Feb
08
2010
16

Semua TKI memang pahlawan devisa

Suatu siang di kantin kantor, kami dari berbagai bangsa ada Indonesia, Philipina, Singapura dan India ngobrol ngobrol ringan sambil makan siang. Ngobrol yang ngalur ngidul dengan bermacam macam topik itu sungguh mengasikkan. Selain untuk menambah wawasan juga pengetahuan baru juga tentang tabiat masing masing negara.

Teman saya yang orang philipina itu bercerita bahwa dia sedang berusaha mencari mobil bekas untuk keperluan mobilitasnya, bahkan menurut ceritanya, karena saking ngilernya dengan type mobil tertentu, dia rela meminjam uang kepada teman temannya sesama komunitinya (sesama philipino maksudnya) agar tercapai cita citanya memiliki jenis mobil tersebut.

Lain lagi dengan yang India, dia berencana untuk mengajak kakak iparnya dan anggota saudara yang lain untuk hijrah ke kamboja dalam rangka mendirikan restaurant masakan India yang dinilai belum cukup banyak itu. Saya sempet kasi masukan karena saya lebih lama tinggal di kamboja sini, bahwa banyak resto masakan India yang sudah bangkrut karena kenyataanya mana ada masakan India yang murah? dan sang teman ini cuman angguk angguk aja.

Nah kalo yang orang Singapore ini sedikit beda, karena boss, dia ingin menyalurkan hobbynya dengan membeli motor trail untuk hobby barunya yang tercipta dengan tiba tiba. kok tiba tiba? ya iyalah, kalo di Singapore mana ada duit main yang beginian, nah karena disini dirasa mampu, makanya terciptalah hobby dadakan itu.

Nah yang terakhir kita orang Indonesia ada dua orang, yang satu kemana mana masih naik ojek atau taxi sedangkan saya cukup membeli sepeda motor yang dimana pada waktu itu juga sepeda motor bekas , ada seorang teman yang kepepet sekali perlu uang dan menjualnya dengan harga jauh dari harga pasaran. Pikir pikir merawat motor jauh lebih murah dibanding merawat mobil dan lebih irit dibanding naik ojek secara keseluruhan.

Percakapan diatas memang percakapan sebagian kecil kelompok saja, tetapi kalo di generalisasikan sesuai kebangsaannya, kebanyakan orang Indonesia yang bekerja sementara disini memang hidup yang paling sederhana. Alasanya sudah pasti karena masing masing memanfaatkan kesempatan baik ini untuk menabung dan membawa tabungannya ke daerah/ kampung masing masing. Hal ini tentunya agak sedikit berbeda dengan orang Indonesia yang memutuskan tinggal lama atau yang hidup dengan punya usaha disini. Kalo yang itu malah saya tidak tahu.

Sewaktu bekerja di Singapura negara mana yang staffnya suka overtime buat tambahan gaji, fakta yang saya lihat orang Indo. Dan sewaktu di pelayaran, banyak teman teman yang hanya mengalokasikan sebagian gajinya hanya membeli kartu telepon. Buat telpon orang tua di kampung. Sementara pekerja yang lain banyak menghabiskan gajinya dengan membeli baju/fashion, stereo set, dsb. Malah sesama orang Indo kita malah saling pamer dan lomba berapa banyak kita bisa ngirit dan bawa uang pulang, karena kontrak pulangnya kadang bersamaan.

Makanya dengan mayoritas sifat pekerja kita yang seperti itu, hendaknya pemerintah lebih mendukung pekerja indonesia untuk bekerja di luar negeri tentunya dengan perundang undangan yang lebih berpihak kepada pekerja, minimal memberikan rasa aman, karena rasa aman merupakan kebutuhan utama setiap manusia. Mereka para pekerja Indonesia pulang membawa devisa bagi negara.

Terkadang saya kangen juga untuk ngetes mobil dan ngebut di jalan tol, kalo udah gitu biasanya saya suka SKSD sama teman yang punya mobil dan hang out bersamanya tentunya dengan meminta persetujuannya kalo bisa nyetirin mobilnya..haaa…sayangnya disini juga gak ada jalan tol dan sistem jalan disini semuanya serba blok per blok yang jaraknya hanya per 100 meter saja
udah ketemu pengkolan. Mau ngebut dimana?

Written by boyindra in: Human Resources, kamboja |
Jan
29
2010
32

Emang bisa nglihat dari mukanya?

blackjack-tableSejak berkecimpung di dunia per kasino an, baik dari sekala public floor atau tempat judi umum sampai VIP floor, ada hal yang saya pelajari dan sampai sekarang belum bisa adalah menentukan karateristik muka penjudi itu biasanya kayak apa sih.

Karena seringnya pindah kerja dan profesi juga, saya sering berkumpul dengan macam macam latar belakang. Misalnya, sewaktu baru lulus kuliah dan ingin bergabung dengan perusahaan kapal pesiar, kami diharuskan mencari sertifikat pelaut tingkat dasar dan mengikuti pelatihannya 6 hari di akademi ilmu pelayaran di bilangan jakarta utara sana. Suatu waktu seorang bapak bapak tua yang sudah bersertifikat “master”menunjuk salah seorang laki laki kurus dan berkata kepada saya “noh itu noh, pelaut senior tuh! liat aja (maaf) pantatnya. kalo yang gitu modelnya, tu orang kebanyakan di laut.” kata beliau dengan logat betawinya sambil menghisap rokoknya dalam dalam.

Mungkin maksud pak tua itu adalah bahwa pemuda itu pantatnya tipis dikarenakan kebanyakan “jajan” di luar menurut versinya. Ah, apa iya begitu? batin saya.

Mungkin diantara para blogger juga mempunyai pengalaman yang sama mengenai bentuk tubuh atau muka manusia dilihat dari bentuk/ jenis pekerjaannya. Ada yang melihat dari dengkulnya, gaya jalannya, dan lain sebagainya. Ada juga yang suka bikin joke, “muka lu tu muka orang susah” atau kalo di jawa ada yang bilang “kalo aku iki mas balunge balung sugih” alias bakat kaya gak mungkin soro atau menderita.

Asmirandah1Saya termasuk yang tidak percaya dengan yang beginian dikarenakan pengalaman dari pekerjaan saya sendiri sekarang dimana dari kakek kakek kumel, ibu ibu gendut sampai wanita muda mirip Luna Maya saja bermain casino disini. Kenapa jadi tertarik menjadi judul postingan dikarenakan pada suatu siang saya menemui gadis imut mirip asmirandah ala cina bermain blackjack sendirian dengan chips yang menumpuk dihadapannya. Agaknya walau bukan big player dilihat dari kualitas chipsnya tapi si imut itu kelihatan hokky dengan memenangkan banyak kartu di meja dealer.

Wah, ternyata mengklasifikasikan atau menilai manusia dari bentuk mukanya termasuk susah yah, ada yang punya rumus jitu?

Ps. Maaf karena company policy, semua orang termasuk pegawai tidak diperbolehkan mengambil gambar didalam casino. Jadi bayangin aja muka asmirandah main blackjack yah…heeee…khan udah tak sediain gambar meja black jack ama si asmirandah.

Written by boyindra in: Experience, Psychology | Tags: ,
Jan
26
2010
26

Nyata menjadi maya. Maya, akankah menjadi nyata?

Ah ini sich semua orang juga mengalaminya. Saya jadi kepikiran nulis gini gara gara udah lama banget nggak pernah chatting. Entah kenapa sudah 3 bulan ini gak pernah tertarik untuk membuka YM atau skype, rasanya males aja padahal nggak ada yang mau dihindari lho…

Mungkin ini semua karena kesibukan atau kebanyakan informasi, juga fasilitas ini sudah tergantikan dengan yang namanya facebook..heee. Tapi di facebook pun saya juga gak pernah chatting bahkan untuk tertarik untuk mencari tau siapa saja yang lagi online, cukup tau update status teman teman atau mengucapkan selamat ulang tahun saja sudah cukup

Suatu hari datang teman kantor yang kebetulan dipindahkan tugasnya di macau berkunjung. Sewaktu sang teman ini berkunjung, dengan antusiasnya dia memberi kartu namanya yang baru dengan menekankan banyaknya nomor telponnya yang bisa dihubungi, karena sebagai sales, sang teman berkata bahwa kantornya tak hanya di macau tapi juga di hongkong dan mainland cina. Untuk itu dia berkata “kamu punya account skype khan, ayo! add saya jadi kita bisa sering sering berkomunikasi”

Akhirnya sayapun langsung buka account skype dan bermaksud menambahkan namanya, sewaktu proses sedang berlangsung, eh tiba tiba teman lama dari vietnam menyapa, mengucapkan selamat Tahun baru, dan kami pun berbincang bincang. Tak lama teman di indo juga nimbrung kenapa lama nggak online, dan sebagainya, dsb.

Hal yang menarik dari perbincangan ini adalah, ada kalimat selama perbincangan tersebut adalah “kapan kamu main lagi kesini?” atau “kapan kita ketemuan yah?” dan masih banyak kalimat kalimat sejenis sebelumnya.

Hal yang harus diakui adalah teman chatting hampir semua adalah teman nyata yang dimana kami pernah bekerjasama beberapa tahun dan tentunya mempunyai kenangan dari pekerjaan dan pertemanan itu. Nah karena saya seorang yang sering berpindah pindah kerja dari daerah sampai ke negara yang berlainan, jika harus menghadapi pertanyaan seperti ini, pertama tama mungkin cuman basa basi saja, tapi lama lama mikir juga, apakah bisa sewaktu waktu saya bisa mengunjungi mereka satu persatu?

Kalo dari segi biaya kunjungan kayaknya masih bisa diusahakan karena teman teman saya bukan yang jauh jauh banget, seperti misalnya kalo teman lama yang di vietnam tanya kapan bisa kopdar lagi, agaknya naik bis bolak balik dari kamboja hanya perlu biaya kurang dari $100. Kalo teman yang di Singapura, di Jakarta juga sebenarnya bisa aja, tapi fakta membuktikan kalopun kita punya biaya dan waktu walau tidak secara khusus mengunjungi mereka, pada akhirnya kami tidak bisa mencocokan schedule masing masing, akhirnya hanya berakhir ngobrol di telpon di negara atau kota tersebut..hiii..sedih yah.

Akhirnya judul diatas pun dibuat, kalo kita dulu punya teman kantor atau rumah, selain offline mereka juga suka bersua dengan kita secara online. Tapi kalo kenyataanya kita kudu pindah rumah atau kerja yang lumayan jauh, beda kota atau negara, akankah kita bisa bertemu lagi?

Ah, kadang kenyataan tak sesuai harapan. Mungkin hanya Pesta blogger yang bisa..heee

Written by boyindra in: internet |
Jan
12
2010
51

Murahnya Miras di Phnom Penh

wine rackIni pendapat pribadi, berhubung dari belia sampai sekarang saya akui saya adalah peminum serta perokok (walau gak banyak), makanya kalo jalan jalan kemana aja hal yang menarik buat saya adalah melihat toko toko yang menjual minuman keras. Ibarat seorang perempuan yang sukanya ke toko tas dan parfume saya senengnya liat jenis jenis minuman keras. Sekedar melihat perkembangannya karena hal ini masih merupakan ruang lingkup pekerjaan sebagai hotelier.

Kalo ngomongin toko wine dan minuman keras, di beberapa negara ASEAN tentunya mempunyai banyak koleksi minuman minuman keras yang beraneka ragam jenisnya, tapi kalo ngomongin harganya, saya yakin Kamboja adalah yang termurah.

Kalo mau dibandingkan Indonesia dan Malaysia sudah tentu negara ini masuk kotak, karena sudah pasti harganya mahal tetapi waktu saya bandingkan dengan Vietnam yang dimana 1US$ nya sampai 19,000 dong alias lebih dari 4 kali lipatnya uang kamboja yang 1US$ hanya 4000 real. Kalo di kurs in juga masih mahal.

Bagaimana dengan Thailand? Pengalaman saya Thailand tidak hanya di Bangkok ataupun di Pattaya harga masih lebih mahal dari di Vietnam. Walau belum mengunjungi Laos dan Myanmar, menurut teman saya distributor wine yang orang prancis, tax disana lebih mahal dari kamboja.

Banyak yang mengatakan sebenarnya tidak ada tax di kamboja hanya uang pungli untuk pejabat pejabat disini saja. Jika berani memasok dengan volume besar, tidak hanya menguntungkan tetapi bisa juga menekan harga jual menjadi lebih murah.

Bagi yang suka minum wine mungkin heran setelah melihat banyak wine prancis yang dijual mulai dari harga $3 (Rp.30.000) saja. Yang laris berkisar dari $4 sampai $6. Demikian pula wine spanyol dan Italy yang cukup populer disini.

Banyak toko yang memang khusus menjual wine ini, koleksinya memang mengaggumkan dari berbagai negara seperti South Africa, Australia, Chille, California, Argentina sampai yang populer tadi italy, spanyol dan Prancis.

wine shelfing cambodia

Mungkin ada yang pernah mendengar banyak orang tua yang suka minum anggur kolesom yang di indo terkenal dengan cap orang tua. Nah minum red wine ternyata bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah stroke. Makanya sering terdengar kabar banyak orang prancis yang jarang sekali terkena stroke karena terbiasa mengkomsumsi red wine ini.

Untuk miras yang lain, relatif tidak banyak perkembangan. Hanya buat penggemar vodka, disini banyak sekali vodka dari Russia yang harganya murah banget sekelas vodka topi miring buatan Indonesia yang sering kena razia itu. Harga berkisar $3 – $6 dengan tulisan Russia yang kita gak ngerti apa artinya..heeee. Variasinya juga banyak ada yang rasa apricot, buah kiwi dan lainnya melengkapi rasa yang sudah ada sebelumnya seperti citrus, rasberry, dll.

Kalo anda bertanya bagaimana miras kamboja dibandingkan dengan harga Duty Free di airport? wow jelas masih lebih murah di kamboja donk, buat saya duty free itu hanya stempel aja, ada yang bilang duty free di Hongkong murah murah ternyata waktu berkunjung kesana nggak juga tuh.

Mungkin kalo dari segi harga, pengalaman saya pernah mendapati yang lebih murah dari kamboja, yaitu di St.Thomas sebuah virgin island kepunyaan Amerika di kepulauan karibia. Itu emang lebih murah, tapi khan jauh banget disana. Lagian itu udah dulu banget, sekarang saya udah nggak tau lagi.

Written by boyindra in: business, food | Tags: ,
Jan
06
2010
32

Burj Khalifa dan utang yang kebablasan

burj khalifa1Kemarin pagi seperti biasa nonton CNN, saya melihat maraknya liputan tentang peresmian gedung tertinggi didunia yang dinamai Burj Khalifa/dubai setinggi 828 meter! ck..ck..gila itu building tinggi banget bahkan katanya 2 kali tinggi empire state building di New york sana. 300 meter lebih tinggi dari menara 101 nya Taipei yang notabene tingginya juga melebihi menara petronas.

Saya lebih geleng geleng lagi ngelihatnya apalagi setelah tau november kemarin dubai gak bisa bayar hutangnya yang $60 milliar itu, bahkan saudara perserikatannya yaitu Abu Dhabi hanya bisa bantu $10 milliar saja.

Istri saya tanya, kalo orang utang mobil dan gak bisa bayar tentunya orang itu akan over kredit ke orang lain atau mobilnya di ambil pihak bank tentunya dengan uang mukanya yang hangus. Tapi kalo kota/negara gimana jadinya yah?

Walau saya bukan ahli ekonomi tapi seperti yang kita tahu dengan negara kita, gara gara utang, pemberi utang akan mengobrak abrik kebijakan ekonomi, politik dan sosial kita. Sampai pada ranah hukum sekalipun. Nah kayaknya nih ini akan terjadi juga dengan dubai.

Bulan february tahun yang lalu saja dubai sudah ditinggal oleh expatriate yang bekerja disana. Lebih dari 3000 mobil ditinggal begitu saja di bandara. Makanya kalo anda mau mobil gratis datang aja ke dubai, kunci ama surat suratnya ditinggal didalam mobil tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa klik link ini

Ternyata bahaya utang bukan saja tidak ditakuti para pengusaha pengusaha kelas kakap tetapi juga oleh sebagian masyarakat diseluruh dunia. Karena dengan berhutang, kita merasa hidup lebih layak. Foto dibawah ini adalah foto motor anak buah di parkiran hotel.

P050110_13.37_[01]

Kalo di Indo dengan slip gajinya sebenarnya dia bisa saja membeli motor bebek baru ataupun matic tetapi tidak terjadi disini (di Kamboja) dimana bank masih menaruh sangat sedikit kepercayaan kepada masyarakatnya untuk mengucurkan kredit.

Kadangkala saya juga kasian lihat mereka. Jika ingin mendapatkan sebuah motor baru tentunya dengan menyisihkan tabungan, mereka akan bisa membelinya setelah 3 tahun menabung. Wah lama amat yak? bandingan kalo di Indo kita bisa membelinya dalam waktu kurang dari 3 hari proses kredit dan tinggal dicicil aja selama 3 tahun pula beserta bunga dengan jumlah yang sama.

Berarti kredit itu memudahkan tetapi juga bisa menyulitkan. Teringat kata kata bang Rhoma yang terkenal.

Pokoknya segalanya jangan pake kata “Ter la lu” hee….

Written by boyindra in: business | Tags: ,
Dec
31
2009
31

Finansial Tahun depan?

Bingung mau kasi apa buat rekan blogger di akhir tahun ini. Blogger yang lain begitu kreatif dengan postingan postingan review di akhir tahun. Akhirnya ide kreatif yang tidak kreatif pun muncul yaitu saya ingin membagikan postingan akhir tahun kemarin tentang review finansial buat rekan rekan sekalian dan diposting lagi hari ini.

Rencananya karena postingan ini terus relevan sampai kapanpun, kemungkinan akan selalu saya posting tiap akhir tahun selama blog ini eksis (alasan aja….padahal biar gak bingung mau posting apa setiap akhir tahun..heee). Yo wes, selamat dibaca,

3 tahun yang lalu saya pernah diajari oleh seorang teman perhitungan sangat sederhana dalam menganalisa keuangan kita, dari segi analisa hutang, analisa kekuatan menabung dan check aset. Untuk itu, berhubung mau tutup tahun kenapa tidak kalo saya sharing disini siapa tahu ini bisa berguna buat sahabat blogger dalam mengukur pencapain yang didapat di tahun ini untuk bisa digunakan dalam pengambilan sikap tahun 2010 depan.

Analisa Hutang.

Cara menghitungnya cukup simple. Berapa total hutang anda saat ini dan berapa total pemasukan anda dalam setahun, nah tinggal dibagi deh tuh. contoh: cicilan motor anda sebulan sekitar Rp.500.000,- dan gaji anda sebulan misal Rp.4.000.000,- maka didapat  hasil yaitu 6.000.000/48.000.000 = 0,125. artinya 12% pendapatan anda dialokasikan membayar hutang. seperti yang anda duga,kalo masih 12% mah masih ok. menurut teori jika sudah lebih dari 30% baru bahaya.

Analisa Kekuatan Menabung

Ini juga gampang. Gaji sebulan Rp. 4.000.000,- dan punya tabungan terakhir yang belum diambil..ehm..umpamanya sekitar Rp. 1.500.000 maka hitunganya jadi, 1.500.000/48.000.000 = 0.03. Artinya anda cuma punya tabungan 3% dari total penghasilan. Idealnya seperti yang sudah sering kita dengar…adalah 10%.

Check Aset

Apabila anda punya total aset misalnya motor bebek, komputer atau aset lainnya taruhlah sekitar Rp. 35.000.000 totalnya dan total hutang Rp. 6.000.000 dan penghasilan tambahan diluar gaji misalnya dari adsense..hee..(bukan saya lho) misalnya Rp. 3.000.000 jadi hitung hitungannya seperti ini, 3.000.000/(35.000.000 – 6.000.000) = 0,10. Artinya 10% kekayaan anda didapat dari investasi, sehingga masih tergantung dari pendapatan di luar investasi misalnya gaji bulanan anda.

Nah kalo banyak orang berbicara mengenai bebas financial atau seperti orang orang MLM bilang “financial freedom” adalah jika hitung hitungan diatas sudah mendekati angka 1 atau malah lebih, artinya hasil dari investasi sudah mencukupi semua kebutuhan anda malah lebih. Gak usah kerja lagi, mirip bapak kost kost an anda.

Nah, nggak mumet khan? namanya juga bukan pakar keuangan, jadi ya taunya yang gampang gampang aja. Tapi biar simple gini banyak faedahnya lho…minimal anda sudah nyadar ada di posisi mana. Amankah atau bahaya.

Nah itu postinganya rekan rekan semua, semoga yang udah baca gak bosen baca lagi.

Akhirnya saya mengucapkan selamat Tahun Baru buat sahabat blogger semuanya. Untuk kehidupan yang lebih baik.

Written by boyindra in: Uncategorized | Tags: ,
Dec
28
2009
31

Semua bentuk rumah sama

Hanya sekedar informasi dan menambah wawasan aja, kalo ternyata orang kamboja itu kurang kreatif dalam membuat rumah. Kalo saya perhatikan 2 tahun belakangan ini, gak orang middle up walaupun yang miskin sekalipun bentuk dan desain rumahnya sama. Mau tau apanya yang sama, mari kita lihat satu persatu.

Sebenarnya rumah asli khmer itu seperti gambar di bawah ini, bawahnya tembok, atasnya kayu atau seng (kalo yang miskin di pedalaman sana).

traditional khmer house1

traditional khmer house

Tapi lambat laun rumah tradisional ini sudah jarang di jumpai di kota walau kebetulan sukur masih ada di kota (jadi gak usah pergi ke desa buat foto..hee), yang ada adalah konsep rumah konsep ruko yang hampir tidak memakai bahan kayu sama sekali kecuali pintu rumah dan furniture.

Percaya deh kalo keliling kota di kamboja khususnya Phnom Penh ini bentuk rumah 95% sama semua..plek deh pokoknya. yang 5% itu pengecualian untuk orang orang yang bener bener high rank/class, biasanya bentuk rumahnya model eropa. Gambar dibawah ini bukan motret ruko tapi itu emang rumah. Yah kalo tempatnya di jalan raya ya mungkin akan di berdayakan sebagai toko juga.

modern khmer house

Saya juga bingung, katanya jajahan prancis, kok model rumah mirip prancis malah gak ada yah? mendingan kita, coba kalo jalan jalan ke bogor, banyak sekali rumah peninggalan belanda yang masih terawat apik disana, sampai salah satu rumah teman saya di bogor itu lantainya masih asli berwarna merah kecil kecil.

Yang lulusan arsitek ama sipil bisa tuh cari pekerjaan disini, asal bisa bahasa inggris dijamin kaya deh..heee..tapi kalo udah kaya harus inget saya yah….haaa

Written by boyindra in: chit chat, kamboja | Tags: ,
Dec
19
2009
32

Toko Souvenir murah di Denpasar

Kalo lagi liburan emang kegiatan ngeblog jadi sangat terbengkalai, padahal udah nenteng netbook kemana mana. Tapi berhubung nginternetnya pinjem ortu pake kartu flash, walah akhirnya udah putus asa ditengah jalan dan kehilangan selera buat buka internet.

Akhirnya saya putuskan untuk ngupdate blog setelah pulang liburan kayak sekarang ini aja, walau momentnya udah lewat tapi semangat berbagi tetap di jalankan.

Kali ini saya mau berbagi informasi toko souvenir murah di Denpasar, Bali. Kalo yang sudah pernah atau udah sering ke Bali, saya yakin mungkin belum tentu juga tahu yang namanya toko Erlangga. Toko ini terletak di pusat kota denpasar di jalan Nusa Kambangan. Saya lupa nomor tokonya tapi berhubung toko ini besar mirip supermarket souvenir dan plang papan nama yang besar jadi tidak akan sulit menemukannya.

Parkiran mobil dan motor luas ditengah jalan utama yang sempit membuat makin banyak orang yang berkunjung kesana. Sebenarnya kenapa toko itu rame dikunjungi orang salah satu alasanya adalah dikarenakan jika pengunjung seperti saya ini yang punya keterbatasan waktu untuk pergi ketempat tempat wisata yang ada di banyak kabupaten di Bali ini (Bali punya 7 kabupaten) tentunya sangat merepotkan.

Nah toko ini merupakan jawaban dari alternatif yang cemerlang karena banyak hal bisa dijumpai disini. barang yang lumayan lengkap dengan banyaknya items dengan harga yang bervariasi dari Rp.5000 sampai Rp.25.000 rata rata untuk cenderamata. Ada jajanan khas, baju serta lukisan sampai ukiran.

erlangga

Berhubung belanjanya kemarin cepet cepet jadi nggak sempet foto foto tokonya, tapi yah sudahlah yang penting udah berbagi info, lagian khan saya juga gak dibayar sepeserpun ama toko ini..heee.

Ini hanya ungkapan kepuasan dari pelanggan yang kebetulan punya blog.

Written by boyindra in: chit chat | Tags: ,
Dec
08
2009
38

Dikasi malah dijual

Seorang teman datang ke kantor saya pagi pagi, beliau mengeluh “busyet deh si anu, baru minggu kemarin gue kasi hp soalnya gue kasian ama tuh orang, pingin ngubungi dia tapi doi gak punya hp. Die minta gue beliin, ya udah karena kasian gue beliin, eh baru seminggu dibeliin udah dijual”.

“haa..elu sih gatel, kalo cewek aja gak punya hp lu beliin, gini deh jadinya” ujar saya menanggapi. “üdah brapa hp lu kasi? tanya saya

“dua, dan dua duanya dijual lagi…itu baru cewek yang gue taksir, belum anak buah gue, kelakuan sama aja nih.”keluhnya “kayaknya orang orang sini kelakuannya pada gini semua kali”. “Tapi gue kasian juga, soalnya itu hp dijual karena ibunya lagi sakit dan butuh biaya berobat”. tambahnya lagi.

Saya hanya tersenyum saja akhirnya mendengar keluhannya, hidup di negara miskin seperti kamboja dengan US dollar sebagai medium perdagangan membuat hidup para pekerja lokal level bawah atau dalam struktur organisasi disebut rank & file begitu sulit.

Akhirnya banyak orang yang terpaksa mengorbankan harga dirinya dengan bersedia di goda, dirayu atau malah terjebak dalam jurang prostitusi, baik yang terselubung maupun yang terang terangan. Hal itulah juga yang membuat banyak wanita pintar bagaimana menghandle pria atau lebih tepatnya mengerjai laki laki , ya seperti contoh teman saya ini yang mata keranjang.

Saya yakin itu adalah cara yang wanita itu pakai untuk mengerjai sang laki laki yang tidak disukainya tetapi dibutuhkan duitnya…heee. Selain itu banyak hal yang menarik untuk disimak bahwa gaji yang mereka terima ternyata lumayan susah untuk bertahan hidup di ibukota phnom penh ini, apalagi kenyataanya hasil jerih payah ini masih disunat oleh kebutuhan anggota keluarga.

Kalo di Indonesia kita begitu semangatnya memberantas korupsi, saya sangat setuju sekali, karena disini korupsi memang lumayan parah dan para pejabat disini tak segan segan menunjukkan hasil korupsinya di mata masyarakatnya dengan mobil yang super mewah dan rumah yang megah. Agak berbeda dengan kita yang menyembunyikan hasil korupsinya dan kelihatan tampil bersahaja didepan publik.

Ada yang punya pengalaman yang mirip mirip dengan teman saya ini?

Written by boyindra in: chit chat | Tags: ,
Nov
30
2009
30

Kemanakah kau sahabat blogger?

Gara gara ketemu dengan pembaca blog ini di pameran indonesia di kamboja minggu kemarin, saya jadi berpikir kalo postingan blog ini perlu ditambah jenis kategorinya.

Makanya kalo dilihat di sidebar sekarang ada penambahan 2 kategori yaitu kategori Vietnam dan Kamboja. Maksudnya sudah tentu jika ada pencari informasi yang melalui search engine ingin tau sedikit sedikit tentang negara kamboja dan vietnam yang akhirnya nyasar di blog ini, bisa melanjutkan dengan cerita lainnya hanya dengan mengklik berdasarkan 2 kategori yang ada di sidebar tersebut.

Akhirnya saya kudu edit semua artikel yang saya tulis yang kira kira masih related ama kamboja atau vietnam. Selesai melakukan pengelompokan berdasarkan kategori ini,  saya kok  tertarik untuk membaca beberapa postingan yang sudah lampau sambil mengenang masa lalu (ciee..melankolis ceritanya).

Setelah membaca baca beberapa postingan dan komen semua sahabat sahabat blogger di postingan terdahulu, saya teringat bahwa selama ini banyak juga para blogger yang  saya lupa alamatnya dan tidak pernah saya kunjungi lagi.

Iseng iseng saya klik alamat mereka dan ternyata memang sebagian besar sudah tidak mengupdate tulisannya, kadang saya malah masih ingat kalo di beberapa postingan mereka yang terakhir itu adalah postingan yang masih saya kunjungi.

Ternyata berhubungan dengan sahabat sahabat dunia maya tetap berkesan di hati ini, malah angan kadang melambung jauh dengan berpikir apa yang sedang mereka lakukan sekarang, terutama para blogger yang topiknya lebih ke umum dan kehidupan sehari hari.

Teringat ucapan seorang guru yang mengatakan “0ld friends pass away, new friends appear. The most important thing is to make it meaningful“ yang menjadi landasan saya berpikir bahwa bagaimana kecilnya kita berhubungan baik secara maya maupun nyata, tetapi tetap akan menjadi bagian dari kehidupan kita yang berarti.

Bagaimana dengan anda, selama blogwalking, apakah ada artinya buat
anda?

Written by boyindra in: Psychology | Tags: ,

Powered by WordPress | Aeros Theme | TheBuckmaker.com WordPress Themes