Bahasa kita bisa di pakai dimana?

Senin pagi ini saya kedatangan staff baru yang akan membantu kelancaran operasional di hotel kami. Staff itu didatangkan dari jerman sebagai public relation untuk tamu tamu yang kebetulan memang kebanyakan berasal dari jerman tersebut.

Menjelang tutup tahun dan awal tahun baru untuk hotel yang tipikal resort memang selalu ramai walaupun dampak krisis global memang berimbas dari banyaknya cancellation dari negara asal. Tapi bagaimanapun juga jika demand lebih besar dari supply alias permintaan akan wisatawan lebih besar daripada banyaknya kamar hotel di tourism area  tersebut, maka dapat di pastikan krisis global sama sekali tidak mempengaruhi.

Kembali ke staff baru saya ini, proses lamaran kerjanya langsung dengan boss saya dan sewaktu saya berbicara dengan dia, ternyata latar belakang pendidikannya yaitu teknisi komputer yang berkutat untuk urusan server, programing dan lain sebagainya. jelas saya lumayan kaget, lha kok bisa nglamar jadi GRO (guest relation officer) di sebuah hotel? sewaktu saya sempet tanya ke boss saya, beliau mengatakan bahwa staff ini sifatnya temporer saja untuk menjembatani komunikasi yang di perlukan untuk tamu tamu yang berasal dari jerman ini. maka untuk itu tugas saya untuk ngajarin dia tentang apa yang harus dia lakukan karena dia nol besar untuk masalah pengetahuan tentang hotel.

Saya jadi membayangkan bahwa hidup dan lahir di negara maju seperti Eropa, Amerika, Jepang, korea kalo cuman untuk sekedar hidup yang lumayan enak ternyata gak susah. Negara negara tersebut khan banyak melakukan mobilitas atau warga negara mereka banyak yang liburan di belahan dunia manapun dan walau mereka tidak bisa berbahasa inggris mereka tidak perlu takut, jika mereka tinggal di hotel berbintang banyak hotel yang menyediakan GRO yang native speaker.

Jika anda berkesempatan jalan jalan di hotel bintang lima terkenal di Bali pun juga akan anda jumpai banyak GRO berbahasa Rusia, Jepang, Korea, dll yang memang berasal dari warga negara yang bersangkutan. Lha gimana kalo kita sebagai bangsa yang berbahasa Indonesia, adakah hotel bintang lima di belahan dunia ini yang perlu GRO berbahasa Indonesia? mungkin di Mekah kali yah..saya nggak tau soalnya logikanya banyak para tamu dari Indonesia yang berada disana untuk melaksanakan Ibadah ataupun bisnis.

Coba kita hitung, berapa potensial tenaga kerja yang bisa di serap untuk GRO native speaker ini. umpamanya di suatu negara ada 200 hotel berbintang 5 dan dari 200 ini aja hanya 50 hotel yang perlu tenaga GRO yang native speaker. nah tinggal dikaliin aja berapa negara tujuan wisata yang ada di dunia ini..hee

Kalo ditanya insentifnya saya beritahukan disini bahwa gajinya rata rata lumayan, gak gede amat sih, apalagi untuk ukuran mereka soalnya statusnya khan staff bukan manager. selain gaji tanpa pajak, tiket bolak balik, laundry, tempat tinggal seperti layaknya tamu, makan di restorant hotel 3 kali sehari kadang ada yang lengkap dengan transportasi, menggunakan fasilitas hotel seperti fitness center, kolam renang dan lain sebagainya. Untuk bujangan dengan fasilitas seperti itu, mungkin itu gaji bisa di pakai ke disko tiap malam..heee apalagi kalo luxury hotelnya ada tempat diskonya di dalam..ya udah semuanya jadinya gratis!

Mungkin satu hal yang saya jumpai di awal tahun 2000an dimana ratusan orang Medan (cina medan) berbondong bondong tinggal di Bali dikarenakan sedang boom turis Cina pada waktu itu hingga sekarangpun masih. hal itu terlihat dalam peningkatan kualitas hidup para cina medan perantauan itu, dari yang mulai menjadi guide saja hingga akhirnya banyak yang memiliki chinese restaurant hingga usaha panti pijat. kalo dari yang gak punya motor jadi punya motor atau mobil itu sih banyak.

Lalu, kapan bahasa kita bisa berguna dan menolong banyak buat masyarakat kita sih. susah kayaknya yah, soalnya orang indo yang jalan jalan ke luar negeri kebanyakan udah pake bahasa inggris sih.

Leave a comment ?

33 Comments.

  1. :em47: sst….! hanz dan Topan sedang mencari clara makanya aku break dulu ok bang. biar abang penasaran? halah…….narsis biar terus di kunjungi blognya tuh si blue ya,kan bang? dasar si blue ngarep tamu ya,bang? hehehe……
    salam hangat selalu

    dobleh yang nakal’s postingan di blognya..Gerimis di senja hari…..

    Reply

    boyin Reply:

    sekarang dobleh yang nakal bukan yang malang lagi ya..?

    Reply

  2. itulah, BHS indo cmn berlaku di negara kita aja dan itupun udh kecampur sama bhs luar macem OK, YES, BTW dll. Nasib nya kita ini, orang luar nggak perlu repot-repot mempelajarin bahasa kita. Tapi justru sebaliknya kita yg repot belajar sampe kursus bahasa inggris, jerman lah, perancis lah atau mandarin lah. Bhs yg di pelajarin tuh barangkali cmn bahasa dari negara Tajir..hik’s

    norjik’s postingan di blognya..Hati-hati trima obat dari puskemas

    Reply

  3. sawali tuhusetya

    ini menjadi tantangan tersendiri buat para pengambil kebijakan di bidang kebahasaan. ada yang menyebutnya dg istilah politik kebahasaan. sebenarnya dari aspek struktur dan sistematikanya, bahasa kita ndak pelik2 amat. hanya saja, bangsa kita sudah lama dikenal sbg bangsa inferior. jangankan di luar negeri, di negeri sendiri aja bahasa kita seolah-olah sdh jadi tamu, haks.

    sawali tuhusetya’s postingan di blognya..Teks Sastra Tak Pernah Tercipta dalam Situasi yang Kosong

    Reply

  4. diriku pastikan
    staf ahlinya dari kecil bisa bahasa jerman

    Reply

    boyin Reply:

    kalo suwung yang koment, kartu mati dah..heee..gak bisa nangkis lagi soalnya..

    Reply

  5. dng jumlah penduduk yg berlimpah mestinya bahsa Indonesia bisa lebih berkembang karena banyak penggunanya. atau akibat kurangnya rasa bangga berbahasa ibu?

    edy’s postingan di blognya..Berhenti di Belakang Garis Putih

    Reply

  6. yang perlu gro bahasa indonesia ya di negara-negara yang banyak tkinya :em62: tapi tki kan gak pernah nginep di hotel ya :em32:

    Harry’s postingan di blognya..Upgrade WordPress

    Reply

  7. di jepang kali om, bukan hanya gro, pemerintah sana malah butuh banyak guru bahasa indonesia, mungkin karena objek pasar industrinya kebanyakan di indonesia.

    Wempi’s postingan di blognya..Makan Di Luar

    Reply

    boyin Reply:

    Nah itu dia tuh..baru tau saya. thanks for sharing.

    Reply

  8. :em66: ada cerita baru bang..kagak bakalan penuh intrik dan misteri.agak ringan tapi sumpah nggak bakalan ngebosenin………….hehehe lagi lagi biar abang berkunjung tuh si blue nulis command kayak gini, kagak pa pa,ya bang?
    salam hangat selalu

    dobleh yang malang’s postingan di blognya..Lima Bidadari di ujung Barcelona

    Reply

  9. Mungkin sudah ada yg pakai tenaga kerja indonesia, tapi belum terdeteksi oleh kita kali bang :)

    Mas Koko’s postingan di blognya..Maaf…

    Reply

    boyin Reply:

    iya, salah satunya yang saya baru tahu dari wempi mas….mungkin ada yang lain yang mau sharing.

    Reply

  10. Aku jadi GRO berbahasa Indonesia gratisan di Le Creusot bagi mahasiswa dari Indonesia.

    Tapi bahasa Indonesia itu banyak diminati koq, terbukti aku sekarang ada 3 murid bule yang mau belajar bahasa Indonesia. Biasanya mereka pakai untuk liburan panjang/berpetualang 1-3 bulan, sebagai peneliti, sebagai NGO, …

    Biasanya bule-bule yang aku bawa pulang ke Indonesia untuk berwisata (bukan bisnis loh) bisa sedikit-sedikit bicara bahasa Indonesia.
    - Mas, tolong 1 nasi goreng!
    - Berapa harganya?
    - Kalo mau ke Ubud harus naik apa?

    Juliach’s postingan di blognya..Beuhhhh….PR lagi!

    Reply

    boyindra Reply:

    mungkin dari gratisan dulu lama2 kayak wempi bilang seperti di jepang bisa nyari guru untuk di bayar.

    Reply

  11. iyah mas indra..bener bgt..
    mungkin krn kita bingung secara bahsa indonesia itu campuran dari berbagai bahasa: arab, spanyol, jepang, inggris, melayu..

    bahkan remy silado juga pernah bikin buku 9 dari 10 kata dlm bahasa indonesia adl bahasa asing. see? :D

    fickry’s postingan di blognya..Award Sob…Benarkah?

    Reply

  12. iyah mas indra..bener bgt..
    mungkin krn kita bingung secara bahsa indonesia itu campuran dari berbagai bahasa: arab, spanyol, jepang, inggris, melayu..

    bahkan remy silado juga pernah bikin buku 9 dari 10 kata dlm bahasa indonesia adl bahasa asing. see? :D

    Reply

  13. Kembali lagi ke masalah ekonomi dan tingkat kesejahteraan Mas… posisi negara Miskin dan ekonominya lemah, sangat lemah sekali mau di hargai orang… salah satu contoh sekarang ini baik orang Eropah maupun Amerika banyak yang harus belajar bahasa Mandarin… karena Economi China yang Booming, membuat mereka harus belajar bahasa China (mandarin) demi pangsa pasar bisniss….

    Michael Siregar’s postingan di blognya..Hong Kong #2

    Reply

    boyin Reply:

    betul tuh..sampe sekarang saya juga pingin kerja di cina masih susah nembusnya.harus belajar bahasa cina dulu

    Reply

  14. ada yang bilang bahasa mencerminkan tingkat intelektual dan karakter sebuah suku dan bangsa tertentu. Kurang yakin kebenarannya, tapi saya tau beberapa bahasa: jawa, bali, sumbawa, lombok, madura sepertinya iya demikian. Tapi apakah lantas B English merupakan budaya tertinggi? He he.. nggak juga saya kira.

    masarif’s postingan di blognya..Dzouq bisnis online, Inikah rahasia make money online

    Reply

  15. wah berrati kita termasuk sebagian orang primitif ya mas

    Reply

  16. wah yo nggak gitu to mas..heee…banyak orang jepang yang punya pabrik di surabaya belajar bahas indonesia lho

    Reply

  17. Pasaran tenaga kerja | Boyindra's Weblog - pingback on December 14, 2008 at 8:58 am
  18. padahal aksen bahasa indonesia itu keren lho.. dibandingin malay yang nadanya lebih dangdut?
    sebenarnya minat orang asing terhadap bahasa indonesia lumayan. tapi benar, sering kali orang indonesia malah kurang bangga dengan bahasa indonesia..
    apa perlu ada mata pelajaran ‘cinta tanah air’ ya di SD?

    Yuti’s postingan di blognya..Tom Yum Ceker

    Reply

  19. Obrolan ringan apa hari ini? | Boyindra's Weblog - pingback on January 30, 2009 at 8:16 am
  20. mungkin di tempat yang terkenal wisata belanjanya, karena orang Indonesia paling jago dalam hal belanja.

    Tips Liburan’s postingan di blognya..Jadwal Liga Champions RCTI

    Reply

    boyindra Reply:

    ah di singapore banyak orang kita belanja..tapi pegawanya tetep pake bahasa inggris tuh..

    Reply

  21. saya mau cari kerja yg sesuai dg skill saya bingung nih…… saya bisa bahasa mandarin dan sebelumnya kerja sebagai spa supervisor di china

    Reply

    boyindra Reply:

    nah nglamar yang cocok di negara2 indochina seperti kayak sekarang ini misal di vietnam, kamboja, laos,dll. di coba saja luh, banyak job posting yang ada di internet kok.

    Reply

  22. Public Relations is all about pleasing the common people…’

    Reply

  23. there are times that good public relations cannot be always achieved “*”

    Reply

  24. I am really thankful to this topic because it really gives useful information `*.

    Reply

  25. p cabar bang
    selalu menarik dalam postingannya
    salam hangat dari blue

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackbacks and Pingbacks: