Mencari pria kaya

COPAS CERITA DARI FB TEMAN….SEKALI KALI GAK ORISINAL GAK PAPA YA…..

Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?

Seorang gadis muda dan cantik, mengirimkan surat ke sebuah majalah terkenal, dengan judul: “Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”

Isi suratnya sebagai berikut:

Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan di sini.

Tahun ini saya berumur 25 tahun. Saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan fashion. Saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun.

Anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York. Persyaratan saya tidak tinggi.

Apakah ada di forum ini yang mempunyai penghasilan $500ribu/tahun? Apakah kalian semua sudah menikah?

Yang saya ingin tanyakan: Apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda?

Yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya berpenghasilan $250rb/tahun. Bila seseorang ingin pindah ke area pemukiman elit di City Garden New York, penghasilan $250rb/tahun tidaklah cukup.

Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:

Dimana para lajang2 kaya hang out?

Kisaran umur berapa yang harus saya cari?

Kenapa kebanyakan istri dari orang-orang kaya hanya berpenampilan standar?

Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi kok mereka bisa menikahi pria kaya?

Bagaimana anda memutuskan, siapa yang bisa menjadi istrimu, dan siapa yang hanya bisa menjadi pacar?

ttd,
Si Cantik

———————

Dan inilah balasan dari seorang pria yang bekerja di bidang finansial di Wall Street:

Saya telah membaca suratmu dengan semangat. Saya rasa banyak gadis2 di luar sana yang mempunyai pertanyaan yang sama. Ijinkan saya untuk menganalisa situasimu sebagai seorang profesional.

Pendapatan tahunan saya lebih dari $500rb, sesuai syaratmu, jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 di sini.

Dari sisi seorang bisnis, merupakan keputusan salah untuk menikahimu.

Jawabannya mudah saja, saya coba jelaskan, coba tempatkan “kecantikan” dan “uang” bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dengan uang:

Pihak A menyediakan kecantikan, dan pihak B membayar untuk itu, hal yg masuk akal.

Tapi ada masalah disini, kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus.

Faktanya, pendapatan saya mungkin sekali akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. Karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat terus, dan anda adalah aset yang akan
menyusut. Dan bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial.

Jika hanya (kecantikan) itu aset anda, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang.

Dari aturan yg kita gunakan di Wall Street, setiap pertukaran memiliki posisi, kencan dengan anda juga merupakan posisi tukar. Jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya dan adalah ide buruk untuk menyimpannya dalam jangka lama, seperti pernikahan yang anda inginkan.

Mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi besar akan di jual atau “disewa” saja.

siapa saja dengan penghasilan tahunan $500rb, bukan orang bodoh, kami hanya berkencan dengan anda, tapi tidak akan menikahi anda.

Saya akan menyarankan agar anda lupakan saja untuk mencari cara menikahi orang kaya. Lebih baik anda menjadikan diri anda orang kaya dengan pendapatan $500rb/tahun. Ini kesempatan lebih bagus daripada mencari orang kaya bodoh. Mudah2an balasan ini dapat membantu.

ps. Jika anda tertarik untuk jasa “sewa/pinjam,” hubungi saya.

ttd,
J.P. Morgan

Hotelier Karbitan

Bagi para mahasiswa lulusan perhotelan di era tahun menjelang 2000an, mereka merasakan tidak enaknya lulus pada tahun tersebut, selain jamannya krismon ditambah banyaknya pengusaha yang mengemplang dana pinjaman atau terkenal dengan istilah BLBI. Hingga setelah tahun 2000 pun dengan maraknya sekolah perhotelan khususnya di Bali banyak kalangan menyebutnya dengan era “Over Supply” alias kebanyakan muridnya dibanding jumlah hotelnya. Tak heran dari 30 orang teman saya di kampus hanya kurang dari 10 yang tetap berkarir di perhotelan, itu yang kami ketahui dari grup Facebook yang kami buat.

Read more »

Chef Celebrity Karbitan

Buat pembaca yang berada di Indonesia, sekarang ini sedang marak maraknya acara TV mengenai cooking dan mengetengahkan banyaknya Chef muda yang cantik cantik atau ganteng dan akhirnya terkenal dengan Chef Celebrity.

Pertama kali saya cukup takjub juga bahwa banyak akhirnya seni kuliner sangat dihargai dan tentunya jika rating TV tersebut naik yang pada akhirnya banyak TV lain melakukan program yang sama. Hanya saja jika kita melihat acara acara tersebut buat yang sudah lama berkecimpung di dunia pariwisata khususnya di perhotelan, kita semua tahu bahwa orang yang “biasa” disebut dengan “CHEF” adalah seseorang yang sangat banyak pengalaman dibidangnya dan sudah melalui tahapan tahapan jabatan di departemen F&B (Food and Beverage) Production yaitu dimulai dari yang namanya sebagai berikut,

Read more »

Sudahkah anda dan keluarga anda makan makanan halal hari ini?

Suatu weekend yang sibuk, di sebuah hotel terlihat begitu banyak staff sibuk menangani tamu rombongan yang datang. Nah ditengah kesibukan tersebut ternyata saya mendapatkan moment yang mencengangkan sewaktu saya duduk duduk di lobby mereka karena sedang menunggu teman yang menginap, Karena saya hanyalah tamu biasa, tidak sengaja saya menguping percakapan antara ketua rombongan tersebut dengan manager hotel yang menangani grup tersebut di lobby, yang kira kira begini percakapannya,

Read more »

Cara efektif naik jabatan, pindah pindah kerja!

Lama juga tidak mengupdate blog ini terutama hal hal yang berkaitan dengan dunia perhotelan. Januari kemarin kebetulan saya menemani boss berkunjung ke bali, mencoba beberapa hotel baru dari yang bintang 4 sampai 6..heee…kalo kerjaan yang satu ini memang kelihatan asik walau sebenarnya sarat tugas didalamnya.

Nah, tidak terduga ternyata tugas berkunjung kemarin itu saya bertemu dengan banyak (lebih dari 10 orang) teman teman di eks hotel yang dulu…..benar benar gak diharapkan karena selain saya tidak pernah kontak lagi, mereka mereka ini juga tidak ada di list social network saya mulai dari FB, Linkedin sampai twitter. Ternyata mengasyikan juga bisa menjadi bahan reuni dan berbagi pengalaman.

Dari banyak pengalaman tersebut buat pembaca blog ini yang mungkin kebetulan ada hubungannya dengan dunia pariwisata ternyata untuk mendapatkan karir yang lebih cepat naik adalah sambil bekerja secara konsisten juga harus rajin rajin pasang mata pasang telinga, memperluas jaringan di hotel lain untuk kesempatan melamar dengan kondisi naik jabatan tentunya. Bagaimana kalo naik gaji? untuk hal ini agaknya kudu berhati hati karena seringnya pindah perusahaan hanya untuk gaji, dimata pewawancara anda akan tampak bodoh dan dianggap tidak bisa menyesuaikan dengan sistem dan suasana kerja di tempat yang lama. Maka dari itu tips tips yang bisa saya rangkum ini dari pengalaman yang sudah saya lewati mungkin bisa berguna, yaitu:

Read more »

Mengapa Pelacur Mahasiswi akan semakin marak menjelang Pemilu?

Setiap hari ada saja berita yang menghebohkan negeri ini, sampai sampai sebagai masyarakat awam kita jadi lupa berapa banyak kasus yang telah lewat yang ditangani KPK yang belum terselesaikan. Salah satu yang menarik dan terulang lagi dengan gaya yang sama yaitu kasus daging sapi impor yang melibatkan seorang mantan petinggi PKS. Gaya tersebut adalah penyuapan dengan melibatkan mahasiswi cantik yang diduga PSK yang belakangan diketahui bayarannya pun menggiurkan, kabarnya sampai 10 juta!

Di Amerika, PSK jalanan cukup berat dalam mendapatkan uang, rata rata mereka mempunyai cara untuk bertahan hidup yaitu disebut boosting, roosting dan melacur. Boosting adalah mencuri di toko kemudian menjual barang curian tersebut. Roosting berarti membantu mengawasi situasi bagi geng penjual narkoba yang sedang menjajakan obat terlarang tersebut. Jika dihadapkan oleh ketiga pekerjaan tersebut, mana yang paling tidak enak menurut mereka? jawaban rata rata adalah Melacur, karena sesungguhnya menurut pengakuan secara mental mereka cukup tersiksa. Lalu bagaimana jika upah dari melacur ini dua kali lebih besar? apakah mereka mau mengulangnya? 100% jawabannya adalah “tentu saja!”

Read more »

Taman Safari kini

Ini adalah sebuah pengakuan, diawali rasa penasaran dan membuat  studi terselubung kenapa penjualan theme park kami di kawasan Ancol mengalami penurunan, pada minggu panjang January kemarin, banyak warga Jakarta yang menghabiskan waktu di Mall dan tempat rekreasi lainnya.

Pilihan jatuh pada sebuah Mall yang juga mempunyai taman bermain untuk anak anak. Dikarenakan anak saya sangat menyukai taman bermain dari ruang terbuka sampai di dalam gedung seperti Mall ternyata kesimpulan pendek bisa disimpulkan…Orang lain juga menyukai wahana alternatif didalam ruangan karena udara AC yang sejuk dan harga yang terjangkau karena kebanyakan Wahana dijual secara ketengan atau eceran bukan merupakan tiket terusan sehingga orang tua bisa menentukan budget mereka masing masing.

Keesokan harinya sehabis bermain wahana serta bermain ice skating di salah satu Mall di Jakarta, kami memutuskan berkunjung ke taman safari yang berlokasi di Cisarua Bogor. Saya dan istri memang mengakui kunjungan kami ini adalah kali kedua setelah lebih dari 20 tahun yang lalu semenjak kami SD masing masing pada waktu itu. Sudah saatnya memperkenalkan tempat ini kepada anak anak kami.

Perjalanan sangat mulus dan udara sungguh menyegarkan, dan sesampainnya kami disana, tentunya banyak hal baru yang kami temui daripada 20 tahunan yang lalu. Secara keseluruhan tempat sangat terawat, bersih dan sistem yang teratur dalam pengaturan tempat yang seluas 1000 hektar ini.

Kami berkeliling dan mencoba beberapa pertunjukan serta wahana yang mengaggumkan seperti Dolphin show. Bagaimana bisa pihak Taman Safari membawa Lumba lumba yang dimana biasanya hidup di Laut tapi bisa di bawa di pegunungan daerah Bogor seperti ini. MC yang mengantar pertunjukan ini juga setiap kali mengedukasi para penonton segala sesuatu mengenai informasi dan kebiasaan Lumba Lumba ini.

Pertunjukan lain yang tak kalah menarik adalah pertunjukan Wild Wild West Cowboy Show yang sangat memukau karena memperpadukan teknik Stunman jaman cowboy serta keterlibatan binatang binatang yang ikut seperti Kuda tentunya, banteng bertanduk, anjing,kalkun,  ayam, kucing sampai tikus putih! Saya tak habis pikir bagaimana mereka bisa melatih seekor tikus?

Wahana wahana modern lainnya juga ada disini sampai sekelas Histeria Ancol pun ada. Jadi yang sudah lama tidak pernah ke Taman Safari, tempat ini sangat Worth it untuk dikunjungi dengan tiket yang tidak mahal pula. Untuk Dewasa sekitar Rp. 130.000 dan anak anak Rp.120.000.

Saya sampai kadang malu sendiri, karena dibandingkan Singapore Zoo yag lebih Mahal dan Kecil saya pastinya lebih memilih Taman Safari. Tapi pengaruh promosi memang dasyat, karena saya sampai sudah 2 kali kesana padahal luasnya hanya 40 hektar, bandingkan dengan luas Taman Safari 1000 hektar ini serta udara pegunungan yang pastinya jauh lebih fresh. Sehingga Singapore Zoo bisa mendapatkan lebih dari 1,1 Juta pengunjung. wow.

Toilet cantik

Kata orang jaman dulu, jiwa kebersihan seseorang terlihat dari betapa bersihnya toilet dirumahnya. Demikian juga itu tercermin dari sebuah perusahaan maupun Hotel. Entah mengapa banyak juga yang belum mengerti akan hal itu dan menganggap toilet adalah sebuah tempat yang tidak perlu banyak diperhatikan padahal hal tersebut adalah hal yang urgent untuk diperhatikan.

Setiap bertandang ke hotel hotel yang bisa saya singgahi baik di dalam maupun di luar negeri, dari yang hotel lokal maupun hotel chain, instansi pemerintah, BUMN, ataupun korporat swasta, saya selalu ingin tau semewah apa toilet perusahaan/hotel tersebut.

Hampir semua selalu bermain dengan marmer atau granit dengan ornamen disana sini, entah itu bahan kelas import atau kelas tulung agung alias lokal yang tak kalah bagus kualitasnya. Hanya saja sewaktu saya tugas di malaysia dan menginap di salah satu hotel bintang 5 disana, saya cukup takjub dengan public toilet mereka yang dimana jenis marmer yang sama dan sangat menarik jika di perpadukan dengan tata cahaya yang cukup terang…wow…keren banget…kesannya terang, bersih serasa superstar…heee….

Sambil maaf…buang air..saya sampai berpikir kalo toilet ini sepi alangkah enaknya baca buku disini….heee….

Memperingati bulan ke 4 berhenti merokok dan alkohol

Wah, ini pencapaian yang luar biasa menurut saya, karena ini terjadi tanpa paksaan pihak manapun. Terus terang saat perubahan ini terjadi sang istri cukup heran karena mendadak tanpa disertai sakit dahulu, batuk batuk atau sampai di vonis dokter duluan seperti yang terjadi oleh ayah saya, saya tiba tiba berhenti merokok dan tiap malam hari sebotol bir 750ml pun tak lagi terbeli.

Read more »

Abu Dhabi dan rahasia nama Burj Khalifa

Dari Dubai ke Abu Dhabi sangat dekat, hanya 1, 5 jam perjalanan darat dengan melewati jalan besar 6 jalur tanpa gerbang tol, maklum negara kaya. Sebenarnya kami hanya penasaran saja pingin tahu ada apa di sana walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa negara kaya ini tidak banyak yang bisa dilihat. Tapi berhubung perjalanan yang pendek, kenapa gak dicoba aja kesana.

Di Abu Dhabi pertama yang disinggahi sudah pasti bangunan mesjid terkenal kalo gak salah spelling namanya Seikh Zayed mosque. Seikh Zayed adalah nama Raja Abu Dhabi yang tentu saja sudah meninggal. Bangunan yang dikenal terbesar ketiga dari yang di Mekkah sana membuat banyak wisatawan datang berkunjung dan berfoto foto disana. Sebagai informasi khusus untuk wanita tidak diperkenankan berfoto tanpa mengenakan pakaian yang tertutup sehingga di depan mesjid tersebut disediakan pakaian tersebut secara gratis.

Persinggahan ke dua adalah melewati istana komplek raja Abu Dhabi yang luas dan panjang, berhubung dilarang mengambil gambar, akhirnya kita mengambil gambar dari seberang lautan saja…heee….setelah itu apalagi kalo tidak berkunjung ke Ferrari World. Tempat ini adalah tempat semua pernik pernik merchandise ferrari dari topi sampai baju yang di banyak dijumpai di Mangga Dua dengan harga 10%nya..hee…sebenarnya untuk kebutuhan studi banding karena mereka mempunyai wahana roller coaster berbentuk mobil Ferrari yang katanya kecepatanya seperti kecepatan mobil Ferrari di darat. Tapi berhubung rombongan mayoritas enggan mengeluarkan dana lebih sekitar US$50an untuk menikmati wahana tersebut akhirnya daripada di tinggal bus, mau gak mau musti manut deh….

Rahasia nama Burj Khalifa

Semua tahu bahwa sejak 2 tahun yang lalu, Dubai terkena krisis sampai kudu restrukturisasi hutang hutangnya yang gak mungkin kebayar, tetapi karena negara tetangga Abu Dhabi yang kaya minyak ini berani menjadi penjamin dari hutang hutang Dubai, maka secara eksplisit seolah olah Abu Dhabi seperti memiliki Dubai. Ini tercermin dari cerita teman sekelas saya dulu di kuliahan yang sudah menetap disana sejak 1998 bahwa ternyata Gedung tertinggi di Dunia dengan tinggi 830 meter itu sebenarnya memakai nama Burj Dubai, sebelum dibuka resmi,  kaos kaos, gelas, segala cenderamata sudah memakai nama itu dan pas hari H peresmian gedung tersebut, si announcer dalam acara pembukaan bangunan tersebut bengong seolah olah tak percaya bahwa dalam beberapa detik sebelum nama Burj Dubai akan diresmikan sekonyong konyong Seikh dari Abu Dhabi tiba tiba berbicara dan menggantinya dengan nama Burj Khalifa. Moment ini menjadi isu nasional dikarenakan disiarkan oleh banyak stasiun televisi, tapi mau gimana lagi namanya raja tetap seorang raja, bahkan isu seikh dari Dubai yang akan pindah kantor ke bangunan ini sampai sampai mengurungkan niatnya.

Yah sekedar sharing saja, walaupun banyak hutang tapi yang saya lihat bangunan bangunan sekelas mall dan apartemen terus dalam tahap pembangunan, dilihat dari laporan tingkat hunian kamar hotel di Dubai yang mencapai rata rata 81% dan rata rata harga mencapai US$160an, sebagai orang hotel tentu saja tahu bahwa bisnis hotel atau apartemen tetap menjadi bisnis yang masih sangat menarik di Dubai. Agaknya pemerintah Dubai cukup lihai dalam membaca masa depan, disaat cadangan minyak mulai menipis, negara tersebut beralih memajukan sektor financial dan tentu saja pariwisata dimana sektor pariwisata adalah bisnis terbesar ke 3 di Dunia jika dilihat dari perputaran uang di seluruh dunia dan Dubai agaknya tidak salah langkah.