TKI, tenaga kerja Indonesia. Expat, apaan donk?

Sebenarnya semua warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri bisa di kategorikan TKI ato tenaga kerja Indonesia la wong secara arti harafiahnya aja udah jelas kok, yang ngerti bahasa Indonesia ya sudah pasti jelas banget apa artinya.

Tapi yang bikin status jadi lebih keren dengan sebutan expat itu siapa sih?

gampang aja kalo yang udah pada kerja di LN di kontraknya khan keliatan tuh gaji, bonus, fasilitas, dan lain sebagainya yang disesuaikan sesuai level jabatan anda. HRD lokal anda pun biasanya menjelaskan secara verbal untuk menekankan apa apa aja yang menjadi hak anda sebagai expat.

Buat data tambahan, kalo di search dari wikipedia bahasa Indonesia, TKI itu didefinisikan sebagai berikut,

Tenaga Kerja indonesia (disingkat TKI) adalah sebutan bagi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Namun demikian, istilah TKI seringkali dikonotasikan dengan pekerja kasar. TKI perempuan seringkali disebut Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Berhubung dalam bahasa Indonesia penjelasanya soal expat itu gak nemu, tapi dalam bahasa inggris nya ada,

An expatriate (in abbreviated form expat) is a person temporarily or permanently residing in a country and culture other than that of the person’s upbringing or legal residence. The word comes from the Latin ex (out of) and patria (country, fatherland).

During the later half on the 20th century expatriation was dominated by professionals sent by their employers to foreign subsidiaries or headqaters. Starting at the end of the 20th century globalization created a global market for skilled professionals and leveled the income of skilled unskilled remained large. Cost of intercontinental travel had become sufficiently low, such that employers not finding the skill in a local market could effectively turn to recruitment on a global scale.

Dari uraian diatas kayaknya udah jelas bedanya, hanya saja sampai saat ini Departemen tenaga kerja belum mengklasifikasi kaum expat ini udah berapa banyak di LN dan tersebar dimana saja dan di bidang pekerjaan apa aja karena definisi untuk expat sendiri masih rancu dan dari pengamatan yang sering kita lihat hampir semua pekerja sekelas manajer yang bekerja di luar negeri khususnya hotelier yang saya tau sedikit sekali yang lewat agent karena semakin menglobalnya dunia dan kemudahan akses internet sehingga pencarian lowongan kerja pun hampir semua rata rata dilakukan secara individual atau transfer antar hotel chain yang dikoordinir oleh hotel yang bersangkutan. Dari data statistik yang saya dapatkan dari situs nakertrans, ternyata data terbaru pun tidak di jumpai klasifikasi yang jelas antara TKI dan expat karena anda hanya mendapatkan klasifikasi yang di kategorikan pekerjaan formal dan non formal di negara negara yang terbatas pula. kalo anda penasaran anda bisa buka disini

Makanya cara paling alami adalah dengan mencari sendiri adakah teman teman kita sesama Indo yang bekerja di lain company/hotel dengan demikan ketahuan apakah banyak teman teman anda sesama expat atau cuman anda sendiri yang gawe di daerah tersebut (hii sedih banget yah). word of mouth masih sangat ampuh walaupun sekarang sudah tersedia fasilitas mencari teman teman yang sudah lama berpisah seperti salah satunya di situs ehotelier atau gak ya pake situs jaringan sosial seperti facebook.

Kalo masih merasa kesepian sendirian di negeri orang juga, ya tentunya dengan banyak gaul dengan orang setempat. Mempelajari kebudayaan dan kebiasaan serta tata cara yang mereka lakukan dalam menjalani kehidupan adalah sesuatu yang sangat menarik. Bukankah pribahasa mengatakan dimana langit dijunjung disitu bumi di pijak.

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *