Employers to cut graduate jobs by 17%

student1Berita anget dari London. Pasaran kerja bagi yang lulus kuliah dari universitas ternama telah terpangkas 17%. sumber ini dikumpulkan oleh Hingh Fliers Research dan dikutip  kantor berita reuters.

Dari 100 top perusahaan  di inggris sana anggaran 2008 – 2009 yang sedianya membuka lowongan untuk 40.000 lulusan, ternyata 7000 lulusan tidak dapat terserap.

Lulusan di bidang perbankan, retail, akutansi, engineering dan teknik industri merupakan bidang yang lumayan sedikit lowongannya. sedangkan lulusan di bidang kemasyarakatan/ public sector dan angkatan bersenjata yang malah membutuhkan lebih banyak lulusan alias mengalami peningkatan permintaan dari lulusan tersebut.

Sedangkan kurun waktu bulan sebelumnya sampai Oktober sudah terhitung 600.000 lulusan yang tak terserap dari umur 18 sampai 24 tahun.

Dari berita koran ini saya jadi ngerti dan menjawab pertanyaan saya dari postingan saya yang dulu, mengapa di hotel tempat saya bekerja, kami menerima beberapa (cuman 2 orang ding)  pegawai temporary satu dari german dan satu lagi dari kanada.

Rupanya tenaga kerja disana lumayan udah jenuh juga, dan bagi anak muda yang ingin kerja sekalian pingin jalan jalan ke luar negeri, mereka bisa mendapatkan kerja dengan sedikit gaji di negara negara yang membutuhkan pekerjaan yang memakai bahasa inggris, seperti kamboja, vietnam dan laos. Yang penting akomodasi dan makan 3 kali gratis!

Saya jadi mikir, bagaimana dengan nasib lulusan universitas di Indonesia?

Tags:,
29 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *