Es Tebu, potensi bisnis yang belum dimasyarakatkan.

Kalo kita melihat begitu maraknya toko toko kecil menjual pulsa dan aksesoris handphone di sudut sudut jalan di kota kota besar Indonesia, tidak berbeda banyak di Cambodia dan Vietnam. Hanya saja yang tidak kalah banyak di pinggir pinggir jalan adalah pedagang es tebu.

Es tebu atau bahasa vietnamnya adalah Nuoc Mia dan bahasa cambodianya tek em pew (kira2 gitu kalo dilafalkan) pedagang es tebu ini tidak hanya mengkhususkan menjual es tebu saja, kebanyakan menjadikanya sebagai sampingan seperti toko kelontong juga penjual roti sandwich tradisional ( yaitu french bread/roti panjang diisi irisan daging, ketimun,dsb.), juga toko penjual pulsa hp!

Disaat siang hari es tebu ini emang sarana pelepas dahaga yang paling segar menurut saya, karena saking banyaknya penjualnya, harganya pun masih terjangkau. Untuk di Cambodia harga pergelasnya sekitar 700 riel atau sekitar Rp.1800 sedangkan di Vietnam pergelas 2000VND (baca: dong) atau sekitar Rp.1300 (harga sekarang). Bandingkan dengan di Jakarta pas saya beli 2 tahun lalu sudah Rp.3500 gak tau deh sekarang, makanya sedikit jarang di jumpai, yang saya tau satu deket rumah di jalan melawai dempet ama tukang siomay deket ATM BCA dan pas bikin passport di kantor imigrasi Jakarta selatan kalo gak salah. malah ditempat terakhir ini jualannya Rp.4000.

Nah, sambil nongkrong bareng temen sambil minum es tebu ini, konon gerobaknya diimport dari china. harga sangat bervariasi dari yang kecil sampai yang besar. Yang kecil harganya sekitar 3 juta VND atau sekitar Rp.2.200.000 dan yang besar bisa sampai Rp.5jutaan. Nah gimana dengan harga tebunya? harga tebunya di jual per kilogram walaupun panjang panjang tapi tetep ditimbang, tapi lebih gampangnya di hitung dari beverage cost nya sekitar 30%.

Nah daripada melihat petani tebu kita bangkrut gara gara import gula rafinasi kenapa gak dari paparan ini ada yang tertarik menciptakan bisnis francise yang merakyat untuk es tebu ini, apalagi kalo bikin mesinnya dalam produksi skala besar seperti franchise Edam burger yang sempat ngetop banget itu khan harganya sekitar 2,5 jutaan, waktu itu saya sempet punya 4 dan di taruh di minimarket minimarket deket rumah.

Terlepas dari cerita tadi, mohon maaf kalo ternyata dari kenyataan yang ada, di Indonesia hal itu tidak memungkinkan dilaksanakan di karenakan memerlukan modal kerja yang tinggi dan mungkin juga sebangkrut bangkrutnya petani tebu kita harga tebunya masih mahal dari vietnam?

Leave a comment ?

55 Comments.

  1. 🙂 harga tebu buah/ tebu hijau yang untuk dipakai dalam produksi minuman segar es perkintalnya berapa za.terus kalau di kirim ke jepara bisa tidak,tolong infonya za…

    Reply

  2. mau tanya : ada chanel tebu pak/bu , mau jualan es tebu nih

    Reply

  3. harga tebu buah/ tebu hijau yang untuk dipakai dalam produksi minuman segar es perkintalnya berapa za.terus kalau di kirim ke jepara bisa tidak,tolong infonya za…

    Reply

  4. Harga tebu kisaran berapa ya sekarang?

    Reply

  5. mantap nihh artikelnya sangat inspiratif

    Reply

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>