System apa yang Tuhan Jalankan kali ini?

system5Beberapa hari yang lalu sewaktu berkunjung ke blognya Aling, saya membaca sebuah cerita tentang sahabatnya yang terkena PHK. Dan sebagai kepala keluarga,apalagi sebagai tulang punggung atau sumber pemasukan buat keluarga, hal ini adalah sebuah cobaan yang berat.

Sedangkan di keluarga besar kami, saya juga mendapat khabar dari istri bahwa tantenya yang juga saya kenal baik mendapat musibah pula bahwa suaminya meninggal dunia secara tiba tiba mungkin dikarenakan penyakit jantung.

Memahami bahwa seseorang mendapati keran penghasilan yang biasanya mengucur dan akhirnya berhenti dan menjadi kering adalah sesuatu yang menurut saya sangat menakutkan, apalagi dihadapkan oleh tanggung jawab sebagai orang tua yang harus menafkahi anak anaknya.


Sehabis membaca postingan itu, saya termenung di kamar hotel saya dalam kesedihan. di dalam kegelapan kamar,saya berdoa dan bertanya kepada penguasa hidup ini, kenapa seolah olah alam tak bisa menunggu. Baru saja awal tahun berlalu beberapa hari, kejadian kejadian yang berkenaan dengan imbas ekonomi global sudah mulai terjadi. Saya yakin tidak hanya saya yang mendengar dari kawan atau keluarga, mungkin sahabat sahabat blogger juga mendengar hal serupa,dari nasib tetangga,keluarga besar atau kenalan kenalan yang lain.

Di kegelapan itu pula saya merenung dan berpikir dengan segala keterbatasan saya sebagai manusia,system apa yang Tuhan jalankan kali ini. Saya mengerti sepenuhnya bahwa ini adalah suatu hubungan sebab akibat yang kita perbuat sebagai manusia atau ada yang menyebutnya hukum karma. Manusia manusia yang memegang kendali ekonomi global yang berbuat dan kita orang orang kecil yang mendapatkan imbasnya.

Sungguh sulit mendapatkan semua jawaban dari pertanyaan saya kepada pemberi Hidup ini, apakah kali ini system yang di buat Tuhan untuk menyeimbangkan dunia (balancing the world kalo istilah saya) yang telah dibuat kacau oleh manusia ini seperti system komputerisasi yang otomatis dengan rumus rumus kehidupan yang sangat rumit (lebih rumit dari rumus Einstein pastinya). Atau masih di buat manual dengan campur tanganNya dengan memperhatikan kasus per kasus dari 5 milliar manusia bermasalah di planet ini? Sebagai manusia biasa yang penuh dengan dosa,mana mau Tuhan memberikan langsung dari pertanyaan pertanyaan yang saya minta.

Saya teringat dengan semua postingan saya yang kebanyakan juga mewarnai tentang bahaya krisis global ini and langkah langkah yang masih bisa kita lakukan. Tapi saya menyadari sepenuhnya, menulis tidaklah seberat dibandingkan merasakan apa yang orang lain alami saat ini. Pengalaman orang lain sudah cukup membuat saya prihatin dan bersedih.

Daripada kita bingung tentang bagaimana dunia ini bekerja dan berimbas, akankah lebih baik jika kita mensyukuri nikmat yang ada. Jangan lagi mengeluh, bersyukurlah dan berharap semoga kita bukanlah bagian dari korban tsunami krisis global.

Leave a comment ?

51 Comments.

  1. yang paling utama jangan sekali kali kita lupa akan Tuhan,jangan sekali-kali berpikir kekuatan melebihi kuasa Tuhan,dan jangan sekali-kali kamu akan hidup selama-lamanya…..

    kurniadi’s postingan di blognya..Bocah Pemkan Obat Nyamuk

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>