Iklan tak bermakna

Tadi pagi sambil nungguin briefing saya iseng iseng baca majalah business traveller untuk asia-pacific edisi bulan oktober. Itu majalah kebanyakan iklan kalo gak hotel ya airline. Di suatu halaman saya membaca sebuah iklan satu halaman penuh yang setengah halamannya diisi gambar yang gambarnya bantal. Bener anda gak salah baca….setengah halamannya hanya untuk gambar bantal, lalu terdapat tulisan disampingnya kecil aja yang bunyinya sebagai berikut,

” sleep in. Breakfast at noon. Check out at 4pm.

Stretch your weekends with us as we make breakfast available to you until 2pm and guarantee your late check out at 4pm*.

Now you have time to do whatever you want to, or absolutely nothing at all! So you see, weekends with us never seem to end.

Book your Endless Weekends at www.swissotel.com”

*Terms & conditions apply (nah yang ini hurufnya kecil banget)

Iklan ini mempersepsikan tentang sebuah jaringan hotel group yang mempunyai banyak hotel yang tersebar di seluruh dunia. kalo kita baca iklannya, iklannya membawa si pembaca melakukan generalisasi bahwa itu lah yang ditawarkan si hotel setiap weekend di seluruh hotel mereka di dunia, gak peduli kamar yang mana yang boleh dapat fasilitas itu, atau harus ngambil paket apaan pokonya kesannya boleh breakfast ampe jam 2 siang dan late check out ampe jam 4.

Yang kedua mindset orang tentang breakfast di hotel biasanya orang akan berpikir breakfast ya cuman ampe jam 10 karena jam 11 udah masuk category brunch dan mulai jam 12 siang udah lunch namanya. Mungkin maksud dari iklan itu ialah kalo anda bangun telat ampe jam 2 siangpun, jatah breakfast anda tidak bakalan hangus, gak kayak di hotel lain. Tapi jangan salah kalo para tamu yang sering ke hotel akan mikir kira kira kalo saya bangun jam 2 siang dan anda menawarkan breakfast jam 2 siang, kira kira menu apakah yang ditawarkan? masak jam 2 siang mau makan ommelete atau croissant pake strawberry jam..heee…khan itu menu pagi gak sekalian bubur ayam.

Yang ketiga terms & conditions apply nya terlalu general yang akhirnya membuat orang males menebak maksud bintang itu apa yach. Biasanya di perkenalkan bahwa paket baru ini bisa mendapatkan benefit begini atau misalnya mengajak pembaca merasakan pengalaman di kamar kategori ini dan mendapatkan fasilitas ini. lalu di bawahnya pake tanda bintang terms & conditions apply itu. Karena sehebat hebatnya hotel, menggaransi late check out ampe jam 4 khan kalo tingkat occupancy nya memungkinkan, kalo lagi rame mana mungkin, bisa bisa tamu yang check in akan merasakan experience tidur di sofa lobby..heee.

Kesimpulan: Hotel ini telah sukses melakukan differensiasi marketing dalam beriklan, kalo hotel lain mengetengahkan tema eco tourism, fast service, excellent service, perfect location, modern design, bahkan ada hotel yang baru menunjukkan fasilitas free internet di hotelnya (gini hari gak free?). Hotel ini fokus untuk menonjolkan tentang tidur yang nyaman tanpa takut jatah breakfastnya hangus. Udah nggak hangus di kasi late check out ampe jam 4 sore lagi!

Dengan embel embel “hotel & resort” yang disandang sebuah hotel group, tidak seharusnya “tidur bangun ampe telat” dijadikan andalan untuk beriklan, karena iklan tidur sudah lama menjadi segmentasi milik hotel hotel di dalam Bandara. Di dalam referensi buku marketing di perpustakaan kampus aja, iklan tidur sudah diperkenalkan oleh hotel sheraton bandara di amerika sono sejak tahun 1980an.

Entah disadari atau tidak iklan gambar bantal sepanjang 1 halaman itu buat saya pribadi gak bermakna apa apa.

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
boyindraWempi Recent comment authors
  Subscribe  
Notify of
Wempi
Guest

skrinsut iklan bantalnya yang mana ya?