Pasaran Kerja udah situasi chaos

job10Nggak lama juga efeknya setelah krisis global yang kerap kita dengar bulan bulan ini dengan banyaknya publikasi dari berita berita di televisi dan media ternyata efeknya mulai terasa tidak hanya di negara negara  yang terlanda krisis tetapi juga agaknya di seluruh dunia. Mau negara maju apalagi negara miskin, semuanya kena imbasnya dan akhirnya kejadian juga di tempat kerja saya. hiks.

Tenang…tenang saya gak menceritakan tentang PHK melainkan malah saya mendapatkan staff baru lagi dari luar negeri. Setelah saya pernah menceritakan anak buah baru yang orang jerman itu eh sekarang dateng lagi dari warga negara Kanada. semuanya juga temporary saja dalam mengahadapi musim rame menjelang Natal dan Tahun Baru. Kali ini dia incharge atau bekerja membantu di restaurant, spa dan mengurus program aktifitas seperti senam Tai Chi, permainan buat anak anak, dan lain sebagainnya.

Apakah hotel mendatangkannya dengan bayaran yang mahal? jawabannya tidak.  Maka dari itu kalo bagi kita yang suka membaca dan menonton perkembangan tentang krisis yang dialami negara negara maju dan kaya seperti Amerika dan Eropa, nah inilah kenyataan yang sedang terjadi.

Buat saya pribadi, saya malah senang dapat staff yang berkualitas seperti itu. pekerjaan jadi lebih mudah dan di luar kerja jadi punya teman yang kalo ngomong lebih nyambung. Jadi asik deh.

Hanya saja saya jadi mikir kok pasaran kerja jaman edan ini kok makin lama makin semrawut aja yah, sudah nggak ada grade grade an lagi. maksudnya khan gini kalo pikiran awam saya sih, kalo negara maju dan kaya biasanya suka jadi boss di negara kecil.

Seperti halnya kita di Indonesia kalo mau gampang jadi boss, nembusnya kudu di negara yang lebih terbelakang dikit dari Indonesia seperti Kamboja, Laos, Myanmar, atau Vietnam. Jadi saingan kita paling cuman Singaporean, orang Malaysia atau Philipina dinegara tersebut.

Apa mau dikata sekarang udah beda jamannya, paradigma berpikir seperti itu agaknya sudah usang dan perlu waspada karena persaingan pencarian tenaga profesional mulai di masuki oleh tenaga kerja dari negara negara kaya dengan harga yang lebih murah yang juga menyasar kalangan staff level tidak seperti biasanya mereka hanya menyasar jabatan no 1 atau sejenisnya.

Jika dikabarkan Amerika sudah mempunyai lebih dari 2,4 juta pengangguran di eropa lebih banyak lagi. dari data lawas Europe bussines bulan april 2008 saja sudah lebih dari 10,93 juta total dari 15 negara di  eropa.

Situasi ini kalo di buku marketingnya pak Hermawan kertajaya yang pernah saya baca bukunya tahun 1998 yang lalu judulnya “marketing plus 2000” udah masuk kategori 4D atau situasi chaos dimana udah gak ngerti siapa pesaing dan pasarnya apa saja. Tentu saja pak Hermawan waktu itu menggambarkan masalah perusahaan dan bisnis bukan tenaga kerja, tapi ya kayaknya sama aja toh..mirip mirip dengan analisis beliau.

Wah anda harus siap siap kalo gitu, bisa bisa suatu hari abang abang langganan ojek di pengkolan rumah anda udah direbut lahannya oleh orang Amerika berwajah Brad Pitt..hahhaa…… Mau…?

Leave a comment ?

48 Comments.

  1. Pengalaman saya bekerja dengan staff asing lebih banyak mendapatkan wawasan dan ilmu baru.
    Tapi itu juga sejauh mana kita mampu berdiskusi dan menggali kemampuannya.
    Selamat deh..

    Reply

  2. blognya bagus ik, met kenal ya

    hamka’s postingan di blognya..Bocah 15 tahun Menangkan Emas Pada International Science and Technology Exhibition

    Reply

  3. wew.. saat itu sudah datangkah? Indonesia bisa menjadi bos untuk negara maju? :em47:
    Hm.. tiwas saya was-was, disana jumlah pengangguran mencapai lebih dari 10,93 juta, berarti di Indo lebih dari 1 jutaan.

    Reply

  4. wah enak donk bisa ketemu ama mereke sekantor…..
    hehhehehe

    Reply

    boyin Reply:

    iya..nambah lagi temen ngebirnya..hee..orang jerman mah gila ngebir.

    Reply

  5. Kayaknya kalau mereka mau nyerbu Indonesia sih sulit, yang diserbu adalah pangsa pasar produk domestik, seperti China atau Jepang yang kehilangan pasar di Amerika, akan menyerbu ke Indonesia. Jadi pemerintah memang perlu mengamankan pasar domestik di dalam negeri, karena masing-masing negara juga mengamankan pasarnya.

    edratna’s postingan di blognya..Bagaimana seorang AO memahami analisis profil bisnis

    Reply

    boyin Reply:

    ini menyoal tenaga kerja lho tante.tapi anyway indonesia sama seperty thailand ada proteksi tentang ketenagakerjaan.

    Reply

  6. haa punya anak buah orang eropa.. hebat mas…
    padahal selama ini orang indonesia yang sering saya kenal selalu membangga-banggakan orang orang dan produk eropa terutama jerman untuk mesin2nya.
    wah sekarang segala hal serba nggak pasti..

    endar’s postingan di blognya..Kelangkaan bahan bakar dan harga premium turun

    Reply

    boyin Reply:

    itu dia makanya udah gak jelas lagi.

    Reply

  7. he he he .. orang dari negara lain mau kerja di negara kita .. tapi .. para wanita di daerah – daerah .. ingin kerja di negara orang lain … ke ke ke

    Reply

  8. Duh, sumpeh saya sedikit serem takut ga dapet kerja… Ini baru resign dan blm dapet kerja lagi…. Doain saya ya biar dapet kerja lagi segera… 🙂

    – s L i K e R s -’s postingan di blognya..Money Game

    Reply

    boyin Reply:

    lah..kok udah resign duluan..nyambi jadi sales dulu aja sambil nunggu kerjaan baru.

    Reply

  9. Makanya, kita musti upgrade skill supaya gak kalah saing ama orang2 expat.
    Bener ngga?

    Reply

    boyin Reply:

    sayangnya memang harus seperti itu. persaingannya udah semakin keras soalnya.

    Reply

  10. Waks, klo ceritanya seperti ini, pasti kesempatan kerja bagi pencari kerja lokal akan semakin tipis dan sempit. Sepertinya jika tidak bersiap-siap untuk menjadi pekerja yang lebih mandiri dan kompetitif bakalan benar-benar akan tergusur.

    Reply

  11. sementara ini bertahan di tempat lama aja, belom berani coba ke tempat lain 😀

    edy’s postingan di blognya..Safety Riding Goes to School

    Reply

  12. kalo saya lihat2 emang trendnya disini sekarang kan pada enggak model kerja full time gitu, mas. apalagi yang muda2 kayaknya kerja cuma buat bayar uang rumah & makan. asal bisa berteduh dan bisa makan mereka udah seneng. rata2 temen2 saya yang 30 kebawah masih belum pada jadi pegawai tetap dan masih hobi loncat sana sini jadi part timer. kalo ditanya, katanya lebih enjoy gitu. tanggung jawab enggak gede, trus bisa jalan2. he he he… beda ya sama orang indo? 😀 well, itu kata yang muda2.

    kalo nanya sama generasi tua? kata mereka generasi muda jaman sekarang males2, makanya posisi2 penting lebih banyak dipegang sama pendatang. cihuuuui.. kesempatan nih buat orang asia (a.k.a pendatang) untuk makin naik daun (emang uler?)! ^_^

    varda’s postingan di blognya..Poster yang Menarik

    Reply

    boyin Reply:

    iya bener juga yah, soalnya gaya2nya temen baru saya juga kayak gitu. seolah2 kayak numpang liburan gitu.

    Reply

  13. ndak pa-pa sih, semoga jadi penyemangat SDM kita untuk terus mau maju. di dunia online kita juga dah sering bersaing dengan SDM luar kan? 🙂

    ekkei’s postingan di blognya..Ada Apa Dengan Adsenseku

    Reply

  14. kalo mereka menyerbu ke indonesia sebagai tukang ojek

    mari kita ke eropa sebagai bos ajah

    suwung’s postingan di blognya..Ngelmu soewoeng : TIP’s mencari kerja part 1 (manfaatkan kelemahanmu)

    Reply

    boyin Reply:

    makanya keluarin tips ngelmu suwungnya donk..hee

    Reply

  15. Wah, keren nih. Anak buahnya aja dari luar negeri, pasti hebat-hebat nih.

    Edi Psw’s postingan di blognya..Banyaknya Sampah di Rumah

    Reply

  16. dasar orang ****..

    mentang mentang ganteng…

    Saya saja yang ganteng tdk seperti itu.. :))

    thefachia’s postingan di blognya..Compare my Credit cards

    Reply

  17. giman yang lulusan sma baru kaya aku ya, kuliahnya aja cuma d1 bebar2 suram masa depanku kayaknya

    adi’s postingan di blognya..3 wanita paling cantik yang pernah masuk TV

    Reply

    boyin Reply:

    jangan pesimis gitu. jangan sekarang yang kejuruan malah dicari soalnya dianggap siap kerja.

    Reply

  18. waduh..saya aja belum lulus2 dari kuliah nih..jadi deg2an kalo dah cari kerja nanti..:em27

    Andre’s postingan di blognya..Are Your Love Phases just like these?

    Reply

  19. :em41: makanya kita harus semakin pandai, pinter, kreatif dan bermanfaat supaya nggak takut kalo dipecat dan bisa punya lapangan kerja sendiri :em02:

    pututik’s postingan di blognya..Cabo San Lucas Vacation Rentals

    Reply

  20. Parah…! Banyak bule banting harga…! Kita gimana, neh..?

    Blog Cantik’s postingan di blognya..From Tanadi Santoso

    Reply

    boyin Reply:

    wah judulnya bagus! “banyak bule banting harga” kayaknya judulnya lebih pas kalo itu yah…heee..gak kepikiran nih

    Reply

  21. Tahun tahun ke depan nampaknya persaingan tenaga profesional kian tajam. Banyak profesional dari luar yang akan mengadu nasih di Indonesia. Dan laku. Mengapa? Perusahaan lokal demen dengan yang mengandung unsur luar. Padahal, boleh jadi, kualitas orang awak tak kalah.

    Budiono Darsono’s postingan di blognya..Dari Garasi ke Konglomerasi

    Reply

    boyin Reply:

    betul pak.tapi sekali lagi peraturan indo ada proteksi tentang tenaga kerja kok minimal orang no. 1 atau 2 di suatu perusahaan kayak thailand.kecuali pekerja gelap lho yah.

    Reply

  22. Aku dulu juga pernah di-PHK/Liquidasi ekonomi di Perancis dan mendapat santunan pengangguran selama 3,5 th. Lalu aku balik kampung dgn membawa tentengan Bule-bule.

    Tiap bulan ada saja pekerjaan: mengantar ke hutan, dari kampung ke kampung di jawa-bali-lombok flores,…

    Di situ aku ketemu banyak bule sperti diriku. Bahkan ada juga yang punya pendapatan lebih kecil dariku. Menurut mereka: lebih baik menunggu pekerjaan di Indonesia dari pada di Eropa yang lagi dingin-dingin. Syukur-syukur bisa bekerja, jadi uang pesangon dan santunan tetap utuh!

    Juliach’s postingan di blognya..Prononciation/Pengucapan dalam Bahasa Perancis 1

    Reply

  23. wah… Pak… kalo kyk aku yang pengangguran gak ngalami takut di PHK ya… hehehe

    Lyla’s postingan di blognya..Build Your Brand on a Budget with Internet Branding

    Reply

  24. sy termasuk salah satu pengangguran…

    info resep’s postingan di blognya..Resep Lumpia Semarang

    Reply

  25. yg dah dapet kerja enak, tingkatkan prestasi biar tidak jadi korban krisis, nyari yang baru pasti lebih berat.
    lam kenal :em20:

    antokoe’s postingan di blognya..Menikah !

    Reply

    boyin Reply:

    betul banget nyari yang baru itu susah banget.

    Reply

  26. Semakin tahun bertambah banyak saja penganguran di negri ini… dari yang baru lulus sanpai yang sudah menahun menganggur, gimna lagi kalo di tambah para pekerja ASING yang nyari rejeki di sini… walah ko tambah-tambah terus ya, solusinya mungkin yang nganggur2 itu bikin lapangan pekerjaan buat para pekerja Asing. Biar jadi Tuan di negri sendiri. :em20: :em47:

    Daiichi’s postingan di blognya..Ditemukan Bahaya Makan Nasi, Hati-hati!!

    Reply

  27. Dindy Altinal Indrajaya

    Hi Sayang… :em34:

    Kayaknya Dunia sudah semakin gila, dan terbalik!

    Padahal Jaman Dulu kan kalo org bule asumsinya pasti GM atau org no.1 di suatu perusahaan, hotel, atau Company.

    Tapi skg kenyataan nya Tampang Ganteng, kulit putih, hidung mancung, mata biru, badan tinggi besar alias para bule2 gak menjamin bisa menjadi seorang pemimpin (org no.1) di suatu perusahaan. Buktinya,skg org INDONESIA bisa lebih di percaya sebagai pemimpin suatu Department or even menjadi GM di suatu Perusahaan, company or Hotel di luar Negeri.

    Bravo untuk orang INDONESIA…!!! I :em70:

    Reply

  28. Kalo tukang ojeknya mirip brad piitt mauuuu he he he

    Reply

  29. Jaman wolak walik gonjang-ganjing kalau indonesia jadi Boss terus rakyat nyA gimana sekolah aja pada tawuran, sebelum menjadi boss marilah kita tengeok ke belakang ada ap . . . . . kita ambil hikmahnya .

    Reply

  30. pasar bebas,.siapa bisa menahan..
    kompetisi bursa tenaga kerja juga ikut implikasinya,..banyak perusahaan menghire tenaga philipina atau India misalnya karena murah dan ( tentu saja bisa berbahasa inggris ) dan bagus kualitasnya..
    cemas ? mestinya ya..tapi kita siap siap saja

    iman brotoseno’s postingan di blognya..Ngeseks dan Ngeres

    Reply

  31. betul kata mas iman kita harus cemas. Tapi gak usah risau asalkan kita udah siap sama kondisi seperti sekarang semuanya bakal lancar. Amin. Angkatan kerja di Indonesia itu menang secara kuantitas, sayang nggak dibarengi sama kualitas. :em61:

    Reply

  32. di kaltim persh tambang hampir di pastikan smuanya milik Asing. Dan hampir di pastikan pula gk ada di antara mreka org asing itu jadi bawahannya org pribumi. Tp, bekerja dg org2 asing itu asik ..smua serba di perhatikan mulai dari standarisasi Gaji, Kesehatan sampai keselamatan. Kapan ya pribumi jd Raja di negeri sendiri :em70:

    norjik’s postingan di blognya..Ngalor ngidul

    Reply

  33. nasib juga punya peranan penting.
    nasib mujur dan nasib apes :em20:

    Reply

  34. Hmmm
    Punya bawahan orang luar negeri.. :em69:
    Gajinya kan mahal. Karena dihitung pake dolar..
    Trus Visa-nya pake visa apa…
    Jangan2 pake visa turis…
    Sbb di Jambi, banyak juga sih bule kerja di perusahaan terkemuka di Jambi. Tapu yg saya tahu menggunakan visa turis..
    Dan gajinya– wih jauh terpautnya dg gaji orang kita.. :em40:

    Jay’s postingan di blognya..Presiden Bush Dilempari Sepatu, Pelaku Dianggap Jadi Pahlawan

    Reply

    boyin Reply:

    asli ini gak mahal, masak kalo mahal saya posting.buat mereka sendiri itu juga kecil.

    Reply

  35. Sebetulnya tenaga asing juga nggak mudah untuk menyerbu pasar tenaga kerja di Indonesia. Saya ingat, saat perusahaan mau mempekerjakan 2 GM dari negara asing, harus melalui serangkaian laporan ke instansi terkait. Keuntungan memang ada, saling sharing pengalaman, walau akhirnya kita juga melihat, dia lebih banyak mendapatkan ilmu daripada perusahaan… Dan setelah itu memang tak diperpanjang, karena posisinya sudah bisa dikerjakan dari internal perusahaan….

    edratna’s postingan di blognya..Bagaimana rapor anda di tahun 2008?

    Reply

  36. ngomong-ngomong mengenai tenaga kerja luar negeri, kita perlu lihat satu hal, bahwa mereka meskipun diPHK tapi bisa survive,bahwa tidak sedikit yg bisa jauh lebih sukses dari pekerjaan sebelumnya, ini karna mereka punya pengetahuan, berbeda dengan tenaga kerja kita, diPHK stress,nambah beban pemerintah :em47: ga bisa berdiri diatas kaki sendiri, ya itu krna ga punya landasan pengetahuan yang kuat, SDM-nya kelas SD,SMP :em65:

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>