka mengadakan pesta itu setiap tahun.

Lalu terakhir saya tanya lagi, kalo seandainya yang telah meninggal itu kakek, nenek, ayah, ibu mertua misalnya berarti mereka ngadain pestanya 4 kali dalam setahun donk? mereka jawab iya.

Wah wah, saya kudu banyak teman lokal disini kayaknya, karena bisa tiap minggu saya ikutan party ama minum bir gratis..hahahaha….itung itung mereka ngundang pak camat lah..hiii

Dragon Fruit, perkebunan di lahan berpasir

thanh-longNyambung lagi edisi jalan jalan Vietnam..heee, kemarin udah saya ceritakan desa nelayan yang deket ama tempat kerja saya dan gurun pasir, maka sekarang saya mau cerita tentang lahan pertanian yang dimanfaatkan mereka selain sawah.

Terus terang kota Phan Thiet atau termasuk dalam wilayah provinsi Binh Thuan tanahnya gak cocok buat sawah, karena rada gersang dan berpasir, maka dari itu pertanian yang cocok disana sampai terkenal dengan hasil pertaniannya yaitu berkebun Buah Naga (Dragon fruit).

Kalau mau pulang ke Saigon atau Ho Chi Minh nama lainnya, kita akan melewati perkebunan rakyat atau yang di kelola oleh perusahaan besar yang menanam Buah Naga ini. Jarak dari kota Phan Thiet hanya sekitar 15 km saja. (pokoknya yang dekat dekat tak publish..hee)

fruit-dragon1

Konon Dragon fruit atau bahasa lokal disini menyebutnya Thanh Long adalah buah yang berasal dari Cina walau ada juga yang menyebutkan berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. padahal dulu saya pernah jalan jalan ke Meksiko tapi gak nemu ada orang yang jual ini tuh?. Ada yang buahnya berwarna putih dan juga berwarna merah. Nah kalo yang warna merah tuh saya pernah nonton di indosiar, ada petani di bogor yang menanam juga walau dalam area yang gak begitu besar. Di vietnam sebagian besar hanya menjual yang dagingnya berwarna putih.

frit-dragon2

Mengenai kasiatnya? katanya sih bisa menurunkan kolesterol dan memperhalus wajah (ayo yang para wanita!) selain itu mengatasi sembelit dan mengobati darah tinggi.

Mengenai harga, sewaktu musim sepi antara bulan May sampai Oktober gitu saya melihat harga di pinggir jalan ditulis besar besar sekitar 10.000 VND (baca. Vietnam dong) atau sekitar Rp.6000 perkilo nya dan saya yakin masih bisa ditawar. Bisa di bandingkan di carefour berapa yah? dulu sih sekitar Rp.25.000an kali.

dragon-fruit4

Teringat dulu sekitar 12 tahun yang lalu, sewaktu jadi tukang bersih bersih kamar di Singapura. Waktu itu saya heran dengan buah ini karena belum pernah lihat sebelumnya, pas saya pegang, auntie auntie (sebutan buat ibu ibu tua disana) teriak kesaya, “Don’t touch that! That’s S$5 expensive fruit!” katanya galak. Busset deh, dalam hati saya heran, masak buah sebiji gini harganya Rp. 35.000 perak (Sin dollar soalnya). Ternyata namanya juga orang hotel, kalo tamu gak mau ya daripada di buang, yah pastinya kita yang makan pada akhirnya heee…akhirnya kenal lah saya dengan buah ini.

Gak nyangka 12 tahun kemudian malah kerja di daerah penghasil buah naga ini dan tiap pagi sarapan ini gratis dicampur pake yogurt..ehhmm sedep bro.

Ps. ngomong ngomong ada yang mau tanam buah gini di indo dalam jumlah besar? saya mau deh yang bantuin cari bibitnya trus tak eksport ke Indo….hahaha…..nyambi nih boyin.